Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Bab 605


__ADS_3

Bab 605


Long Fai memasuki kuil dan menemukan bahwa Chen Daniu sudah bangun. Bahkan seluruh anggota badannya sudah tidak mengalami gejala stroke.


Akhirnya Long Fai sadar dan menghela nafas panjangnya, bagaimana mungkin dunia fantasi ini memiliki penyakit seperti seperti itu, kekuatan aura di dunia membuat orang-orang akan memiliki umur panjang, manusia juga akan memiliki umur panjang setidaknya sampai seratus ke atas.


“Kakek tua akhirnya kamu bangun. Aku mungkin terlalu banyak berpikir.” Long Fai menyeka keringat di dahinya.


Sementara itu, Chen Daniu tidak akan kapok. Semakin melihat sabuk itu, semakin dia bersemangat untuk mengambil karena itu adalah harta yang sangat berharga melebihi kendil Budha.


Tanpa berpikir panjang, Chen Daniu merubah wujudnya menjadi sosok monster. Tentu saja tubuh asli Chen Daniu bukan lah yang sekarang yang sedang berhadapan dengan Long Fai adalah kloning saja.


Chen Daniu meraih leher gadis kucing tersebut dan mencekik. Dia melirik long Fai sambil mengancam, ”Jika gadis ingin selamat, serahkan kendil Budha dan sabuk yang kamu gunakan.”


Akhirnya Long Fai tahu bahwa kakek tua yang sedang berada dihadapannya adalah monster yang sudah mengincar Kendil Buddha pada awalnya. Mungkin karena hukum merit diaktifkan Long Fai tidak merasakan rasa yang aneh terhadap kakek tua tersebut.


”Ternyata kamu monster ya? Aku sungguh sangat terkejut dan baru menyadarinya.” Long Fai menaikan tangannya mencoba mendekati Chen Daniu.


Chen Daniu tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Long Fai, sebagai manusia tanpa kekuatan dia masih bisa berjalan dengan sangat tenang tanpa ada rasa takut sedikitpun.


Long Fai melihat bahwa gadis kucing itu ketakutan tidak bisa napas, dan ada air mata yang berlinang akhirnya Long Fai tanpa pikir panjang meraih tangan Chen Daniu dan mencubit hingga patah.


Crack!


Chen Daniu terkejut bukan main, kloning Dewa juga kuat, tapi ternyata pemuda yang ada dihadapannya tidak sederhana yang dipikirkan.


Long Fai meremas tangan Chen Daniu hingga patah dan menyelamatkan gadis kucing. Setelah itu, meraih tangan Chen Daniu yang sudah jatuh untuk memukul Chen Daniu.


Bang!

__ADS_1


Chen Daniu menghadang menggunakan tangan satunya, tapi entah kenapa tangan milik sendiri yang sudah patah setelah menghantam dirinya sungguh sangat kuat sehingga Chen Daniu terhempas keluar dan dinding kuil itu sampai jebol.


“Gadis kecil, kamu tidak apa-apa? Tunggu di sini aku akan membereskan monster jahat itu.” Long Fai menyelinap menghilang dan sudah tepat dihadapannya Chen Daniu.


Chen Daniu yang hendak berdiri, seketika wajahnya dinjak oleh telapak kaki Long Fai.


“Monster seperti mu, pantas mati! Kamu hanya monster jelek dan membuat takut gadis kucing itu!" Long Fai menekan kakinya sehingga Chen Daniu wajahnya mencium tanah.


Lantas Chen Daniu marah lho, dia langsung menggertakan giginya mencoba berdiri. Sebagai dewa sungguh sangat memalukan jika seperti ini.


Dia mengeluarkan kekuatan yang sangat agung, tapi entah kenapa kekuatan itu tidak bisa mengangkat kaki long Fai.


“Ahhhhh kamu bajingan!” Telepak tangan Chen Daniu yang satunya menumbuhkan mata dan memendarkan cahaya berwarna putih keemasan sontak menghantam tubuh Long Fai.


Bang!


Long Fai hanya menghadang menggunakan tangan satunya sehingga cahaya itu memantulkan ke samping.


Bang!


Bang!


Long Fai menyipit dan akhirnya tahu bahwa Chen Daniu adalah dewa, “Ohh, kamu sebenarnya dewa. Maka aku tidak akan berlama-lama dengan mu, secepatnya kamu akan mati seperti dewa Cahay itu hahaha!”


Long Fai tangannya berubah menjadi merah dan menggunakan kekuatan dewa darah sehingga dari pori-pori itu, keluar darah yang sangat meriah melilit tubuh Chen Daniu.


“Ini ... Kekuatan Dewa darah! Sebenarnya kamu adalah Dewa darah yang sudah membunuh dewa darah pendahulu!" Otak Chen Daniu sungguh sangat pusing.


”Aku tidak tahu apa yang kamu katakan," ucap Long Fai sambil menyerap dewa pencatat itu. Tiba-tiba Chen Daniu wajahnya menjadi horor, karena tubuh kloningnya seketika berubah menjadi tubuh utama tanpa sebab diketahui sehingga saat ini dia putus asa.

__ADS_1


“Ahhh aku tidak ingin mati, aku adalah Dewa pencata! Kamu jika membunuh ku, dewa yang lain, Akan murka! Ahhh tidak!”


Kekuatan dewa cahaya seketika hilang seperti ditekan bumi Long Fai saat ini otomatis memiliki kekuatan dewa pencatat, dan dewa cahaya.


Bom!


Tiba-tiba seoalah dunia membuka menjadi sangat luas, kedua mata Long Fai seperti berubah berevolusi menjadi warna biru pipil nya. Tapi itu hanya sementara setelah beberapa saat kemudian menjadi normal.


”Uhhh! Akhirnya aku tahu letak di mana dunia para dewa, sepertinya dengan kekuatan dewa pencatatan, aku bisa memasuki dunia para dewa tanpa menunggu artefak naga membuka lantai lagi hehehe!" Long Fai mengangguk sambil mencubit dagu.


Artefak Naga sepertinya bergetar dan membuka satu bidang yang tidak diketahui tiba-tiba mengeluarkan kunci ajaib yang sangat bagus langsung melesat ke dalam benak Long Fai yang sedang bersemayam di dalam pohon dunia.


Bam!


Kekuatan ini!


Long Fai sedikit tersesat, dia merasakan kekuatan yang sangat mengerikan, tapi membuat nyaman.


Membuka matanya, Long Fai sedikit pusing seluruh dunia seperti ada siku-siku penghalang dimensi bahkan di dunia sekarang dia melihat di dimensi yang lain ada peradaban.


Hanya menggunakan kekuatan dewa pencatat, bisa sesuka hati memasuki dunia yang berbeda. Hanya saja Long Fai merasa tersesat, dia mencari peradaban Bumi, tapi tidak mengetahuinya sehingga bingung.


Tapi Long Fai menghilang gagasan itu, dia mendekati gadis kucing dan melihat bahwa dia sudah baik-baik saja. Hanya saja menatap Long Fai sungguh ketakutan.


“Jangan takut, paman orang yang baik." Long Fai berkata lembut.


Tetapi, gadis kucing itu mundur pelan-pelan dia masih ragu dengan Long Fai karena apa yang dia tahu adalah Long Fai sudah membunuh monster yang sangat jahat.


"Ahhhh!" Tiba-tiba, Dugu Xiaobai bangun sedikit tersesat sejenak. Dia ingat bahwa dirinya sehabis ditonjok oleh pemuda tampan yang berada dihadapannya.

__ADS_1


"Sebenarnya siapa dia?" Dugu Xiaobai wajahnya sungguh sangat saleh.


__ADS_2