
Bab 221 Wilayah Xianjiang
“Baik aku akan kembali ke dunia atas dalam beberapa hari lagi, atau besok aku akan langsung pergi ke dunia atas bersama Tun Ri. Kamu bersiap-siaplah..’’ Long Fai berkata sembari mencoba melepaskan pelukannya Wang Roulan yang begitu erat.
“Hei kenapa kamu begitu hambar.. aku hanya ingin memeluk sebentar..’’ Wang Roulan cemberut mulutnya.
“Lepaskan terlebih dahulu, aku ingin mengambil makanan.. jika kamu memeluk tangan aku berbagi sisi, bagaimana aku akan mengambil makanan.” Long Fai menggerutu. Kedua wanita ini sungguh lengket.
“Upss!” Wang Roulan tersenyum lembut akhirnya dia melepaskan pelukannya.
Kemudian Long Fai menatap ke arah Xia Fei: “Apakah kamu tidak ingin melepaskan ku!”
“Kamu mengambil makanan hanya tangan satu itu juga mudah..” Xia Fei tersenyum centil.
“Lupakan.. ” Long Fai meraih makanan dengan tangan kanan langsung mengambil daging yang sangat besar.
Setelah berapa menit kemudian dia berdiri langsung pergi meninggalkan ruangan makanan langsung mengajak Yun Che untuk pergi ke wilayah yang baru dikuasai dari pihaknya.
“Ayoo ikutlah denganku aku ingin melihat wilayah yang kamu kuasai dari kerajaan Timur...” cletuk Long Fai.
“Baik..” Yun Che akhirnya mengikuti Long Fai.
"Sikat!"
kedua orang itu akhirnya terbang sangat cepat seperti cat tempur menuju ke wilayah sebelah gunung Zuu.
Walaupun wilayah itu tidak terlalu luas namun jika wilayah itu dijadikan sebuah kerajaan di bumi tentu saja luas wilayah itu setara dengan dua kali lipat dari Korea Selatan.
__ADS_1
Apalagi wilayah yang di jajah itu, adalah wilayah yang masih banyak hutan-hutan yang sangat lebat sehingga cukup baginya untuk melepaskan hewan-hewan yang sangat mengerikan untuk berjaga-jaga di wilayah barunya.
Bagi penduduk setempat, tidak perlu repot-repot. Untuk menjaga wilayah itu dia hanya meningkatkan sedikit monster untuk memakan sumber daya agar lebih menjadi kuat setelah kuat monster itu menjadikan penjaga wilayah agar tidak ada penyusup yang mencuri tanaman atau benda-benda yang tumbuh di hutan-hutan.
begitu ada penyusup memasuki wilayah hutan yang sudah menjadi milik tenaga asura sudah dipastikan bahwa penyusup itu akan mati seketika.
Bahkan di masa depan ketika dia pergi mengarungi dunia tidak akan lagi mendirikan wilayah yang sangat besar dia berniat hanya mencari berapa manusia untuk dijadikan pengikutnya jika satu negara menjadi pengikutnya maka keseimbangan akan tidak akan terjadi.
Long Fai menjadikan setiap dunia ada sedikit pengikut dengan kisaran 1 banding 20. karena jika penduduk atau pengikut Naga Azhure terlalu banyak, maka para musuh atau para monster-monster yang tersembunyi tidak akan berani keluar untuk mencari urusan.
Jika setiap dunia penduduk Naga Azhure yang tersebar hanya sedikit kemungkinan besar para keluarga misterius monster-monster tua akan mencari tahu siapa sosok atau pengikut naga azuhur sehingga nama naga asura menjadi sangat misterius dan banyak yang mencari keberadaannya.
Menjadi misterius dan keren adalah keinginan Long Fai. Jika nama naga Azhure terkenal dan gampang terlihat maka itu tidak kemungkinan banyak orang-orang yang keluar dari sana untuk bergabung ke naga Azhure. Sehingga, untuk menyembunyikan identitasnya dia harus menjadi sangat misterius mungkin. Bahkan penduduknya tidak boleh menawarkan orang bergabung untuk memasuki wilayah dirinya sebelum dirinya yang mengijinkan.
Setengah jam kemudian, akhirnya Long Fai dan Yun Che sudah tiba di wilayah yang baru yang dulunya masih menjadi bagian kerajaan Timur.
“Ini belum Aku belum memikirkan nama wilayah ini Bahkan aku belum sempat memikirkan sampai di sini.” Yun Che tersadar Bahkan dia baru memiliki pencerahan kenapa dari kemarin dia belum mengasih nama wilayah ini.
“Memberikan nama wilayah adalah untuk mempermudahkan kita menyebutkan atau mengingat wilayah tersebut. Jadi sepatutnya kita harus memberikan nama ini dengan grafis yang menurut aku itu sudah sangat bagus tinggal mencari nama yang cocok.” Long Fai mengangkat dagu sambil berpikir terus menerus.
Setelah dalam perenungan sejenak akhirnya matanya cerah karena dia sudah menemukan nama yang cocok untuk diberikan wilayah ini.
“Mulai sekarang wilayah ini dinamakan Xianjiang." Long Fai tersenyum lembut dia merasa bahwa nama ini sangatlah keren walaupun tidak tahu artinya.
“Woohhh nama ini sungguh mengagumkan aku seperti melihat atau merasakan kekuatan Yang meluap dari nama Xianjiang..” Yun Che berseru kagum.
“Hahah bukankah nama itu suruh cocok?” Long Fai juga tertawa.
__ADS_1
“Ini sungguh sangat cocok dan sangat pantas. Bahkan aku merasa nama Xianjiang sepertinya membaptis wilayah ini.. hahah..!” Yun Che kegirangan.
Long Fai menggelengkan kepalanya setelah melihat Yun Che melakukan atau seperti kegirangan karena setelah mendengar nama Xianjiang.
Kemudian Long Fai menepuk bahu untuk kemudian berkata lagi: “Kamu sudah merebut wilayah ini menjadi pihak kita tapi apakah kamu sudah melatih Gubernur baru untuk dijadikan atau mengolah wilayah Xianjiang ini?”
“Ohh ahh aku sudah menunjuk satu gubernur dia bernama Gou Peng. Jika kamu ingin melihatnya ayo ikutlah denganku tuan..” Kata Yun Che kemudian dia terbang sambil menunjuk Long Fai di belakangnya untuk mengikutinya.
Tidak memerlukan berapa lama akhirnya mereka berdua sudah tiba di rumah yang lumayan besar tapi tidak terlalu besar rumah itu adalah rumah gubernur yang baru bernama Gou Peng.
“Perhatian.. Yun Che telah datang..” Perajurit berteriak memberitahukan kepada semua orang yang berada di sini.
Gou Peng yang sedang merokok mendengar Yun Che datang akhirnya dia cepat-cepat pergi keluar untuk menyambut.
Setelah pergi dari luar rumah dia menyambut yunjuk dengan kehormatan yang sangat tinggi.
“Hallo Gou Peng telah melihat Tuan Yun Che..” Kata Gou Peng sangat hormat.
Yun Che mengangguk: “Kamu tidak perlu sopan Aku hanya datang ke sini untuk memperkenalkan kamu ini adalah raja langka penguasa wilayah Naga Azhure.”
Gou Peng yang melihat Long Fai langsung berlutut sambil memegang kaki Long Fai: “Hahaha akhirnya aku melihat raja kiandi sesungguhnya Hahaha terima kasih Dewa telah mengabulkan permintaanku..”
Gou Peng saat ini sungguh bersemangat walaupun dia sudah mendengar nama raja Naga Azhure, dia hanya melihat sekilas bentuk rupa dalam bentuk patung untuk melihat dari mata telanjang sendiri dia belum pernah mengalami tapi sekarang dia seperti melihat keberuntungan surga karena dia melihat raja naga Azhure sedang berada di hadapannya.
“Ini...” Long Fai kaget karena Gou Peng sungguh fanatik sehingga dia bersujud sambil memeluk kaki sendiri.
“Ini paman... berdirilah tidak susah seperti itu Aku sangat canggung.” Long Fai membujuk akar topeng untuk berdiri langsung.
__ADS_1