
Bab 198 Enyahlah Di Hadapan Aku
“Uhukk....uuhukkk..uhukkk.. !” Ye Fan menatap terus-menerus ke arah Long Fai. Setelah itu, dia mengeluarkan obat penyembuh tingkat tinggi langsung di masukan kedalam mulutnya.
Ketika obat memasuki ke dalam tubuh, tiba-tiba Ye Fan langsung sembuh menjadi seperti semula.
“Kamu meremehkan aku... aku adalah raja kamu tidak bisa mempersulit aku ini.” Kata Ye Fan murung dan langsung berteriak sendiri.
"Hiyaaaaaaa!”
Sontak seketika ada gemuruh antara langit yang mengamuk-ngamuk, bahkan para tamu yang sedang di situ, langsung minggir sangat jauh, seseolah menghindari luapan energi yang sangat mengamuk.
“Semuanya ayo kita minggir jika kita tidak ingin terluka...!” Satu orang mengintruksi agar semua orang pergi dari wilayah amukan Ye Fan.
Alhasil setelah di intruksi, semua orang langsung menyingkir dan berlindung dari tempat yang jauh. Walaupun begitu, semua orang tidak ada jejak khawatir, malahan sangat bersemangat karena melihat pertempuran maha dahsyat yang di lakukan Ye Fan dan Long Fai.
Ho Tu sangat cemberut. “Yang Mulia Raja Ye, apakah kamu berani menjadi musuh wilayah ratu ini? Kamu berniat membunuh Long Fai bukankah kamu secara terang-terangan menjadi musuh pihak kita?”
Xia Fei menambahkan: “Raja yang jelek... kamu adalah raja yang sangat jelek, bahkan aku tidak berpikir untuk bersama kamu, lebih baik jangan terlalu bermimpi huh..!”
“Kamu... aku sudah menginginkan kamu sejak dari dulu.. tapi kalian semua apakah seperti ini pembalasannya...!” Ye Fan murung ke arah kedua wanita itu. Bahkan akibat kemurungan ini, dia melampiaskan kepada Long Fai.
“Aku tidak peduli, aku hanya menginginkan pria tampan seperti Long Fai, dan kamu sungguh jelek weekk membuat aku muak saja..!” Balas Xia Fei seseolah tidak senang karena Ye Fan berada di hadapannya.
Ho Tu yang dari awal sampai akhir hanya mengangguk kepalanya.
Ye Fan sangat marah, akhirnya dia menoleh ke arah Long Fai: “Itu gara-gara kamu... ! Jika tidak ada kamu maka, tidak seperti ini..!”
"Ahhhhh!" Ye Fan kembali meraung dan langsung menghampiri Long Fai dengan cara yang mengerikan dan amarah yang membara.
Long Fai hanya menggelengkan kepalanya dia bersiap-siap untuk menghajar Ye Fan lagi.
“Ayo kemarilah... aku sudah siap untuk melawan kamu lagi.. aku juga sudah siap memenggal kepala kamu.” Ucapnya Long Fai sambil seringai.
“Kamu sangat percaya diri Cih...!” Ye Fan menghina.
“Aku percaya diri karena aku kuat, di bandingkan dengan kamu, melawan Tun Ri saja seperti cacing kepanasan hahahah sampah...!’’
__ADS_1
“Ahhhh kamu...!” Ye Fan marah dan langsung menyerang.
"Sikat!”
“Kamu sangat keras kepala.. begitu aku membunuh kamu, wilayah yang kamu kuasai akan menjadi milik aku seutuhnya.” Mata Long Fai dingin dan kipas itu, langsung mengeluarkan belati yang sangat tajam. Setelah itu, dia maju untuk menyerang Ye Fan.
"Sikat!"
“Lebih cepat berurusan dengan kamu, lebih cepat membunuh kamu, sehingga masalah sudah selesai.” Kata Long Fai berkata dingin.
Kemudian tanpa berlama-lama belati itu langsung menebas ke arah kedua mata Ya Fan.
"Sring!"
“Ahhhh mata aku...!” Ye Fan meraung sehingga dia lupa untuk menyerang, kemudian Long Fai mengunakan seruling untuk menusuk mata Ye Fan satu persatu.
"Sikat!"
"Prat!"
“Ahh...!”
Long Fai setelah menusuk salah satu matanya, dia memukul kepala Ye Fan hingga tulangnya retak.
"Pak!"
"Crack!"
“Hahaha aku tidak suka membunuh tapi aku suka menyiksa sampai mati... hahaha!” Long Fai tertawa kemudian dia menendang sangat keras sehingga tulang punggung Ye Fan langsung patah.
Seketika tendangan itu, membuat Ye Fan terpental lagi sangat jauh. Long Fai terbang dan hendak menusuk mata kiri Ya Fan. Tapi seketika Chi Yao langsung menolongnya.
“Kamu... lepaskan.... ahhhgrt!” Seketika Teriakan itu tersangkut di tenggorokan karena Long Fai meraih leher Chi Yao sangat keras.
“Pelacuur... kamu menyingkirlah... kamu akan mati, tapi bukan di tangan aku.” Setelah itu Long Fai langsung meninju perut Chi Yao sangat keras.
Di sisi Li Jeju dan lainya, dia berkeringat gugup karena melihat pertunjukan yang sangat keren.
__ADS_1
“Pemimpin kita sungguh sombong dan kuat...!” Ding Fan berkata semangat.
“Hahaha rasakan..wanita itu, karena berani ikut campur..!” Min Ren juga berkata dengan tatapan tidak pernah berkedip dari pertunjukan pertarungan Long Fai dan Ye Fan.
“Hiya.. hiya...hiya..!” Mingyue Gelou juga membuat pose meninju-ninju ke udara seseolah sedang memperagakan pertempuran.
Tidak jauh berbeda, Ning Xue melihat pertarungan itu tanpa berkedip-kedip. Bahkan dia dari awal dan akhir yang sedang memegang minuman tidak jadi diminum karena terlalu sering melihat pertunjukan.
Dari pandangan dia walaupun sepertinya orang baik tidak memiliki basis kultivasi tapi, nyatanya Dia sangat ganas bahkan seperti penjahat yang sebenarnya.
Raja Ye Fan yang disiksa terus-menerus sepertinya tidak berdaya bukan hanya itu saja dia melihat bahwa istrinya Chi Yao dicekik sampai tidak bisa mengeluarkan teriakannya lagi.
Jika dirinya menjadi di posisi itu mungkin sudah mati secepatnya.
Akhirnya, tentu saja dia percaya kata-kata dari kelompok Naga Azhure. Bahkan dia sedikit tertarik untuk bergabung ke kelompok itu.
Dengan kelompok yang kuat maka kehidupan dirinya menjadi aman dan terjaga. Untuk saat ini dia masih menonton pertunjukan yang sangat hebat, dan ketika pertarungan ini sudah berakhir dia akan memutuskan untuk bertanya kepada kelompok Naga Azhure.
Tun Ri yang melihatnya juga mengangguk terus-menerus karena dia sangat puas sekali Bahkan dia melihat raja Ye Fan yang dijadikan karung pasir oleh Long Fai tertawa terbahak di dalam hatinya.
Tapi yang terpenting adalah dia akan membunuh Chi Yao secepatnya. karena dia dulu sudah berkhianat kepada dirinya tapi di samping itu ini adalah keberkahan ketika dia dilahirkan kembali.
Karena apa? Karena dia setelah terlahir kembali akhirnya dia menemukan sosok Long Fai yang sangat menakutkan. Jika dia tidak menemukan Long Fai, tentu saja sikapnya seperti dulu yang sangat arogan tidak berbeda juga dengan Ye Fan.
“Uhuk...uhuk...uhuk...! kamu tidak diperbolehkan untuk membunuh suami aku.” Chi Yao mencoba berkata sambil memegang perutnya yang habis ditendang oleh Long Fai.
“Apakah kamu gila? Jika aku tidak membunuhnya mungkin saja suamimu akan melakukan sesuatu untuk mencelakai aku dan merebut kedua wanita itu.”
“Mungkin kamu juga menyadari bahwa suamimu tidak sepenuhnya menyukai kamu tapi dia hanya mengincar wilayah yang kamu kuasai bersama Tun Ri pada waktu itu.”
“Kamu sangat bodoh Jika kamu tidak bergoda oleh rayuan setan mungkin saja kamu sudah butuh bahagia tanpa ada rasa sakit seperti ini.”
“Lihatlah...lihatlah dia!“ Long Fai menunjuk ke arah Tun Ri, kemudian berkata lagi.
“Sekarang dia hidup bahagia bersama kekasih yang baru yang terpenting bukan seperti kamu, yang sfatnya dan kecantikannya, lebih daripada kamu hahaha...! Bagaimana mungkin bawahan aku akan memilih wanita laknat seperti kamu..!”
“Jadi, enyahlah di hadapan aku..!”
__ADS_1
...----------------...