Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Permintaan Aneh


__ADS_3

Bab 481 Permintaan Aneh


Murong Ruyue menatap kepergian Wang Roulan beberapa saat, kemudahan pandangannya dialihkan kepada Long Fai.


“Ada tipu muslihat apa yang terjadi diantara kamu dan dia?” Murong Ruyue menatap Long Fai secara retrotis.


“Aku hanya menggoda sebentar, dia hanyalah wanita tidak tahan dengan rayuan aku,” kata Long Fai kemudian matanya tidak pernah luput dari perhatian perut Murong Ruyue yang sudah membuncit.


Long Fai berjongkok kemudian kepalanya mendekati perut dia dan mengelus-elus dengan perhatian sangat tinggi.


“Hahaha sebentar lagi kamu akan turun ke dunia yang indah dan kejam ini? Sebentar-sebentar, jika bayi ini lahir aku akan memberikan kekuatan absolute hahaha!” Long Fai tertawa terbahak-bahak.


Kata-katanya sangat bersungguh-sungguh. Tetapi tidak ada yang lebih tinggi daripadanya.


“Huh suami mari kita tunggu dua pekan lagi, selama dua pekan kamu tidak diizinkan untuk meninggalkan dari pandangan ku,” ucap Murong Ruyue sambil menarik lengan Long Fai dan menatap penuh kelembutan.


Kamu menemukan bahwa mantan bernama Fai pada masa lalu, sungguh mirip seperti Long Fai. Tetapi kamu tidak maslah sudah mendapatkan sosok Long Fai karena kuat.


Murong Ruyue juga bahagia dan selalu menempelkan tubuh yang wangi itu ke Long Fai terus menerus.


Kemudian Murong Ruyue duduk sambil melihat para pelanggan yang semakin ramai ke toko kelontongnya.


”Aku tidak mengira bahwa toko ini sekarang menjadi semprawud,” kata Long Fai.


”Tempat ini sungguh sangat ramai sekarang, coba kamu melihat diluar mungkin kamu akan mengetahui bahwa pemandangannya sudah berubah.” Setelah mengatakan seperti itu, dia melihat Long Fai bergegas untuk keluar dari tokonya.


Setelah keluar, betapa takjub Long Fai karena hanya empat bulan kurang lebih, penginapan sudah sungguh sangat bagus.


Penginapan memiliki lantai sepuluh saja, tetapi banyak manusia dan ras lain yang berjalan-jalan menikmati pemandangan lembah hutan gundul ini.


“Sungguh keren kecepatan perubahan wilayah ini menjadi sangat mencengangkan!” Long Fai memandangi seluruh petugas dari distrik lembah gundul, semuanya adalah mantan budak yang di ambil pada waktu itu.


Sekarang semua budak sudah memiliki wajah yang berseri-seri. Walaupun tempat ini tidak begitu ramai seperti kota metropolitan Bumi, namun inilah yang Long Fai rasakan sungguh adem.


Banyak penginapan sudah berdiri tetapi, pertanian masih merajalela sangat luas.

__ADS_1


Sekarang kerajaan Naga Yama meminta hasil panen wilayah hutan gundul untuk dijual keseluruhan wilayahnya dengan harga tinggi. Hasil akan dikenakan pajak. Pihak Long Fai mendapatkan 85% sisanya untuk Naga Yama.


Walaupun terlalu mahal, tetapi bagai Long Fai tidak maslah karena tempat ini bukan tempatnya melainkan hanya menumpang.


Belum lama ini, setelah penginapan sudah selesai semua, tiba-tiba Ratu Naga Yama menurukan yang pada awalnya memiliki pajak 15% sekarang berubah menjadi 10% dengan syarat istana kerajaan dibangun wilayah hutan gundul.


Bukan hanya itu saja, Fang Yuan sekarang menjadi gubernur wilayah provinsi baru yaitu hutan gundul atau disebut wilayah Lembah Harum.


Lembah Harum adalah nama provinsi baru dari kerajaan Naga Yama.


Dalam dua bulan terakhir beberapa gubernur ada yang gugur meninggal akibat melakukan kudeta sehingga Fang Yuan langung menghajar habis sampai ke akar-akarnya.


Sekarang para penduduk ketakutan, menganggap bahwa Fang Yuan adalah Raja sesungguhnya.


Setelah menjadi gubernur, dia banyak menghabiskan di meja bundar sehingga ingin sekali Fang Yuan istirahat sebentar untuk bermalam memandangi wanita cantik ketika mandi di sungai.


~


~


#Malam Hari!


Di kamar yang gelap hanya penerangan lilin kecil, Wang Roulan tidak bisa tidur karena gelisah.


Dia ingat kata-kata yang dilontarkan Long Fai sehingga wajahnya langsung tersipu malu. Hatinya tudak tenang, entah kenapa dia menunggu kedatangan Long Fai untuk menyelesaikan akun.


Klerek Jeglek!


Suara pintu terbuka sehingga Wang Roulan pada saat itu langsung gugup. Walaupun sudah pernah bercinta dengan Long Fai, tetapi entah kenapa sekarang begitu sangat gugup.


Benar saja, tiba-tiba Long Fai memasuki kamar Wang Roulan sehingga jantungnya ingin keluar dari dadanya. Namun, adegan selanjutnya langsung tertegun.


Kenapa dia membawa Murong Ruyue? Apakah dia juga ingin bercinta secara bersamaan?


Murong Ruyue tersipu dan mengeluarkan batu ajaib sehingga penerangan kamarnya langsung terang.

__ADS_1


”Guru Murong, Suami apakah ada sepatu yang ingin kalian sampaikan kepadaku?” Kemudian Wang Roulan melihat mereka berdua tidak menjawabnya hanya saling memandang.


Tetapi, Long Fai langsung motor batuk dan mendekati ke arahnya sehingga membersihkan seperti ini.


Long Fai: “......... (⁠╯⁠︵⁠╰⁠,⁠)!”


Seketika Wang Roulan langsung tersipu dan berkata terus terang, “Aku tidak mau! Ini sungguh membuat aku malu!”


“Uhukk.. uhuk... tapi Lanlan, tapi dia sedang mengidam,” ucap Long Fai dia juga malu sebenarnya walaupun adegan itu sungguh tertantang dan meningkatkan adrenalin.


“Tidak!" Wang Roulan bersikukuh.


“Tapi... (⁠-̩̩̩⁠-̩̩̩⁠-̩̩̩⁠-̩̩̩⁠-̩̩̩⁠_⁠_⁠_⁠-̩̩̩⁠-̩̩̩⁠-̩̩̩⁠-̩̩̩⁠-̩̩̩⁠)!”


“Tidak ada tapi!” Wang Roulan sungguh malu, bagaimana mungkin guru mengidamkan hal aneh seperti: dia ingin menonton dirinya bersama Long Fai sedang melakukan hubungan intim. Walaupun itu adalah ngidam tapi sungguh memberatkan.


“Kakak pertama, aku mohon. Jika tidak terpenuhi janin ini akan ada masalah,” ucap Murong Ruyue serius dan wajahnya juga tersipu.


Wang Roulan baru pertama kalinya guru Murong mengatakan dirinya kakak pertama. Masuk akal juga karena dirinya adalah istri pertama dari Long Fai.


Kemudian melihat tatapan Long Fai seperti memohon, langsung cemberut. “Jangan bilang aku tidak bodoh, kamu menyukainya ‘kan? ini adalah apa yang kamu inginkan!”


”Tidak aku hanya menuruti demi janin,” ucap Long Fai dengan canggung.


Seketika udara dikamar menjadi sunyi bahkan suara nafas terdengar.


Sudah sangat lama Wang Roulan membuang wajah ke Long Fai dan Murong Ruyue. Tetapi sudah sangat lama seperti mereka berdua masih bersikukuh agar dirinya menyetujui.


Kedua tangan mengepal sangat erat dan menggertakan giginya. Walaupun itu adalah memalukan, tetapi demi janin dia akhirnya menyetujui.


Bahkan sebenarnya dalam hati kecil, Wang Roulan sudah tidak tahan untuk bermusim semi karena sudah sangat lama tidak melakukannya.


Menggerakkan giginya, akhirnya Wang Roulan berkata sambil ada rona merah seperti apel sehingga siapapun yang melihat tidak tahan untuk memetik.


“Baiklah ini semata-mata hanya keinginan janin dan aku sebenarnya tidak menginginkannya.”

__ADS_1


Seketika Long Fai entah kenapa bergembira didalam hatinya.


Murong Ruyue tersenyum dan mengelus perut dan berkata: “Baik aku akan menonton disamping bagaimana kamu melakukan hubungan intim.”


__ADS_2