
Bab 424 Fang Molin Vs Long Fai (2)
Fang Molin dari kejauhan masih tidak percaya dengan tenaga yang dikeluarkan Long Fai. Tongkat besi yang berukuran raksasa itu sangat mudah dipukul balik oleh tangan kosong Long Fai, sehingga untuk menggambarkan bagaimana kekuatannya sungguh masih transparan.
Kemudian Fang Molin menggunakan jurus yang pertama untuk menyerang Long Fai ketika meledakkan kepalanya.
Tangan itu, melambai ke atas langsung menjentikkan jari dengan mengeluarkan seluruh kekuatan sangat ekstrem.
"Tik!"
Seketika setelah suara jentikan tangan itu berbunyi, tiba-tiba ada kekuatan gelap yang menyelimuti Long Fai langsung menyerang seperti ada aura yang sangat ganas dan merusak.
"Bam!"
Untuk pertama memang Long Fai, kepalanya hancur Akan tetapi, sekarang setelah mendapatkan serangan kedua kalinya tubuhnya masih utuh bahkan, Long Fai hanya tersenyum sambil memeluk kedua tangannya.
“Mempunyai kepala pusing, tidak mempunyai kelapa akan jelek. Itu sebabnya ketika kamu menggunakan serangan itu lagi aku tidak akan mengiklaskan kepalaku hancur,” ucap Long Fai sambil mengangkat bahu.
“Tsk!" Fang Molin mendekatkan lidahnya karena serangan yang pertama sudah tidak berhasil kemudian, dia menggunakan kekuatan Naga melahap yang telah di ekstraksi pada masa lalu.
Fang Molin terbang sangat cepat untuk mendekati Long Fai langsung kedua telapak tangannya ada simbol Seperti bintang Daud yang berwarna hitam langsung bercahaya biru dan ditempelkan ke tubuh Long Fai.
Dia hendak menyerap kekuatan Long Fai dan meniru jurus yang Long Fai telah kuasai.
Akan tetapi, ketika energi yang sangat dahsyat memasuki ke tubuhnya, tiba-tiba kepalanya langsung pusing seperti ada serangan piskis.
"Bam!"
"Engah!"
Fang Molin terhuyung mundur enam kali. Kemudian memegang dadanya yang memiliki gunung sedikit besar sambil menatap heran ke arah Long Fai.
__ADS_1
“Apa yang kamu tatap, apakah aku tampan? Jika kamu mengatakan aku tampan aku setuju. Akan tetapi jika kamu mengatakan aku mustahil, makan tidak ada yang mustahil karena aku Long Fai.”
“Sekarang kamu hanya memilih patuh di selakangann aku apa lebih baik mati,” ucap Long Fai sambil memperingati.
Fang Molin hanya menjawab sangat serius sambil menggelengkan kepalanya, “Aku tidak memilih keduanya selagi bisa aku melawan maka akan mempertahankan pendirianku,”
“Kamu wanita yang jual mahal, kamu adalah penyuka sesama jenis. Bagaimanapun kamu belum merasakan tongkat pedas selama sisa hidupmu,” ucap Long Fai sambil tidak bisa menahan senyumannya.
“Ini adalah sifat para laki-laki yang membuat aku tidak suka sungguh sangat memiliki otak yang mesum huh!” Fang Molin tiba-tiba di dadanya yang ada pernik berwarna biru seketika bercahaya seperti kunang-kunang.
Ketika cahaya itu semakin terang kekuatan Fang Molin langsung ke tingkat yang menakutkan. Sepertinya aura yang terkandung di langit dan bumi langsung tersedot setelah diserap oleh pernik berwarna biru yang menempel di dadanya itu.
Long Fai tidak bisa menahan anggukan kepalanya. dia sepertinya merasakan kekuatan wanita itu semakin kuat.
Ketika sedang memegang dagu sambil berpikir tanpa disadari, Fang Molin langsung menyerang secara diam-diam dan menghajar wajah Long Fai sampai meluncur memutari planet yang sedang di tepaki.
Setelah memutari satu kali, tangan kanan Fang Molin langsung menghadang kedatangan Long Fai. Setelah melihat dari kejauhan bahwa Long Fai sedang meluncur ke arah dirinya, tiba-tiba langsung mengeluarkan senyum yang sangat cemerlang.
"Swosh!"
"Bam!"
Tangan itu langsung menangkap leher Long Fai dan membantingkan ke tanah sampai tanah itu retak seperti jaring laba-laba sejauh 10 m.
Tangan kirinya tiba-tiba mengeluarkan kilatan cahaya biru seperti listrik langsung menyetrum tubuh Long Fai.
"Mencicit!"
Listrik yang berwarna biru seperti ular yang sangat banyak langsung mengerumuni tubuh Long Fai.
Long Fai biarkan dia melakukan jurus yang dia mau bahkan, Long Fai bisa membunuh sekali saja hanya mengaktifkan hukum jasa sehingga kekuatan Fang Molin langsung lenyap seperti menjadi manusia biasa.
__ADS_1
Long Fai tidak melakukannya hanya ingin bermain-main saja.
Long Fai yang sedang disetrum tiba-tiba menatap ke arah Fang Molin sambil tersenyum lembut sehingga ketika dia ditatap Long Fai langsung bergidik merinding dan tersesat sejenak.
Long Fai menggunakan hukum jasa sebentar kemudian tiba-tiba kekuatan dan semua jurus yang telah dikuasai Fang Molin langsung menghilang di udara tipis tangan kanan Long Fai menarik tangan kiri Fang Molin, sehingga tubuh Fang Molin langsung terjatuh ke dalam pelukan Long Fai.
"Bug!"
"Aduh!"
Akhirnya Fang Molin terjauh di pelukan Long Fai sehingga duwa wajah yang saling berhadapan seketika Long Fai menghirup nafas Fang Molin, seketika seperti sedang menghirup bunga anggrek yang begitu harum.
“Bajingan lepaskan!” Fang Molin entah kenapa tiba-tiba kekuatannya menghilang sebentar langsung terjatuh karena terguyung-guyung pada akhirnya dia memasuki perangkap laki-laki.
Long Fai hanya mengangkat bahu saja dan membalas, “Aku hanya ingin menolongmu karena hampir terjatuh, jika ingin melepaskan dari pelukan baiklah.”
Kemudian dia menyingkirkan Fang Molin ke samping kiri layaknya karung sampah. Bahkan dalam posisi seperti itu, Fang Molin masih sempat-sempatnya untuk menyerang lagi.
Dia memukul mengeluarkan pedang yang dilapisi warna biru yang bercahaya sangat terang.
"Sring!"
Long Fai langsung mengangkat tangan kanannya dan menangkap pedang itu. Kemudian, Long Fai berkata, “Banyak musuh begitu percaya diri di depanku, dia yakin akan kemenanganya. Itulah yang paling aku nikmati, mengalahkan kartu as dia dan menghancurkan kepercayaan diri dia.”
Setelah menangkap pedang itu langsung menghancurkan layaknya kertas.
"Crack!"
“Uhh pedang ku!"
Mata Fang Molin melotot tajam.
__ADS_1