Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Kenapa Aku Harus Berlutut


__ADS_3

Bab 103 Kenapa Aku Harus Berlutut


Long Fai juga mengemut permen kopiko sambil nostalgia. Dia ingat ketika masih kecil, dia mencuri permen kopiko untuk di bagikan kepada teman-temanya.


Tentu saja, bukan itu saja, dia mencuri mi instan dan di makam mentah bersama teman-teman. Sehingga saat ini, Long Fai menatap ke jauhan dengan mata kurang fokus.


Di sisi lain, Tun Ri yang sedang mengemut permen kopiko terasa jiwanya meninggalkan raga, dia meraskan ada ketenangan pikiran yang akhirnya kedua mata itu, terpejam sambil menikmati permen itu.


Tiba-tiba wanita panas itu menghampiri Ho Tu dan memberikan hormat. "Yang mulia ratu, Lu Change, telah memberi hormat."


"Berdirilah, aku sudah tidak melihat kamu selama lima tahun lebih, kamu sudah berubah dan sangat nakal." Ho Tu berkata sambil bercanda.


Tapi, setelah itu, Lu Change berdiri dan melihat kedua pemuda yang sedang berdiri melihat kejauhan, bahkan dia sangat aneh karena kedua pemuda itu sepertinya tidak memandang dirinya.


Apa lagi, dia entah kenapa sedikit tertarik kepada pemuda yang memakai jubah hitam campur merah sedikit. Pemuda itu sangat tenang, dan di pinggang bagian kanan ada sebuah alat musik seruling hitam dan di kanamya ada kipas berwarna hitam.


Mata pemuda itu seperti jendela dunia alam semesta ini, dia merasa bahwa jika mata pemuda itu membuka, di bagaikan gemerlapnya cahaya bintang yang bersinar di ribuan alam semesta. Jika kedua mata pemuda itu menutup, seseolah semua alam semesta menjadi mendung dan gelap, memandang pemuda itu, Lu Change sedikit tersesat sejenak karena itulah, Lu Change ingin tahu: "Yang mulia, siapakah gerangan dia?"


"Ohh... Ini, dia adalah Long Fai tunangan aku dan dia satunya lagi adalah Tun Ri bawahan Long Fai, hehehe!" Ho Tu langsung meraih tangan Long Fai dan menariknya lagi.


Long Fai pada saat ini, dia sedang bernostalgia tiba-tiba dia terperangah. Dia terperangah karena tindakan Ho Tu yang menarik lenganya secara tiba-tiba.


"Apa..!" Kata Long Fai sedikit ada nada cemberut. Dia sama sekali tidak bahagia ketika hayalanya di pecahkan oleh Ho Tu.


"Kamu!" Ho Tu mencubit Long Fai dan berkata lagi. "Perkenalkan nama kamu kepada dia..!"


"Ehh.. Baiklah." Long Fai memandang Lu Change dan berkata: "Halo aku Long Fai tunangan Ho Tu."

__ADS_1


Kata-kata Long Fai sangat sopan tanpa ada jejak menggoda dan menghina bisa di bilang Long Fai pria yang lurus. Lu Change sedikit tertarik bahwa kecantikanya tidak mempan sehingga dia berkata lagi sedikit tersenyum menawan. "Kamu adalah pria yang sangat menarik, aku sungguh tertarik kepada kamu."


"Oh, apa yang tertarik dari aku?" Long Fai tidak tahu.


"Aku tertarik kepada kamu dengan penampilan cueknya, bahkan kamu masih tenang dan tidak kegagbah di sekitar ke indahan." Lu Change tersenyum sambil menatap ke arah Long Fai seseolah ingin melihat apakah dia sedikit ada raut cabul. Namun hasilnya tetap sama dia tidak berkutik.


Long Fai melihat perilaku Lu Change, dia menggelengkan kepalanya dan berkata: "Apakah semua wanita sejatinya seperti kamu? Kamu menganggap dirinya cantik, dan memamerkan kecantikan itu ke pebulik. Tapi ketika kecantikan yang memukau di perlihatkan oleh kamu pria, dan akibat kalian para wanita, kaum pria terpancing dan menjadi cabul, kalian memarahi pria bahwa pria tak tahu malu sedimikian rupa."


"Ini sungguh tidak adil, ini adalah hukum sebab akibat, para wanita yang tebar pesona maka pria yang memanennya." Kata Long Fai dia melanjutkan perkataanya lagi. "Dan sekarang aku melihat wanita aneh lagi, kamu mengatakan bahwa kamu sangat tertarik dengan aku karena aku adalah pria yang lurus. Persetan dengan wanita.. Jika aku ketika bertemu kamu di awal, dan memperkosa kamu apakah kamu akan bilang aku pria yang mesum? Sudah jelas bahwa kamu yang tebar pesona dan aku hanya yang memakan."


"Dan satu lagi, menurut aku kamu itu tidak cantik. Hanya kecantikan setandar."


Lu Change cemberut, dia mendengar kata-kata Long Fai sangat tidak menerima. Tapi dia tidak bisa membantah apa yang di katakan Long Fai.


Lu Change melototi Long Fai, walau manusia ini tidak mempunyai basis kultivasi, tapi ada semacam perasaan aneh ketika dia melihatnya.


"Kamu..!" Lu Change melototi Long Fai dan dia langsung memasuki gerobak terbang. Kata-kata Long Fai membuat tidak nyaman. Bahkan dia bertanya-tanya kepada dirinya apakah yang di katakan Long Fai adalah kebenaran? Apakah menurut Long Fai dirinya bagi Long Fai tidaklah cantik? Dia dalam gerobak jelek wajahnya sehingga dia mengertakan giginya. "Awas kamu Long Fai aku akan jadikan kamu berlutut dengan kecantikan aku huhh..!"


"Modal? Oh, ini modalnya." Long Fai mengacungkan jari tengah ke wajah Huang Xialong..


"Kamu...!" Huang Xialong tak sedap di pandang wajahnya. Dia akhirnya bergegas ke depan untuk mencoba menampar Long Fai.


Tapi, tiba-tiba Ho Tu menghalangi, bahkan Ming Qing berteriak: "Huang Xialong apa yang kamu lakukan, apakah kamu tidak menghromati Long Fai yang sudah jelas-jelas menjadi bagian Ho Tu..!"


"Aku masih menghormati Ratu Ho tu, tapi aku hanya membantu Lu Change karena dia sudah menghina bahwa Lu Change jelek..!" Kata Huang Xialong dia melototi Meng Qing sambil menunjuk-nunjuk jarinya ke arah Long Fai dengan amarah besar dan menyala-nyala.


Kemudian Long Fai membalas: "Seperti apa yang di katakan Lu Change, bahwa aku adalah pria yang sangat lurus. Maka dari itu, mengatakan sangat jujur bahwa dia jelek dan tidak menarik, bukankan seperti itu?"

__ADS_1


"Kamu mengatakan lagi...! Berlututlah, dan meminta maaf kapada Lu Change..!" Huang Xialong mengancam.


Di sisi Tun Ri, dia tertawa diam-diam karena ada manusia yang suka rela dengan ikhlas di jadikan karung pasir. Dia diam-diam menonton pertunjukan ini.


"Kenapa harus berlutut, aku hanya berkata apa yang aku katakan, karena aku adalah pria yang lurus." Long Fai merentangkan tangannya.


"Jika kamu tidak berlutut maka aku akan mendisiplinkan kamu." Huang Xialong tersenyum muram dan mendekati Long Fai. Tapi Ho Tu berteriak: "Xialong, apakah kamu tidak patuh terhadap aku.. dia adalah tunangan aku, maka dia juga termasuk tuan besar bagi Lu Change..! Lebih baik kamu yang bersujud kepada Long Fai dan meminta maaf!"


Namun Huang Xialong mengabaikan, dia berkat: "Aku tidak peduli dia adalah manusia biasa bagai mana yang mulia bisa menyukai manusia rendaha seperti dia."


"Kamu...!" Ho Tu tidak bisa berkata apa-apa, dia melihat perilaku tidak biasanya bagi Huang Xialong.


Ho Tu ingin melanjutkan perkataanya lagi. Tapi, di tahan oleh Long Fai.


"Kamu tidak perlu khawatir biar aku yang menangani ini." Long Fai setelah itu, bergegas di depan Ho Tu dan berkata lagi: "Aku sarankan lebih baik kamu tidak berniat jahat kepada aku, jika tidak kamu terkena sial."


"Hahahaha kamu terlalu percaya diri, karena kamu pembawa sial, maka seharusnya aku yang menyingkirkan ini..!" Kata Huang Xialong.


"Baiklah, jika kamu tidak percaya. Karena aku manusia biasa aku tidak bisa melawan kamu." Long Fai merentangkan tanganya dan sudah pasrah di serang Huang Xialong.


Namun ketika Huang Xialong ingin menekan bahu Long Fai untuk berlutut, tiba-tiba tanpa sengaja dan tanpa alasan yang jelas kaki dia terkilir dan jatuh di hadapan Long Fai seperti bersujud.


Bahkan dengan anehnya dari langit ada burung yang hingap di kepala Huang Xialong sambil meludahkan kotoran dari pantat burung itu.


"*****!"


"****!"

__ADS_1


"****!"


"Ini..?"


__ADS_2