Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Yan Ling Vs Ta Kong (2)


__ADS_3

Bab 178. Yan Ling Vs Ta Kong (2)


Ta Kong langsung maju ke depan untuk menghadapi Patriak keluarga Yan sambil memantapkan kakinya itu, dia berjalan pelan tidak pelan tapi penuh keyakinan untuk membunuh keluarga Patriak Yan.


Yan Ling menatap terus-menerus dengan jejak kebencian yang sangat besar. Kemudian dia mengeluarkan senjata pedang dari cincin penyimpanannya untuk menyerang langsung ke arah Ta Kong saat ini.


Setelah itu dia mencoba bergegas ke depan untuk menyerang Ta Kong dengan penuh keyakinan.


”Penghianat takong mati kamu hiyaaaa....!” Yan berteriak marah sambil mah lepaskan pedang itu ke arah Ta Kong.


Tapi, Ta Kong juga mengeluarkan pedang itu dan menggunakan pedang tekniknya yang dipelajari ketika bawahan keluarga Yan menyerangnya.


"Dentang!"


Pedang Ta zkong dan pedang Yan Ling saling bertabrakan. Bahkan akibat tabrakan itu mengeluarkan percikan kembang api.


"Siring!"


Ta Kong di samping menggunakan pedang, dia juga menyerang dengan sembunyi-sembunyi menggunakan skill tinju shaolin.


"Bang!"


Dada bagian kanan patriak Yan, terkena tinju dari Ta Kong. Sehingga, dia menyemburkan darah langsung dan terpental sejauh 12 meter sehingga berhenti akibat menabrak tanah.


"Uhukk... uhukkk... uhukkk...!" Yan ling terbatuk sangat keras. Dia sambil menatap ke arah takong sangat membencinya sehingga mata itu menatap terus-menerus seseorang akan memakan hidup-hidup.


“Aku mengakui bahwa kamu dulu sangatlah kuat sehingga aku tidak berdaya. Tapi sekarang aku sudah mempunyai modal untuk membunuh kamu jadi bersiap-siaplah kamu untuk ajalnya akan dekat.” Ucapnya Ta Kong dia menatap sambil meremehkan Yan Ling terus menerus.


“Ahhhhh Kamu brengsek...akan aku bunuh kamu... dasar pengkhianat aku tidak akan membiarkan kamu membunuhku tidak akan...” kemudian setelah itu dia mencoba berdiri sambil menatap ke arah Ta Kong terus-menerus dia di mulutnya itu ada bekas darah yang memuncrat.

__ADS_1


Akhirnya dia menggunakan teknik manual seni bela diri jurus kepompong memecahkan cangkang. Jurus itu adalah jurus segel untuk melemahkan lawan sehingga dia bisa memanfaatkan dari kelemahan tersebut.


Kemudian tangan Yan Ling membuat taktik yang sangat rumit dan terarah seketika, di atas langit mengeluarkan bayangan yang seperti cangkang sangat keras berwarna emas langsung menghantam takong.


"Bam!"


Berat dari cangkang emas itu kira-kira seberat 1 ton dengan berat seperti itu, langsung menghantam ke tubuh Ta Kong tanpa perlawanan.


Tentu saja, jika ada orang yang melihatnya sudah membuat kesimpulan bahwa orang yang tertimpa cangkang emas raksasa itu, akan hancur seperti semangka.


Bahkan Yan ling saat ini sudah senang dan tertawa dia sudah yakin bahwa takong sudah mati di tempat.


Namun tertawa kebahagiaan Yan Ling hanya sekejap saja. tiba-tiba raut wajahnya mengeras karena dia melihat bawah cangkang raksasa emas itu, terhempas ke atas dan hampir saja mengenai dirinya.


"Dentang!"


“ini mustahil......!” dia sama sekali tidak mempercayainya bahkan dia menampar pipi sendiri beberapa lusin kali untuk memastikan bahwa apa yang dia lihat sekarang adalah sebuah kepalsuan.


yanling menampar pipi terus menerus namun ketika dia melihat takong yang memandang ke arah dirinya sambil tersenyum jahat akhirnya dia terjatuh mundur karena seperti melihat monster yang sangat ganas.


“Tidak mungkin.. ini mungkin palsu....! bagaimana mungkin kamu memiliki fisik yang sangat kuat.. itu aku sangat.. sangat tidak mempercayai kamu..” Yan Ling menggelengkan kepalanya terus-menerus sambil menatap ke arah Ta Kong dengan tatapan mustahil dan tidak mungkin mempercayainya.


“Roda terus berputar bahkan takdir semua orang terus berubah.. aku tahu bahwa aku mengakui dulu aku sangat tidak bisa mengalahkan kamu. Tapi sekarang aku sudah sangat berani untuk membunuh kamu jadi bersabarlah untuk menjemput ajal kamu hahaha...” Ta Kong tertawa terbahak-bahak dia sangat puas dengan apa yang dia rasakan dan lihat sekarang.


Jika itu dulu walaupun dia memiliki basis kultivasi yang tinggi, tapi dia tidak berdaya untuk melawan keluarga Yan. Tapi sekarang dia sama sekali tidak seperti dulu, bahkan dia akan membunuh pasti patriak Yan saat ini juga.


Setelah itu, dia menggunakan jurus 1000 pedang abadi untuk membunuh seketika patriak Yan. kemudian tangan kanannya mengangkat dan mengunus pedangnya seketika, di depan hadapan dan di samping dirinya seperti ada ilusi ribuan pedang yang mengitari tubuhnya sambil menunggu instruksi darinya untuk membunuh Ta Kong.


Melihat jurus pedang yang dilakukan oleh Ta Kong dan merasakan Aura yang membunuh pada jurus pedang itu, akhirnya Yan Ling menyadari ada yang tidak beres. Dia menatap ke arah takong sambil penuh ketakutan seraya berkata. “Apa yang ingin kamu lakukan.. apakah kamu ingin membunuh aku.. jika kamu membunuh aku maka keluarga yang akan memburu kamu selama-lamanya.”

__ADS_1


Ta Kong hanya tersenyum mencibir. Ancaman dari Yan Ling sama sekali tidak takut. Bahkan dia mengejek seperti ini kepada Yen Ling: “Hahaha.... di manakah kesombongan kamu tadi ketika kamu mencoba mendobrak rumah aku..?”


Ta Kong tidak bertele-tele, dia langsung melepaskan jurus itu sehingga ribuan pedang menyerbu ke arah Yan Ling sangat sangat cepat melsatnya.


"Swoshh!"


"Swoshh!"


"Swosh!"


Saat ini, Yan Ling dan Yan Ming sangat ketakutan. Dia bahkan gemetar melihat jurus pedang yang sedang diarahkan kepada dirinya, dia mencoba menahan menggunakan kekuatan dirinya yang tersisa.


“Ahhhhh... kamu Ta Kong walaupun aku mati..aku masih menaruh kebencian yang sangat besar kepada kamu... bahkan jika sekalipun aku menjadi iblis Aku akan membenci kamu selamanya...!” Yan Ling meraung sambil sekuat tenaga untuk bersiap-siap menghadang serangan pedang yang dilakukan oleh Ta Kong. Walau dia sudah tahu bahwa dia tidak bisa menahannya.


“Ayahhhh...!” Yan Ming berteriak putus asa, dia menangis sangat deras ketika melihat ayahnya akan mati di tempat di hadapannya.


"Bam!"


Yan Ling dibombardir oleh ribuan pedang sehingga, tubuhnya tercabik-cabik sangat kecil seperti daging cincang bahkan dari bajunya yang dia pakai tidak terkecuali.


Sekarang Yan Ling berubah menjadi tumpukan daging kecil di tanahnya. pada saat itu Yan Ming yang melihatnya langsung ambruk di tempat dia sudah tidak ada kemauan untuk hidup. Seketika karena dia melihat dengan jelas bahwa ayahnya sudah menjadi tumpukan daging, mungkin saja sekarang gilirannya untuk menjemput ajal.


Yan Ming ambruk di tanah. Dan kepala itu menunduk pasrah, kare dia sudah mati rasa dalam hatinya. Ketika dia sedang menunduk dia mengingat masa lalu yang sering menyiksa orang-orang yang menurutnya kultivasinya lebih rendah darinya. Bukan hanya itu saja, dia pernah membunuh dan menyiksa orang yang tidak bersalah sekarang dia akhirnya menyadari apa itu keputusan.


Hanya beberapa kata untuk dia ungkapkan keputusan adalah sangat mengerikan.


Ta Kong mendekati Yan Ming yang sedang ambruk di tanah. Dia bahkan melihatnya tidak segan-segan untuk berbelas kasih karena dia mengingat dulu bahwa dia lebih kejam daripada dirinya, dia harus memenggal kepala yang saat ini juga.


Ta Kong mendekatinya langsung mengunuskan pedangnya untuk memenggal kepala Yan Ming.

__ADS_1


__ADS_2