Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Pertarungan Di Dalam Reruntuhan Kuno


__ADS_3

Bab 497 Pertarungan Di Dalam Reruntuhan Kuno


Shi Bufan yang sudah membayar, dia langsung berjalan tanpa melihat wanita berdada besar.


“Aku seperti melihat tuan muda Shi sedikit berbeda.” Wanita itu sedikit berfikir keras, tetapi sesaat kemudian penampilan kembali seperti semula, “Tidak-tidak... Jangan terkecoh, dia mungkin akan melakukan rencana kepada ku lagi, huhhh tidak akan mempan! Walaupun kamu bersikap acuh.”


Shi Bufan tidak menggubris dia melompat terbang untuk menuju ke selatan sejauh empat kilo meter.


Kemudian dia melewati danau yang sangat luas langsung menerobos sehingga tiba-tiba sampailah pada suatu tempat yang memiliki hutan berkabut sungguh sangat pekat.


Hutan itu bernama hutan hujan mistis. Walaupun banyak para petualang datang ke sini tetapi ketika ada waktu masanya menjadi sangat ganas bahkan tidak sedikit juga para petualangan tersesat dan berhari-hari tidak bisa keluar dari hutan hujan mistis.


Menurut peringatan dari pemilik tubuh ini pada awalnya 200 meter dari hadapannya masih gunung hijau yang tidak ada sesuatu yang sangat membahayakan. Hanya saja setelah rarutuhan kuno terlahir tiba-tiba gunung yang berwarna hijau itu berubah menjadi istana yang sangat tinggi seperti menara Petronas dari Malaysia.


Bahkan diameter dari menara itu hampir menyamai bentuk gunung.


Shi Bufan turun dari terbangnya langsung disangkut dengan ejekan para praktisi yang juga menerima tugas untuk mengambil.


“Lihat dia bukankah sampah keluarga Shi! Kenapa sampah menjemput gadiis itu datang ke sini?"


“Hahaha biarkan saja, dia hanya serakah kepada wanita ketika datang untuk berpartisipasi mengambil atau memasuki reruntuhan kuno sudah dipastikan dia akan meninggal lebih awal hahah!"


Sring!


Hanya mengeluarkan niat pedang sedikit saja leher pria itu yang telah mencibir langsung terpotong dan terjatuh ke tanah.


“Ahhhh ada penyusup! Siapa yang berani sekali menyerang secara sembunyi-sembunyi!"


Sring!


Ahhh!


Sring!


Shi Bufan tidak ingin berlama-lama berurusan dengan sampah seperti mereka yang hanya bisa menggonggong. Dia langsung membantai menggunakannya pedang tanpa mereka sadari.


“Dasar sampah! Raja ini tidak ingin dekat dengan sampah seperti kalian," ucapnya sambil berjalan dan melihat pintu reruntuhan kuno itu dilengkapi sihir formasi yang sangat rumit.


Para praktisi yang sedang berpartisipasi, kebetulan ada yang tidak menghina Shi Bufan. Setelah melihat jurus yang menakutkan dari tuan muda itu sungguh bergidik.


“Sial untungnya kita tidak ikut mengajak dia jika tidak mungkin kita akan mati seperti mereka!”

__ADS_1


“Hmmmmm kamu benar! Ini sungguh sangat menakutkan! Lutut ku juga merasa lemah,”


“Hei lihatlah! Tuan muda Shi sepertinya mengamati pintu yang belum terbuka. Apakah dia hendak berniat untuk menerobos langsung sebelum pintu terbuka? Bahkan jika dia ingin seperti itu, sungguh sangat mustahil!”


Tetapi, Shi Bufan yang berpengalaman sebagai Raja tertinggi, sedikit tampil menggunakan sihir informasi langsung hanya membutuhkan satu jam dia merontokkan sementara dari sihir farmasi dari pintu itu.


Alhasil dia memasuki sebelum waktunya. Tetapi sihir formasi yang dilakukan oleh Shi Bufan hanya berlangsung sekitar sepuluh detik saja. Sepuluh detik sudah berlalu maka sihir formasi itu kembali seperti semula langsung menutup rapat-rapat.


“Hei! Dia memasuki reruntuhan kuno terlebih dahulu, jangan biarkan sial! Sungguh sangat curang! Ahhh!"


“Ayo cepat kita susul dari belakang!"


Swosh!


Bang!


Aduh!


Sekumpulan praktisi beladiri, langsung terbentur seperti menabrak besi dan terpental ke belakang beberapa kali.


“Brengsek! Sihir formasi ini sudah mengokohkan kembali kita tidak bisa melakukan apa-apa! Kita terpaksa menunggu setengah jam sial!”


Mereka semua ingin sekali mencakar wajah Shi Bufan karena memiliki cara yang curang.


~


~


Sring!


Bang!


Shi Bufan sudah beberapa kali menghindari serangan dari perangkat reruntuhan kuno ini. Mengandalkan teknik penguatan pedang Chaos itu, bisa melakukan semuanya hanya sekali tebas.


“Tidak akan menyerah! Sebelum aku bisa membalaskan dendam kepada pemuda bajingan itu! Dia sudah merebut wanitaku yang telah bersamaku!”


“Jalangg Mo Bingling! Tunggu saja! Aku belum mati setelah aku meningkatkan kekuatanku menjadi raja para dewa aku akan habis kalian berdua!”


Hiya!


Bang!

__ADS_1


Roar!


Semua hewan penjaga yang telah diatur dari reruntuhan kuno itu direduksi menjadi percobaan pembunuhan Shi Bufan.


Hanya sekali tebas, sekumpulan monster langsung terbelah menjadi berapa bagian. Bahkan tatapan Shi Bufan sungguh senang ganas sampai pada suatu saat, akhirnya dia melihat ada pemuda yang memakai baju serba putih dengan penampilan yang sangat cantik dan perpaduan tampan. Dia memiliki rambut terurai seperti air terjun dengan warna putih sedikit keparakan.


“Ternyata ada yang lebih dahulu untuk datang ke sini!” Shi Bufan yang sedang dalam keadaan hati amarah mengingat masa lalu langsung tanpa berpasrah-pasal menyerang pemuda tampan yang memiliki rambut putih itu.


“Hiya!"


Pemuda berambut putih itu langsung wajahnya jelek Dia tidak tahu apa-apa karena ingin mengambil barang berharga di tempat ini.


“Apakah dia gila? Sungguh penjahat tidak punya otak!" Pemuda rambut putih mengeluarkan tongkat langung menahannya.


Dentang!


“Apa! Dia sungguh kuat!”


Shi Bufan sedikit mati rasa tangannya setelah berbenturan dengan tongkat itu.


“Teman, mungkin kamu salah paham. Aku di sini hanya ingin mengambil sesuatu. Aku hanya ingin mengambil bunga berwarna biru yang sepertinya aku merasakan berada disini,” ucap pemuda itu yang memiliki nama Ye Futian.


“Maaf aku juga akan mengambil bunga yang kamu ciri-cirinya disebutkan tadi.” Shi Bufan langsung meloncat dan memutarkan tubuhnya sambil mengibas-ngibaskan pedang.


Wush! Wush! Wush!


Ye Futian langsung melakukan sihir angin sehingga Shi Bufan terbawa angin sangat jauh dan menabrak beberapa batu sehingga dari luar tiba-tiba menolak reruntuhan kuno itu bergetar sangat keras.


Bomm!


Para praktisi bela diri, sungguh kaget merasakan getaran yang dihasilkan reruntuhan kuno itu.


“Apakah didalam reruntuhan kuno itu terdapat pertarungan besar sampai-sampai ada gempa yang terasa dari sini," ucap salah satu orang dengan ingin tahu.


Bom!


Bom!


Getaran gempa yang sangat mengguncang masih terasa sehingga mereka semua berpikir ada pertempuran dahsyat di dalam reruntuhan kuno.


...----------------...

__ADS_1


Untuk karakter Ye Futian, dia adalah protagonis juga, hanya saja Author belum mempublikasikan, dan masih di otak hahaha!


...----------------...


__ADS_2