Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Naik Peringkat


__ADS_3

Bab 468 Naik Peringkat


Yang Chen menyringai, “Hehehe apakah sekarang kamu sudah percaya? Tanpa hukum petir pun, aku bisa menahan serangan mu menggunakan tongkat besi biasa.”


"Ini tidak mungkin!"


"Hiya!"


Sekali lagi, Yan Qinchen langsung meraung dan tubuhnya langsung mengeluarkan listrik tegangan tinggi seperti Pikachu. Seketika petir itu, langsung menyambar ke arah Yang Chen.


Sayangnya serangan itu masih tidak berfungsi setelah petir yang sangat berbahaya langsung terkena alat penangkal petir.


Sekuat dan sebesar hukum petir yang memiliki tegangan tinggi, masih kalah menggunakan penangkal petir sehingga langung memasuki tanah.


“Hahah kamu mencoba lusinan kali, aku tidak akan terpengaruh oleh hukum petirmu, cepat serang aku sesuka hatimu,” kata Yang Chen sambil merentangkan kedua tangannya.


“Sial kamu sungguh bedebah!"


"Langkah kecepatan Petir!"


Sontak sosok Yan Qinchen langsung menghilang dan sudah di samping Yang Chen.


Dia mengepalkan tangannya langsung meninju pipi Yang Chen.


"Bang!"


Tangan Yan Qinchen langsung mendarat di pipi Yang Chen. Seketika, Yan Qinchen langsung merasakan sakit yang sangat lebat seperti tangannya langsung ingin patah.


"Ahhh!"


Benar saja, cari Cimory itu langsung hancur bengkok ke belakang setelah meninju pipi Yang Chen.


Bukan hanya itu saja, tinju yang sangat kuat bahkan tidak menggerkan tubuh Yang Chen sekitar satu sentimeter.


Yang Chen tersenyum dan berkata: “Sekarang giliran aku untuk memukul kamu.”


Kepalan yang sangat agung, langsung diarahkan kepada Yan Qinchen. Dari pandangan Yan Qinchen, walaupun kepalan biasa, itu tidak semudah yang dia kira.

__ADS_1


Dia akan takut jika kepalan itu mendarat ke wajahnya, sontak akan hancur sehingga mengalami cedera yang sangat serius.


Alhasil, Yan Qinchen langsung membuat pose mengayang agar menghindari kepalan tinju itu. Setelah mengayang, kaki kirinya langsung menendang perut Yang Chen.


"Bang!"


"Ahhh!" Sekali lagi, Yan Qinchen langsung menjerit kesakitan akibat kaki kirinya langsung pada tulang setelah menendang perut Yang Chen.


Yan Qinchen meringis kesakitan, dia tidak tahu bagaimana pemuda itu memiliki kulit yang sangat keras melebihi besi. Karena mengalami patah tulang di kaki kanannya, akhirnya Yan Qinchen mengalami kesulitan untuk menghindari serangan Yang Chen selanjutnya.


Sehingga Yang Chen saat ini sangat mudah untuk menangkap kaki kanannya. Setelah itu, Yang Chen langung melemparkan Yan Qinchen menggunakan sedikit tenaga, alhasil Yan Qinchen terlempar sejauh dua belas meter.


"Swosh!"


"Bam!"


"Uhuk! Uhuk! Uhuk!" Yan Qinchen muntah darah dan merasakan rasa sesak di dadanya. Dia ingin bangun, tetapi sudah mengalami patah tulang yang serius akhirnya menjadi terkapar tak berdaya.


Yang Chen melompat seperti Hulk dan mendekati Yan Qinchen langsung menampar pipinya.


Gigi Yan Qinchen langsung copot. Dia tidak bisa menghadapi perlawanan Yang Chen, akhirnya langsung tak sadarkan diri.


Yang Chen menatap ke arah Raja Yan Agung sambil tersenyum lembut dan berkata: “Yang Mulia Raja Yan, pangeran ini sudah kalah. Hanya menyisakan dua peserta lagi. Setelah dua peserta kalah, maka pihak Naga Azhure akan menenangkan pertempuarn. Apakah betul?”


Yan Mofan dan Yan Songyi sungguh kesulitan melawan satu peserta kerajaan Naga Azhure. Sehingga mereka berdua tidak ada kata-kata yang akan mengelak.


“Bajingan akan aku bunuh kamu!” Yan Dongliu, langsung melompat untuk memberi pelajaran Yang Chen agar kapok. Tetapi, tiba-tiba dihentikan oleh Raja kerajaan peringkat tiga.


Raja itu bernama Shi Yang.


“Hentikan sifat tak terkendali kamu, akan sangat normal jika pertempuran itu akan mengalami kekalahan dan kemenangan.” Shi Yang menangkap tubuh Yan Dongliu sungguh sangat mudah.


“Lepaskan, dia sudah membuat putraku menjadi cedera akan ku balas dendam dia!” Yan Agung masih ronta-ronta untuk melepaskan cengkraman dari Shi Yang.


“Kamu keras kepala!" Mata tiga dari Shi Yang tepat di dahinya langsung terbuka. Seketika, pada saat itu tubuh Yan Dongliu tak terkendali seseorang pergerakannya sudah dikunci oleh Shi Yang.


“Kamu kembalilah di peron, aku akan mengumumkan pemenangnya." Kata-kata ringan itu, seketika langsung membuat seluruh tubuh Yan Dongliu tak terkendali langsung pergi ke tempatnya.

__ADS_1


Shi Yang menatap Yang Chen dan berkata: “Kalian semua sudah memenangkan pertempuran ini berturut-turut. Aku akan mengumumkan sekarang pemenangnya ialah, Kerajaan Naga Azhure! Sekarang peringkat Kerajaan Naga Azhure akan dipromosikan menjadi level empat!"


"Wooo!”


Semua penonton yang melihat pertempuran itu langsung bersorak-sorai. Hanya saja di pihak kerajaan yang mengalami kekalahan telak dia tidak mengeluarkan suara sedikitpun alias diam seribu bahasa.


Yang Chen dan dua lainnya hanya mengangguk Shi Yang. Kamudian mereka bertiga langsung membalikkan badan untuk menghadapi Long Fai.


“Tuan kita memenangkan pertempuran ini hore!” Ketiga murid itu dari pihak kerajaan Naga Azhure melompat-lompat seperti anak kecil sangat bahagia sehingga penampilannya begitu jauh ketika melawan para murid lain yang memiliki wajah meremehkan.


Long Fai menganggukkan kepalanya dan berkata seperti ini, “Kamu telah melakukan yang terbaik, beristirahatlah,”


Kemudian mereka bertiga langsung meloncat terbang untuk mendekati tempat duduk masing-masing.


Sementara itu, Shi Yang karena diabaikan langsung cemberut.


‘Shhh apakah mereka tidak menghargai aku sebagai raja, huhh kamu jangan berbangga dulu wahai Long Fai, karena ketika murid itu dengan bantuan mata ajaibku akan patuh terhadapku dan semua otaknya langsung dicuci hahaha!’ batin Shi Qian tertawa terbahak-bahak.


Kemudian Shi Yang melanjutkan lagi pidatonya.


“Untuk ketiga murid dari Naga Azhure, setelah ini harap pergi ke ruangan untuk menerima hadiah penghargaan.” Setelah itu, Shi Yang langsung terbang kembali duduk seperti semula.


Ji Yao mengerutkan keningnya, “Suami, sepertinya dia juga tidak memiliki hawa kebaikan. Mungkin saja Raja Shi akan melakukan sesuatu kepada tiga murid kita.”


Long Fai mengangguk, “Jika dia berani maka pihak mereka sungguh berani lancang terhadap aku. Siapapun yang menghalangi jalanku makq akan tidak baik-baik saja mari kita lihat bagaimana mereka akan membuat skema untuk melakukan kejahatan kepada kita.”


“Hmmm!" Ji Yao menganggukan kepalanya dan kembali duduk tenang.


Long Fai kemudian memerintahkan ketiga muridnya untuk pergi ke ruangan yang telah ditunjuk dari Raja Shi.


Alhasil Yang Chen dan dua lainnya langsung mengangguk seketika langsung pergi ke tempat ruangan yang telah disebutkan Shi Yang.


“Sepertihya hadiah apa yang kita akan terima?” Xia Wanying berkata ingin tahu karena baru pertama kali dia menjuarai pertandingan antar kerajaan karena pada dahulu dia hanyalah murid sampah yang sering ditindas oleh sekte di kerajaan Dayan.


Walaupun penghargaan tidak sebagus barang milik Naga Azhure, sepatunya harus diterima dengan apresiasi yang baik karena itu adalah bukti dan tanda bahwa dirinya sudah memenangkan pertempuran antar kerajaan.


Mereka bertiga, langsung memasuki ruangan tertentu sehingga pada saat itu akhirnya melihat ada beberapa sosok yang sangat kekar dan sebagian ada wanita yang sangat cantik sedang duduk di singgasangannya masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2