
Bab 618 Ibu Kandung Long Fai Sangat Menyedihkan
Bai An dan Niu Yuan setelah terbangun, dan melihat pertempuran antara tuannya dan musuh yang sangat kuat, tiba-tiba merinding. Tapi ketika dia menemukan Long Fai melucuti mahkluk itu hingga tewas, seketika mereka menghampiri Long Fai dengan tatapan yang sangat menjilat.
”Tuan bagaimana mungkin akan kalah huh! mahluk kentut itu pada akhirnya kapok hahah!"
"Tuan yang terbaik, hanya sekali tunjuk, monster yang sangat jelek seketika meninggal! Jika ada Li Qiye di sini, dia akan kalah!”
Long Fai mengangguk dan mengabaikan bagaimana dia mencoba menggunakan sanjungan menjilat. Dia hanya mencoba menggunakan kekuatan Chen Daniu, apakah masih bisa pergi ke alam yang lebih tinggi.
”Kalian berempat, jaga kuil ini. Jika ada bedebah yang ingin mengusik wilayah kuil ini kalian bunuh tanpa ampun. Apakah kamu paham? Aku akan meninggalkan tempat ini paling cepat satu bulan, kalau lama mungkin lima bulan.” Long Fai mengangguk dan meloncat ke atas.
Pada saat itu dia seperti terbang melewati waktu yang berbeda sambil mengaktifkan mata kebenaran sehingga dia melihat secara samar ada penghalang seperti cahaya emas yang sangat tebal.
Long Fai menggunakan kepalanya dengan tenaga penuh, karena dia sama sekali tidak percaya omongan artefak naga. Persetan bagaimana dia memiliki tubuh naga taiko yang perwujudan hampir menutupi ribuan dimensi yang tak terhingga. Dengan kekuatan Naga Taiko, masa tidak bisa menembus dinding penghalang antara dunia lain dan dunia para dewa.
Walaupun dalam pandangannya, tinju Long Fai seperti tinju biasa, tapi setelah mengenai dinding tipis tersebut, tiba-tiba Long Fai dikejutkan energi yang menakutkan yang menyambar ke arahnya.
Bom!
Tinju mengenai dinding, dan dinding itu menyambar Long Fai seperti cincin magnet. Bagaimana pun Long Fai menghindari, energi emas yang menakutkan masih mengikutinya.
Long Fai di lemparkan masa lalu, sehingga dia melihat roda jam dunia yang berputar sangat cepat melihat ibunya Long Fai yang sedang melahirkan dirinya.
Wajahnya sungguh sangat cantik, tapi apa yang membuat Long Fai murka adalah, ibunya lahir di kandang peternakan, dan Ayahnya Patriak Long Shi tidak berinisiatif untuk menyelamatkan ibunya.
__ADS_1
Bahan Long Fai melihat ketika ibunya sedang melahirkan, ada beberapa keluarga dari anak Di Chen, maupun anak-anak dari keluarga Long Fai yang sedang mendekati ibunya. Sepertinya mereka hanya ingin menikam ibunya Long Fai untuk meninggal.
Seketika Long Fai murka langsung menghadang kumpulan anak-anak maupun keluarga Long yang sedang mencoba rencanakan pembunuhan dari ibunya.
Bom!
Long Fai melihat ibunya yang sudah pucat sambil memegangi dirinya yang masih dilumuri darah sambil menatap ke arah dirinya dengan takjub.
Pada saat itu, Long Fai melirik saudara-saudara dari keluarga Long yang menatapnya dengan bingung. ”Hei bajingan siapa kamu!” triak Long Yu sungguh sangat bingung dengan kehadiran Long Fai tiba-tiba.
Long Fai tidak mengatakan apa-apa, tapi menatap Long Yu dengan tatapan membunuh.
Hanya ditatap saja, Long Yu langung hancur menjadi kabut darah. Seluruh keluarga Long kaget dan dia mencoba menyerbu Long Fai.
Long Fai menjentikkan tangannya mereka semua akhirnya meninggal menjadi kabut darah. Sekarang akhirnya Long Fai tahu mengapa kenapa di keluarga Long hanya ada anggota Long Shi, Di Chen dan dirinya. Ternyata yang membunuh semua anak-anak dan saudaranya adalah dirinya.
”Terimakasih atas rahmat penolong mu, Tuan, jika tidak ada Tuan, mungkin bayi ini dalam keadaan masalah. Saya Yi Jingliing berterima kasih kepada Tuan penyelamat.” Yi Jingliing bersujud dengan dua paha berlumur darah dan Long Fai yang melihat langsung buru-buru menghentikannya. Ketika Long Fai memegang tangan Yi Jingling, dan baju panjang itu terbuka betapa terkejutnya tangannya penuh luka cambuk sehingga tanpa sadar meneteskan air mata.
"Ibu ... Uhmmm ... !” Suara Long Fai sungguh sangat serak seperti ingin menangis, bahkan dia tidak ingat terakhir dia menangis. Sekarang yang melihat ibunya memiliki tangan penuh luka sungguh sangat marah.
”Tuan kamu menangis,” ucap Yi Jingliing melihat Long Fai meneteskan air mata sangat banyak.
"Ahhh aku tidak menangis tiba-tiba ada benda yang memasuki ke dua matanya!” Long Fai buru-buru menyeka sambil pura-pura tersenyum.
“Ahh begitu ya.” Yi Jingliing tersenyum lembut dan tiba-tiba merasakan rasa sakit teramat luar biasa di bagian lubang vitallnyaa akibat melahirkan. Long Fai tanpa pikir panjang menggunakan kekuatannya untuk menyembuhkan sehingga Yi Jingliing terkejut dan melihat bahwa tubuhnya sudah kembali bugar.
__ADS_1
Melihat senyuman Long Fai entah kenapa dirinya menjadi sangat bahagia sehingga tanpa sadar langsung berkata: “Tuan bolehkah saya mengetahui nama Tuan?”
“Tentu saja boleh. Namu ku adalah Fai." Long Fai mengangguk.
”Hmmm nama yang bagus, akan ku putuskan anakku diberikan nama Long Fai." Yi Jingliing melihat Long Fai kecil sambil memeluk dengan lembut.
Long Fai menganggukan sambil mengantarkan Yi Jingliing ke rumah keluarga Long. Hanya saja setelah itu, Long Fai terkejut karena rumah ibunya adalah yang sekarang sedang ditempati yaitu kandang kambing yang sangat bau dan sangat kotor. Long Fai sungguh marah ingin sekali membunuh ayahnya.
Long Fai memejamkan matanya dan mencoba menenangkan diri langsung mengeluarkan kasur yang empuk untuk digunakan Yi Jingliing.
"Gunakan kasur ini," ucap Long Fai dengan lembut dan meminta ijin untuk melanjutkan lagi memukul cahaya emas Dewa.
Pada saat itu, setelah Long Fai menghilang, diam-diam Long Shi melihat kejadian tersebut bagaimana Yi Jingliing dibantu oleh sosok yang sangat tampan sehingga cemburu. Dia sudah kehilangan keluarga oleh pemuda misterius sehingga untuk melampiaskan kekesalannya dan kecemburuannya, dia mendekat Yi Jingliing yang sedang tidur nyenyak meringkuk sambil memeluk Long Fai kecil.
Sring!
Yi Jingliing merasakan rasa sakit dan membuka matanya. Tapi ketika membuka matanya, tangan Long Shi mencekik lehernya sehingga Yi Jingliing tidak bisa bernafas.
Yi Jingliing putus asa dan menatap ke Long Shi dengan meneteskan air mata sungguh sangat deras.
”Suami ... Cukup ... Penderitaan in ...” Hanya saja Yi Jingliing kehabisan napas dan meninggal dengan enggan sambil melihat Long Fai kecil yang sedang tertidur nyenyak tanpa dosa.
Long Shi setelah mencekik Yi Jingliing langsung mengambil tubuh Long Fai kecil dan ada kalung di leher yang bertuliskan Long Fai.
"Kamu adalah anak satu-satunya di keluarga ku. Walaupun kamu anak haram, tapi kamu adalah penerus keluarga Long. Jika di umur lima belas tahun kamu tidak ada kualifikasi menjadi seniman bela diri, maka terpaksa aku membunuhmu." Long Shi berkata dengan kejam.
__ADS_1
Long Fai kecil tiba-tiba membuka matanya dan tersenyum dengan polos.