
Bab 272 Su Xin Yang Sebenarnya
Burung Phoenix Es dari penjelmaan jepit rambut Wang Roulan sangat galak langsung menyerang Burung phoenix Su Xin.
"Pekik!"
"Bam!"
Hanya sebuah pelatuk saja, penjelmaan burung phoenix Su Xin langsung hancur akibatnya, Su Xin meludahkan darah dari mulutnya terus-menerus.
"Engah!"
''Uhuk..uhukk..uhukk'' Su Xin menatap ke arah Wang Roulan dengan tatapan tidak kepercayaan. Dia menggelengkan kepalanya terus-menerus.
“Tidak.. mungkin kamu adalah sampah.. bagaimana kamu memiliki jurus yang sangat menakutkan seperti itu..” Su Xin masih tidak bisa mempercayainya ketika dirinya kalah.
“Aku adalah sampah tingkat dewa.” Wang Roulan tersenyum menawan dan ada jejak sedikit mengajak kepada Su Xin.
“Kamu.. !” Su Xin marah karena diejek oleh Wang Roulan, sehingga dia setelah menyekak darah di mulutnya langsung terbang untuk menyerang Wang Roulan lagi.
Pada saat itu semua para murid akhirnya melihat perilaku Su Xin yang sedikit berbeda pada biasanya. Jika Su Xin dulu dia sangat lembut dermawan dan berbudi luhur tapi sekarang sepertinya berbalik dengan kepribadian yang dulu.
Para murid menilai Su Xin sekarang hanyalah wanita gila.
“Ahhh sampah... kamu...!!” Su Xin berteriak menghardik sambil terbang dan mencoba menyerang menggunakan sekuat tenaga untuk melumpuhkan Wang Roulan.
Namun ekspresi Wang Roulan seperti semangat musim semi, dia sangat tenang seperti tidak terjadi apa-apa. Kemudian tangan kanan itu mengangkat ke atas dan jari telunjuk itu diarahkan ke arah Su Xin.
Seketika dari telunjuk itu, langsung mengeluarkan ular yang sangat panjang langsung menyerbu ke arah Su Xin.
__ADS_1
Ular es itu hanya sebesar dua kali lipat dari jari Wang Roulan. Namun memiliki daya hancur yang sangat hebat.
"Swosh!"
Akibat ular itu yang langsung menyerbuk ke arah dada Su Xin, sehingga dia yang terkena terberbang menukik langsung terjatuh seperti layang-layang putus.
"Bang!"
"Engah!"
Sekali lagi Su Xin menyemprotkan darahnya dari mulutnya. Untuk menggerakkan seluruh badan rasanya sangat kesusahan, karena dia merasa terasa sakit seperti patah tulang.
Wang Roulan setelah menembak langsung mendekati Su Xin langsung memberikan suara yang sangat manis ke dalam telinga Su Xin.
“Senior Xin, setelah kamu melihat bagaimana cara Aku menyerang, apakah kamu sudah paham kenapa Tetua Ruyue menjadikan aku sebagai penerus wilayah ini.”
“Sekali lagi aku akan memperjelaskan alasannya kenapa kepada mu, yaitu karena aku kuat dan aku sangat tak terkalahkan. Dibandingkan dengan kamu, Kamu adalah sampah yang sebenarnya jadi senior Xin terima nasibmu.”
Setelah berkata Wang Roulan berbalik Pergi dengan tenang dia yang sedang diperhatikan oleh para murid-murid hanya mengabaikan seseorang tidak terjadi sesuatu apapun.
Ketika dia sedang berjalan tiba-tiba Murong Ruyue terbang mendekatinya.
“Murid.. Roulan kamu sungguh hebat dan kekuatannya sangat tidak terduga. Manual jurus kamu, bahkan aku membuat jadi terpana karena jurus yang kamu gunakan bukan dari bagian istana wilayah kita.”
“Aku ingin tahu dari mana kamu mempelajarinya justru yang sangat hebat itu.”
Wang Roulan melihat tatapan antusias dari Murong Ruyue akhirnya dia berkata dengan lembut: “Tetua Ruyue ini adalah jurus yang suami aku berikan dia bisa membuat jurus yang lebih mudah dan praktis namun kekuatannya melebihi apa yang kita kira.”
“Apa maksudmu..?” Murong Ruyue otomatis terkejut sekaligus terpana. Dia mendengar bahwa Long Fai bisa meringkas atau membuat jurus seni bela diri dan mempersingkat atau membuang kelemahan agar mempermudah pengguna sehingga menstabilkan kekuatan yang sangat kuat?
__ADS_1
Bahkan para praktisi yang sudah beratus-ratus tahun lamanya dan kekuatannya dibilang setara dengan Dewa masih kesulitan untuk membuat jurus seni bela diri. Tapi nyatanya Long Fai bisa membuat jurus seni bela diri hingga mencapai titik yang sangat menakutkan kekuatannya, bukankah ini sama sekali ajaib?
Melihat keterkejutan Murong Ruyue, Wang Roulan kemudian menjelaskan lebih singkat sambil menggaruk hidung. “Tepatnya jurusan aku gunakan adalah hasil rangkaian yang dilakukan oleh suamiku Long Fai.”
“Ini tidak bisa dipercaya Bahkan aku sangat sulit untuk mempercayainya tapi Ketika aku melihat jurus kamu yang di gunakan kepada Su Xin aku menjadi percaya.” Murong Ruyue menganggukan kepalanya kemudian berkata lagi: “Ok setelah itu, kita menunggu suamimu untuk menemui kamu, mungkin saja berapa menit kemudian dia akan sampai di sini.”
Su Xin yang melihat kedekatan antara Murong Ruyue dan Wang Roulan akhirnya murka dia sangat tak terima seharusnya dialah yang sekarang menjadi dekat kepada Murong Ruyue namun si sampah ini Wang Roulan berani mengacaukannya.
Su Xin berteriak: “Kamu Roulan dasar wanita jaalang berani mengacaukan ku..”
Setelah berteriak akhirnya dia mengeluarkan aura warna merah yang sangat menyala-nyala dan mata itu berubah menjadi merah. Sehingga Murong Ruyue dan Wang Roulan, tiba-tiba mengerutkan keningnya setelah melihat perubahan Su Xin.
"Praktisi iblis.." Mata Murong Ruyue menyempit menjadi dingin dia tidak menyangka bahwa Su Xin telah dibesarkan sejak dari lama dan sudah dipercaya menjadi kaki tangannya tiba-tiba dia adalah bagian dari praktisi iblis.
Su Xin penampilannya sekarang berubah dia menjadi seperti iblis yang sangat menyeramkan bahkan di bagian baju itu berubah menjadi hitam mata nya berwarna merah ada taring di bagian sisi mulut itu sambil menatap ke arah Murong Ruyue dan Wang Roulan.
“Hahaha Tetua Ruyue apakah kamu kaget dengan perubahanku..” Su Xin bertanya kepada Murong Ruyue sambil menyeringai jahat.
“Aku tidak mengira bahwa bibit yang aku tanam dari dulu yang sangat berhati-hati sekarang menjadi hama.” Kata Murong Ruyue dia menatap ke arah Su Xin dengan Tatapan yang sangat menyempit dingin.
“Cih.. jika aku bibit bagus yang kamu rawat Kenapa kamu memilih dia sebagai penerus wilayah ini..!” Su Xin berteriak ngeri sambil menunjuk ke arah Wang Roulan.
Murong Ruyue menjawab dengan lembut: “Jawabannya simple karena dia adalah bibit varietas unggul terbaru, dan kamu mungkin karena terlalu dipupuk menjadi sangat manja.”
"Hahahaha Tetua Ruyue baiklah karena kamu yang memilih aku tidak akan memaksanya lagi tapi aku harus membalaskan dendam ini kepada dia karena dia telah mempermalukanku di depan semua murid." Su Xin berkata sambil menatap ke arah Wang Roulan.
Wang Roulan perkata tanpa rasa takut dia mengikuti pose-pose Long Fai. “Walaupun kamu iblis tapi di mataku kamu masih semut.”
“Brengsek kamu masih bersikap Arogan seperti tadi apakah kamu tidak mengetahui praktisi iblis adalah praktisi yang paling ditakuti oleh semua kultivator.”
__ADS_1
”Apa yang perlu ditakuti, Aku percaya bahwa kata-katamu adalah kata-kata yang sangat membual dan penuh omong kosong.”