Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Lebih Baik Pergi Sebelum Menyesal


__ADS_3

Bab 576 Lebih Baik Pergi Sebelum Menyesal


Long Fai setelah duduk disampingnya Shopana, langsung menganggukkan kepalanya dan berkata: “Tunggu sebentar lagi pelayan akan menyiapkan masakan kepada kalian."


“Perkenalkan wanita berada di sampingku adalah kekasihku bernama Shopana. Untuk wanita satunya lagi yang sedang ke belakang bernama Margaret dia juga kekasihku,” ucap Long Fai sambil tersenyum hangat.


“Wanita mu sungguh sangat cantik dan mempesona. Sungguh terkesima,” angguk Axe dengan pandangan selalu melirik ke arah Shopana sehingga Shopana merasakan tidak nyaman.


Enam menit sudah berlalu ....


Akhirnya Margaret tiba dan dibelakang sudah ada beberapa pelayan yang sudah membawakan hidangan untuk Bertha dan Axe.


“Silahkan tamu terkasih, ini adalah hidangan utama. Aku harap kalian bisa menikmatinya,” kata Margaret tersenyum sopan dan langsung duduk di samping Long Fai lagi.


Axe dan Bertha mengangguk langsung melihat beberapa hidangan makanan yang sudah mengepul, mereka sudah tidak sabar untuk mencicipi masakan yang sangat menggugah selera.


"Tuan Bertha. Bahkan makanan ini mengandung energi yang sangat kaya! Saya tidak tahu bagaimana Sang Raja bisa memiliki produk yang sangat berguna bagi dunia Atlantis kita!” seru robot kecil setelah menganalisis terus menerus sekelilingnya Long Fai.


“Aku tidak tahu, tapi ini adalah keberuntungan kita. Secepatnya kita harus merampas dan menjajah wilayah naga Azhure ini.” Bertha mengangguk diam-diam. Dia sedang berkata dengan robot kecil.


Bertha ataupun Axe juga terkejut, makanan yang mereka hidangan juga sangat lezat. Dia sangat khawatir mungkin selama dua puluh tahun, baru pertama kalinya mencicipi makanan yang paling lezat.


“Hahaha bagaimana? Apakah kalian sudah yakin pihak kita memiliki ahli masak yang tiada taranya." Long Fai tertawa dan menata Margaret: “Bagaimana? Apakah akhir-akhir ini masih ada musuh dibalik tangan gelap menyerang wilayah kita?”


“Tidak sama sekali. Sekalipun ada bandit yang ingin menyusup sudah dipatahkan oleh penjaga. Bahkan manusia yang memiliki setatus rendah sekarang sudah sedikit membaik dan tentu saja kebutuhan sudah tercukupi. Ini semata-mata karena tindakan mu,” jelas Margaret.

__ADS_1


“Baguslah kalau begitu. Aku ingin pergi ketempat penggilingan tebu apakah masih beroperasi dengan semestinya,” kata Long Fai langsung menyelinap pergi walaupun alasannya tidak demikian. Dia hanya ingin melakukan tindakan Axe kepada kedua wanitanya. Jika Axe kepergok, tanpa pikir panjang langsung menampar.


Bertha juga langsung bergegas untuk menemui Long Fai karena sebenarnya ada hal sesuatu yang ingin diketakan.


“Kamu tunggu sebentar di sini. Aku akan pergi keluar sebentar.” Seketika Bertha menyelinap pergi dan keluar istana menemukan ada Long Fai sedang berjalan-jalan pelan di suatu pekarangan.


“Maaf kamu Arthur!” Bertha berteriak.


Long Fai menoleh ke belakang dan berhenti seketika langsung membalas, “Ahh! Nona ada apa? Apakah ada sesuatu yang ingin ditanyakan?”


“Aku tidak ingin berbasa-basi, aku mengatakan hal yang sebenarnya, aku datang di sini hanya ingin menemukan sumber energi. Aku dan Axe berasal dari dunia Atlantis....”


“Dunia Atlantis sungguh membutuhkan pasokan energi. Dan kita berdua sedang mencari pasokan energi. Tapi apa yang membuat aku terkejut adalah, wilayah yang kamu kuasai sungguh memiliki jumlah cadangan energi yang sangat melimpah. Jadi ....”


“Jadi apa?” tanya Long Fai menyipitkan matanya.


“Apakah Nona bercanda? Ini adalah wilayah yang aku kuasai sungguh mustahil untuk melarikan diri dan meninggalkan penduduk ku. Sebelum kamu menyesal, lebih baik hentikan ambisi itu.” Long Fai jelas menggelengkan kepalanya.


”Sayangnya aku tidak bisa mundur ke belakang. Robot kecil itu sudah mengirim sinyal ke dunia Atlantis sehingga kemungkinan para kelompok akan datang di sini tidak lama,” jelas Bertha.


“Ternyata aku salah mengira. Kalian sama jahatnya dengan manusia tadi yang kamu lawan.” Long Fai menatap ke arah Bertha dengan tenang.


Bertha melihat tampilan tenang Long Fai seketika berkerut. “Tapi aku masih berbelas kasih, alih-alih menghentikan makhluk mengerikan tadi. Aku hanya ingin meminta kompensasi kepada kamu pergilah dari wilayah mu, atau bawalah dua kekasih mu jauh-jauh dari sini.”


Long Fai tidak mengatakan apa-apa lagi. Dia berjalan dengan tenang ke istana. Pada saat itu, Long Fai sudah melihat Axe sedang menatap mesum ke arah Margaret dan Shopana.

__ADS_1


“Apa yang kamu lakukan?” tanya Long Fai.


Kedua wanita langsung menjelaskan bahwa Axe hendak mendekati ke arah mereka dua dan merayu terus menerus kepada mereka berdua.


Tentu saja alias Long Fai berkerut tajam dan berkata kepada Axe, “Mohon maaf mereka adalah wanita ku. Walaupun kamu tamu, tapi kamu sungguh sangat lancang.”


“Aku tidak tahu bagaimana kamu mendapatkan wanita yang sangat cantik. Setelah aku melihatnya seperti terkena cinta pandangan pertama." Axe tersenyum kemudian melanjutkan perkataannya lagi, “Semakin aku mencoba melupakan semakin besar aku tertarik dengan kedua wanita mu.”


“Ini sungguh lancang. Apakah kamu tidak mengetahui aku Raja wilayah ini?” Long Fai juga tertawa dan dibelakang sudah ada Bertha yang sedang mengamati percakapan mereka.


“Hahaha aku tahu kamu seorang Raja, tapi kamu juga seorang Raja yang payah.” Axe melambaikan tangan dan seketika tangannya berubah menjadi tembakan robot.


“Kamu adalah Raja yang payah. Hanya sekali tembak, hidupmu sudah selesai.” Tangannya bercahaya biru langsung mengeluarkan tembakan dan dibidik ke kepala Long Fai. Axe berniat membunuh dengan sekali tembakan saja.


Bertha juga tidak mengatakan apapun dia mengamati dengan tenang. Tetapi pada saat itu, dia melihat tangan Long Fai langsung ingin menangkis tembakan Axe sehingga tindakan itu sungguh percuma.


Long Fai mengangkat tangan dan menampar tembakan itu dengan sangat mudah. Bahkan tangannya masih mulus tanpa luka tembakan.


Axe yang melihat tentu saja terkejut.


“Serangan yang kamu gunakan digunakan untuk mengancam aku, mustahil!” Long Fai melangkah kakinya hanya sekejap sudah di sisi Axe dan mencekram tembakan itu sangat keras sehingga langsung hancur.


Crack!


Kemudian kaki Long Fai menendang perut Axe sehingga terhempas. Tetapi tangan itu masih dicengkram oleh Long Fai sehingga terputus langsung mengeluarkan darah sangat banyak.

__ADS_1


Bertha sungguh tercengang setelah melihatnya mungkin dirinya masih meremehkan Long Fai.


__ADS_2