Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Aku Memarahi Langit, Langit Ketakutan


__ADS_3

Bab 136 Aku Memarahi Langit, Langit Ketakutan


Setelah berkata seperti itu, Long Fai akhirnya memainkan suling lagi.


Seketika tiupan seruling itu, langsung meledakkan ketujuh ekor monster ular itu.


"Bom!"


"Bom!"


"Bom!"


Kepala ular yang belum meledak langsung menjerit kesakitan tapi reaksinya terlambat karena setelah kepala satunya meledak sekarang gilirannya yang meledak.


"Bom!"


"Bom!"


"Bom!"


6 kepala itu sudah meledak, hanya menyisakan satu kepala yang sedang dipijak oleh Long Fai. Kemudian long Fai melompat ke tanah sambil bersalto-salto.


"Swosh!"


“Sekarang gilaan kamu...!” darah ular yang berpacaran langsung berubah menjadi pedang yang sangat tajam langsung menyerang kepala ular yang tersisa.


"Sring!"


"Puf!"


Semua kepala ular akhirnya terpotong Hanya menyisakan badan ular yang masih bergeliat-liat.


Tapi apa yang tidak disangka adalah ketika kepala yang sudah meledak itu setiap lehernya menumbuhkan lagi kepala yang baru.


“Sial.. apakah monster ini adalah monster hydra...!” Long Fai berseru kagum dia pernah mendengar legenda di kehidupan bumi ada monster hydra yang memiliki badan seperti ular tapi berkepala lebih dari satu ketika kepala satu dipotong akan tumbuh lagi.


Dan sekarang dia melihat monster Hydra sesungguhan di dunia kultivator.


“Oh mungkin sedikit memakan waktu untuk membunuhmu. Tapi tidak apa-apa..ayo dasar monster sialan kemarilah biar kupotong-potong sekali lagi..!” Pekik Long Fai langsung bergegas ke arah master hydra itu.


"Zzzzzz!”


Monster ular berkepala 7 langsung menyerang lagi dia tidak akan gegabah seperti tadi dengan sangat mudah dikendalikan hanya menggunakan suara seluring saja.


Untuk menyerang monster ular itu, mengarahkan ke-7 kepalanya untuk mematuk Long Fai.

__ADS_1


"Swosh!"


"Bam!"


Tapi sayangnya Long Fai sangat mudah menghindari dengan salto ke belakang.


“Hei... kamu menyingkir lah menghindar dari sini agar kamu aman cepat..” Long Fai menginstruksi kepada 4 orang itu sambil berteriak.


Akhirnya empat orang itu tersadar dari lamunannya karena terlalu asik melihat pertarungan di depannya.


“Ahhh baiklah...!” Keempat orang itu, langsung pergi sekitar berjarak 20 meter dari pertarungan tersebut.


Tapi monster ular itu tidak membiarkan keempat orang pergi melarikan dirinya. Seketika ular itu langsung menyerbu sekawan empat orang dan mengabaikan Long Fai.


"Zzzz!"


Ye Wuseng seketika menoleh ke belakang karena merasakan tidak ada yang beres. sontak ketika dia melihat ke belakang langsung berteriak kaget: “Ahh sial monster itu mengikuti kita apa yang harus kita lakukan..!”


“Kita harus pergi dari sini cepat-cepat..?” Sanguan Mengli berteriak untuk mendesak ketika orang itu agar tidak putus asa.


Tapi sayangnya kecepatan ular itu sungguh cepat layaknya mobil sport langsung sudah di belakang keempat orang itu.


Monster ular ingin mematuk salah satu orang, tapi sayangnya langsung berteriak.


“Petir sabar dia..!”


"Sikat!"


"Jedar..!"


"Aggrrt!"


Ketika listrik itu menghantam tubuh monster itu langsung mengaum sangat keras karena kesakitan auman itu seperti Godzilla yang sedang marah.


Tapi setelah sambaran pertama sudah usai seketika ada sambaran lagi.


"Sikat!"


"Jeder!"


"Bom!"


Sambaran petir itu lebih dahsyat dari yang pertama bahkan keempat orang itu yang sedang berlari seketika terhempas 60 meter kurang lebih dan berguling-guling terus-menerus layaknya bola.


Bukan hanya itu saja Xiao Yun dan Fang Lili yang melihat dari kejauhan bahkan terkena angin sepoi-sepoi yang sedikit menakutkan.

__ADS_1


“Bagaimana mungkin hanya sebuah kata-kata langsung turun petir kesengsaraan..!” Fang Lili masih belum mempercayai apa yang dilihat sekarang. Menurut yang dia ketahui petir kesengsaraan adalah kehendak Dewa petir namun sepertinya Dewa petir itu sungguh merestui kata-kata dari Long Fai yang terus-menerus dilontarkan.


Di samping Xiao Yun dia hanya menatap ke pertempuran itu dengan semangat juang yang tinggi. Bahkan tangannya mengikuti apa yang digerakkan oleh Long Fai seseolah terbawa suasananya.


“Hiya... hiya.. hiya.. ayo suami.. hajar dia..!” Xiao Yun sangat semangat seseorang dirinya yang sedang melakukan pertarungan tersebut.


Fang Lili berkata lagi: “Maaf aku ingin bertanya kepadamu apakah batas kekuatan yang dimiliki oleh Long Fai?”


“Pokoknya dia sangat kuat... Dewa sekalipun tidak bisa menanggungnya jika dia marah..! Hahaha... ayo suami hajar dia..” Xiao Yun banyak membalas perkataannya hanya delapan kata saja.


“Bahkan Dewa sekalipun tidak bisa menanggungnya?” Fang Lili masih bingung dan sedikit tidak mempercayainya Jika seperti itu dan apa yang dikatakan oleh Xiao Yun benar bukankah dia adalah raja para dewa itu sendiri?


Namun beberapa saat kemudian, wajahnya hanya tersenyum pahit. Bagaimana mungkin ada raja para dewa? Baginya raja para dewa hanyalah mitos bahkan dirinya tidak menemukan dewa itu sendiri bentuk wujudnya.


Fang Lili menekan keinginantahuan kepada Long Fai, kemudian dia menatap ke arah depan untuk melihat pertempuran lagi.


Di sisi long Fai dia setelah menghancurkan monster ular lagi, sehingga menjadi berapa bagian akhirnya matanya menyusut. Karena dia melihat bahwa monster ular itu menyatu lagi dan kepala ular yang sudah terlepas menumbuhkan lagi yang baru.


“Apakah sangat merepotkan sekali pasti lewat ini memiliki kelemahannya tidak ada yang tidak mungkin..” Kemudian Long Fai menatap ke atas dan berteriak sangat keras.


“Hai petir sialan ayo bunuh monster ular ini menggunakan petir pemusnahan.. ayo..cepat jika tidak aku tampar pantatmu..” Long Fai memarahi sambil menatap ke atas.


Namun apa yang tidak tahu orang di sekelilingnya adalah ketika amarah Long Fai yang dilontarkan ke atas langit, sepertinya memiliki kekuatan magis yang sungguh luar biasa.


Sehingga alam semesta seperti bergetar ketakutan.


_


_


_


#Alam Dewa


Di suatu tempat Dewa petir yang disebut Lie Jie sedang duduk bersantai di istana singgasananya. Dia memandang dekorasi yang penuh dengan lukisan sendiri alat-alat artefak yang berkualitas tinggi yang mengandung jejak guntur yang sangat dahsyat.


“Bersantai adalah keinginanku. suasana yang sunyi ini sungguh sangat menenangkan hati.” Ujar Lie Jie.


Namun ketika dia ingin mengambil secangkir minuman tiba-tiba matanya menyusut Karena pada saat ini tubuhnya tidak bisa digerakkan dia langsung terbang keluar ruangan tanpa kendali.


Mata Lie Jie menyusut sangat ketakutan dia tidak bisa menggerakkan seluruh badannya bahkan sepertinya kekuatannya sedang dikeluarkan untuk menembak ke arah tertentu.


‘Apa yang terjadi kenapa kekuatanku dan badanku tidak bisa digerakkan!’ Lie Jie sangat ketakutan Bahkan dia ingin kencing di tempat.


kemudian karena tubuhnya tidak bisa digerakkan tanpa dia sadari dia menggunakan jurus Dewa Guntur pemusnah untuk diarahkan ke dunia tertentu.

__ADS_1


Ketika dia ingin mengeluarkan jurus Dewa Guntur pemusnah langsung matanya menyusut tajam.


‘Siall.. aku melihat pemuda itu lagi..!’ Lie Jie ingin menangis tanpa air mata. Dia ingat pada waktu itu, bahwa pemuda yang sekarang dia lihat, pernah memarahi petir kesengsaraannya. Setelah di marahi oleh pemuda yang sekarang dia bertemu lagi, langsung seketika petir kesengsaraan tidak berfungsi.


__ADS_2