Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Ternyata Gadis Cantik


__ADS_3

Bab 159 Ternyat Gadis Cantik


“Ahhh brengsek aku salah menyerang...! Dia wanita..!” Qin Luo langsung melepaskan cengkeraman dari gunung yang lembut sedikit kenyal. Namun ketika dia melepaskan, ada sedikit rasa nostalgia tertentu sehingga ingin sekali memegang lagi.


Qin Luo setelah melepas cengkram itu, dia langsung mengusap-usap pipi yang sehabis di tampar oleh wanita malam itu. Kemudian dia berkata: “Kamu menampar aku, bahkan itu masih salah kamu karena mencoba menyerang aku..! Karena kamu yang menutupi diri, bagaimana mungkin aku mengetahui bahwa kamu wanita..!”


Wanita itu, memerah. kemudian dia kehilangan keterangan sehingga menampakkan diri langsung menebas-nebas Qin Luo secara acak.


“Kamu mesum..mati kamu..!” Dia menebas tak terkendali kepada Qin Luo, tapi serangan armatilan masih di hindari sangat mudah oleh Qin Luo.


Melihat bahwa Qin Luo menghindari sangat gesit, sosok wanita itu yang memakai penutup langsung berteriak: “Bajingan mesum kamu menghindari ahh aku tidak membiarkan kamu menyentuh aku lagi...!”


“Aku tidak peduli... jangan salahkan aku, tapi salahkan kamu kenapa mencoba membunuh aku..!” Qin Luo juga berteriak.


“Hmmp aku tidak peduli, aku hanya di perintahkan saja. Kamu berani menyentuh aku mati...!” Kemudian dia menyerang lagi.


“Ini sialan..!” Mulutnya berkedut langsung menampar wanita itu sangat keras.


"Plak..!" Akibat tamparan itu, penutup kepala hilang. Dan akhirnya Qin Luo melihat bentuk asli wajah wanita tersebut.


Wanita itu, sangat putih. Di bagian bibirnya ada tahi lalat kecil yang menempel sehingga bibir itu menambah daya kecantikannya.


“Uhh sungguh cantik..!” Qin Luo mengagumi. Tapi dia harus mendahulukan masalah terlebih dahulu.


“Ayo gadis cantik, coba aku ingin bertanya, siapa dalangnya dalam perencanaan untuk berurusan dengan paviliun wanjie? Jika kamu mengatakan, maka aku akan mengampuni nyawa kamu. Bisa jadi kamu jadi wanita aku jika memungkinkan di takdirkan.” Qin Luo pada dasarnya dia masih memiliki sikap kejam seperti dahulu.

__ADS_1


Hanya saja sekarang sedikit berubah. Sekarang dia harus memfokuskan masalah negara sendiri yaitu Naga Azhure. Dia harus melindungi negara baru ini karena itu tanda kesetiaan kepada Long Fai dan tanda terimakasih karena sudah menyelamatkan dari pembantaian masal yang dilakukan oleh Dayan Xiobai.


“Hahah jijik aku menikah dengan kamu.. lebih baik aku melajang! Bahkan jika kamu ingin memaksakan aku ketika tidak ada cara lain lebih baik aku bunuh diri.” Wanita berpakaian gelap berkata tanpa rasa takut.


“Ok baiklah.. baiklah.. kamu mau mati, terserah kamu, tapi sebelum kamu mati aku harus mencicipi tubuh kamu, bagai mana gadis cantik..!” Qin Luo tersenyum jahat.


“Bajingan kamu tak tahu malu dasar monster jahat..!” Wanita berpakaian gelap takut. Bhkan tanpa sadar, dia merapatkan kedua paha itu.


“Kamu berkata aku jahat? Itu benar. Tapi berapa lama kamu sudah membunuh manusia yang tidak salah akibat kepentingan atasan organisasi yang kamu kerjakan?”


“Kalo boleh jujur aku masih perjaka dan belum pernah mencicipi tubuh kamu. Sebelum kamu mati, maka akan sayang jika tubuh kamu tidak di gunakan untuk melepaskan masa lajang aku. Bagai mana hahaha!” Qin Luo merasakan rasa keren, dia mempunyai kekuatan. selama dia mengabdi kepada Negara Azhure, dia akan tak terkalahkan.


Tentunya dia sudah menganggap Long Fai sebagai panutannya. Jika anda berani melanggar negara Naga Azhure, maka sebisa mungkin anda harus membersihkan masalah itu walau dengan tindakan tercela.


Bahkan dia berencana untuk menyeret wanita itu agar jadi pengikut setia Naga Azhure.


Kemudian Qin Luo melihat sekeliling. Dia sudah memastikan bahwa malam gelap ini, sungguh sepi.


Setalah sudah memastikan, dia langsung melancarkan serangan agar bisa melepaskan masa lajang dengan wanita itu.


Qin Luo langsung serius dia bergegas maju langsung.


"Sikat..!"


Qin Luo menyerang wanita itu secara pasti, bahkan wanita itu, sedikit kaget dengan perubahan Qin Luo.

__ADS_1


Dia ingin menyerang. Namun tiba-tiba Qin Luo sudah tiba di depannya langsung mencekram kedua tangannya. Setelah itu, dia mendorongkan wanita yang berpakaian gelap ke tanah.


"Engah..!"


“Apa yang kamu lakukan...” Wanita ini sangat panik, dia sangat takut.


“Aku ingin bertanya kepada kamu gadis cantik, siapa atasan kamu yang berani menargetkan paviliun wanjie, cepat katakan..!” Kata-kata Qin Luo sangat tenang.


“Jika kamu ingin memaksa, maka tidak akan berhasil,” Wanita itu, masih bersikukuh.


“Hmm baik ok mengerti.” Qin Luo langsung mendobrak baju wanita itu, sehingga gunung yang sedikit besar terlihat.


“Ahhh kamu apa yang kamu lakukan..!” Wanita itu, langsung menjerit menangis.


“Aku akan melepaskan masa lajang dengan kamu gadis cantik, karena pada akhirnya kamu akan kalah akan sayang juga jika sebelum kematian kamu aku belum melepaskan masa lajang dengan wanita pandangan pertama.” Qin Luo tersenyum jahat.


“Kyaa tidak.. ” Dia meronta-ronta sambil meneteskan air matanya. Dia ingat bahwa ada pil bunuh diri di dalam cincin penyimpanan. Kemudian dia menggunakan pikiran untuk memasukan pil itu untuk mengakhiri hidupnya..


Tapi, Qin Luo sudah mengantisipasinya dia langsung mengeluarkan belati kecil dan memotong jari wanita berpakaian gelap yang sedang memakai Cincin penyimpanan.


"Sring!"


“Ahh kamu tidak... ahhhh...!”


Saat ini wanita itu putus asa

__ADS_1


__ADS_2