
Bab 498 Mereka Dijadikan Karung Sampah
Bajingan!
Shi Bufan kembali terbang menghampiri Ye Futian yang sedang melesat kearah tempat tertentu.
“Bajingan! Berhenti aku sedang membutuhkan bunga biru itu!" Shi Bufan berteriak sehingga urat dahinya langsung terlihat.
Sayangnya Ye Futian mengabaikanya langsung dia mempercepat terbang untuk mencari bunga biru yang akan digunakan sebagai Pill alkimia.
Slash!
Tembakan demi tembakan yang diluncurkan oleh Shi Bufan sungguh sangat cepat. Tetapi, Ye Futian langsung menghindari sambil menukik layaknya jet tempur.
Sulur pohon seribu tahun!
Tiba-tiba tanah itu langsung mengeluarkan tanaman sulur yang besar mencoba menyerang Shi Bufan dengan keroyokan.
Ahhh!
Pedang Chaos empat putaran gaya hantu!
Bom!
Tubuh Shi Bufan meliuk sambil memotong sulur raksasa yang mau mencoba menjerat tubuhnya.
Sring!
Sring!
Sring!
Ye Futian melirik kebelakang sepertinya orang itu sungguh bersikeras. Akhirnya dia menggunakan tapak tangan Nirvana.
Wuuuts!
Ribuan tinju emas terbang mengarah Shi Bufan sehingga akibat terjangan itu, dia terpelanting cukup jauh.
"Humpp maaf rekan, aku juga membutuhkan bunga ungu itu. mungkin menurut posisi sudah tidak jauh," ucap Ye Futian sambil tersenyum penuh kemenangan Dia langsung mempercepat lajunya.
Swosh!
Bom!
Bom!
__ADS_1
”Ahhh bajingan mati kamu!" Shi Bufan meledakan aura raja sehingga jurus tapal Nirvana langsung runtuh. Dia melesat lagi menghampiri Ye Futian.
Hanya saja Ye Futian sudah dekat di bunga ungu yang di sekelilingnya ada air berwarna biru.
“Hahaha aku mendapatkan, jika seperti ini aku bisa menyempurnakan Pill hahaha!" Ye Futian berjalan untuk mendekati bunga biru itu, dan Shi Bufan juga sudah sampai dibelakang Ye Futian dengan perasaan amarah yang membara.
Ehhh?
Ye Futian seketika berhenti karena ada pemuda juga yang sudah di dalam dia memakai baju hitam yang memiliki logo Naga di punggungnya. Pemuda itu juga tertegun karena telah dia ingin mencabut bunga itu, untuk dijadikan Vas bunga oleh kekasihnya.
“Ahhh siapa yang dapat, maka itulah pemiliknya.” Pemuda yang memiliki nama Wei Anfang tersenyum canggung dia sudah membawa cangkul kecil dan vas pot hitam ingin ditanam.
Tanah We Anfang satu sentimeter akan mencabut bunga biru itu, seketika Ye Futian dan Shi Bufan matanya menyipit tajam dia melesat tajam hendak memotong pergelangan tangannya.
“Hentikan!”
Wuutsss!
Uhh!
Wei Anfang terkejut dan tanpa sadar langsung mengambil pot itu dan memukul kedua pemuda yang menyerang secara bersamaan.
Bang!
Engah!
Kedua pipi langung sedikit retak. Yang lebih parah adalah Shi Bufan dia pingsan seketika di pukul pipinya menggunakan pot hingga terpental dan terjun ke air bawah tanah.
Ye Futian langsung mimisan dia menatap pemuda yang aneh dengan waspada.
Mengeluarkan pedangnya, dia sekali lagi menyerang dengan kecepatan kilat.
Swosh!
Wei Anfang hanya melirik dengan ringan kearah kanan, seketika pot bunga diarahkan sehingga kemunculan Ye Futian langsung dihalau.
Dentang!
Wei Anfang meletakkan pot bunga kebelakang hingga pedang Ye Futian tidak mengenai kepalanya.
“Rekan, ini adalah bunga yang aku temukan terlebih dahulu. Kamu tahu, kekasih ku sedang mencari bunga biru yang sangat bagus mungkin ini bunga yang ke 200 aku temui, semoga saja kekasihku menerima." Wei Anfang mengangguk dan seketika menendang perut Ye Futian.
Bang!
Engah!
__ADS_1
Dia merasakan bahwa perutnya ingin hancur akibat ditendang oleh Wei Anfang. Sepertinya tendangan yang dilakukannya sungguh sangat berbahaya.
Bom!
Ye Futian berputar seperti gangsing sampai keluar dari reruntuhan kuno.
“Apakah dia tidak memiliki otak? Sial dimana-mana banyak seniman bela diri yang tidak memiliki otak hanya menuruti egonya!" Wei Anfang bercelatuk marah langsung mencabut bunga yang indah itu. Setelah mencabut bunga, dia merobek ruang langsung lenyap tanpa terlihat keberadaannya.
Ye Futian baru mendarat cukup jauh sekitar dua ratus dari reruntuhan kuno. Dia menukik terbang lagi sangat marah karena baru pertama ini melihat lawan yang sedikit merepotkan.
Tetapi, ketika sudah tiba di tempat TKP, dia sudah tidak menemukan pemuda Wei Anfang itu.
“Dia melarikan diri dan mengambil bunga biru yang aku cari-cari,” ucap Ye Futian tatapannya sungguh serius. Dia baru menemukan lawan yang sebanding. Tidak, lawan yang merepotkan bahkan dirinya terkena serangan dia membuat dirinya begitu terdesak.
“Sekarang aku kalah. Di masa depan, aku akan menemukanmu dan mencoba bertanding lagi.” Setelah itu Ye Futian langsung membuat formasi sihir yang sangat rumit tiba-tiba tubuhnya tersedot ke dalam dan menghilang dari udara tipis.
Di ruangan lain!
Shi Bufan terbangun sudah menemukan dirinya di tempat yang sangat aneh Pada sungai yang sangat jernih air terjun dan ada juga lembah lumut hijau yang sangat luas.
“Dimana ini?” Dia mencoba bangun, sayangnya setelah mengingat serangan dari Wei Anfang, tiba-tiba urat dahinya langsung keluar dia berteriak marah: “Sial... siapa dia akan aku habisi ketika kekuatanku sudah naik menjadi yang tak terkalahkan!”
“Uhhh kamu sudah bangun?” Ketiak sedang marah tiba-tiba di sampingnya ada dua sosok seperti Elf yang satunya memiliki rambut putih dan satunya memiliki rambut hitam. Dia memiliki perawakan yang tidak terlalu dewasa sekitar berumuran tujuh tahun. Meskipun memiliki perawakan yang masih anak-anak, sebenarnya dia juga sudah hidup selama ribuan tahun hampir saja kedua peri Elf pernah melihat terbentuknya daratan Naga.
Dapat dikatakan kedua peri Elf itu leluhur dari daratan Naga. Dia pernah melihat Shen Long, Fenghuang, Kunpeng dan mahluk mitologi pada zaman keemasan.
Hanya saja, kedua wanita ku diserang oleh makhluk tak kasat mata hanya mendengarkan suaranya saja, seketika kekuatannya langsung terjatuh sampai tidak bisa digunakan lagi. Meskipun memiliki kekuatan yang disegel dia bisa menggunakan hukum seni bela diri yang dilakukan oleh daratan Naga.
Dia hanya ingin kembali ke tempat para dewa yang sangat luas keberadaannya.
“Anak kecil, di manakah ini bisakah kamu menjelaskan kepada aku?"
Lancang!
Plak!
Elf yang memiliki rambut putih langsung menampar Shi Bufan sehingga gigi-gigitnya langsung copot dan terpelanting 3 kali sampai ingin menangis.
‘Sebenarnya siapa dia! kenapa aku selalu menemukan sosok yang sangat kuat!’ batin Shi Bufan dia sungguh ketakutan.
"Aku hanya ingin mengatakan kepada mu, aku menitipkan kekuatan kami berdua tetapi kamu harus membantu aku untuk masalah tertentu. Apakah kamu siap dengan masalah ini?" Tiba-tiba Elf rambut hitam mengatakan dengan tenang.
Shi Bufan cukup terkejut. Tetapi dia memiliki kekuatan yang dahsyat sehingga akan OK juga menerima permintaannya. Karena itulah Shi Bufan langsung menjadi seperti ini: “Aku menerima selama tidak merugikan aku. Jika permintaan kamu membuat aku merugi, aku menolak maaf."
Shi Bufan juga tidak bodoh.
__ADS_1