
Bab 564 Apapun itu, Bersedia
Akan tetapi karena status di depannya adalah seorang raja penguasa wilayah tertentu, para penjaga tidak berani untuk mengolok-olok bahkan mengusirnya. Dia langsung tersenyum sopan dan membuka pintu yang sangat luas terbuat dari lapisan emas yang berkualitas bagus.
“Silahkan datang! Yang mulia Bibi Dong sudah menunggu di aula istana sejak lama.” Dia membuka gapura yang bagus sambil membuat pose yang sangat hormat dan kata-katanya tidak ada nada menghina karena mereka sudah terlatih sejak lama.
“Terimakasih!” Yang Chen mengangguk langsung menoleh ke arah Long Fai dan pergi masuk ke dalam.
Dibelakang, Li Aotian yang wajahnya sudah tidak tahan lagi untuk membunuh diam-diam dari belakang, dia suka menghilang sehingga kedua Paman itu melihat hilangnya Li Aotian seketika menjadi bingung.
“Dimana dia? Kenapa kita tidak mengetahui kepergian tukang sapu itu?”
“Tidak tahu, mungkin dia sudah pergi untuk menyapu ke tempat lain.”
“Masuk akal juga.”
Kemudian dia aula yang sangat megah, ada wanita yang sangat cantik yang duduk di singgasananya. Tatapannya sangat tenang seperti air. Tetapi jika kamu melihat ketenangan dari wanita itu, kamu juga akan merasakan rasa bahaya seperti air yang akan menenggelamkan kamu.
Dia adalah Bibi Dong yang sekarang sudah memakai baju kerajaan terbaiknya untuk menunggu kedatangan Long Fai.
Buk! Buk! Buk!
Bibi Dong mendengar suara langkah yang cepat seperti pelayan yang datang ke sini untuk memberikan sebuah informasi.
Pelayan langung berlari Dan Dia bersujud untuk mengatakan bahwa raja Xiandi berserta Yang Chen sedang datang dan sebentar lagi akan menemui kamu.
Bibi Dong Entah kenapa Kedua telapak tangannya berkeringat seperti ada rasa gugup. Soalnya baru pertama kali dia menerima tunangan agar menjadi kekasih Long Fai.
Bibi Dong mengangguk dan berkata: “Baiklah ... Biarkan dia datang ke sini saya akan menunggunya.”
Disampingnya ada Tang Ning yang sedang mengipas-ngepasi Bibi Dong. Dia juga ingin tahu bagaimana rupa raja Xiandi.
__ADS_1
Menurut apa yang dikatakan Bibi Dong, Long Fai tunggu sangat kuat bahkan tidak bisa membayangkan Bagaimana kekuatan yang dimiliki oleh Long Fai jika menggunakan kekuatan seriusnya.
Bahkan Bibi Dong tidak mengetahui batas kekuatan dari para punggawa dan penduduk di kerajaan Naga Azhure. Yang pasti Long Fai kekuatannya sangat hebat setara dewa.
Satu menit....
Dua menitan....
Lima menitan....
Akhirnya dari kejauhan Bibi Dong melihat sosok yang dia kenal sambil menatap ke arah dirinya dengan tenang. Matanya sungguh dalam, seperti sumur kuno dan seterang alam semesta. Jika kedua matanya menutup, seolah alam semesta akan runtuh.
Langkah kakinya sungguh mantap seperti sedang mendekati sumber pahala.
Kemudian kamu melihat Long Fai juga sedang bertatapan dengan Bibi Dong. Dia mengakui bahwa Bibi Dong cantik. Dulu dia belum terlalu sekilas Melihat lebih lama penampilan Bibi Dong karena sedang melakukan pertempuran melawan Oscar dan Dia Mubai.
Bahkan ketika Bibi Dong sedang berkunjung dirinya pergi ke wilayah Arcadia kalau tidak salah tapi.
Long Fai berkata terlebih dahulu, “Hallo mungkin kamu sudah tahu bahwa aku datang ke sini ada maksud tertentu.”
“Aku sudah tahu dan aku juga sudah siap tanpa pikir panjang.” Bibi Dong membalas dengan ringan.
“Ehh ... Apakah kamu tidak mendengarkan lebih lagi alasan aku datang kesini?” Long Fai bingung.
“Aku tidak butuh alasan. Bahkan aku bersedia walaupun kamu pada dasarnya tidak menyukai aku hanya ingin mendapatkan wilayah ini.” Bibi Dong mengangguk.
Apakah kamu bercanda? Dia sepertinya wanita bodoh yang gampang dibohongi oleh laki-laki. Untungnya yang datang bukan laki-laki lain, melainkan Long Fai yang menemuinya.
“Bahkan jika aku tidak menyukaimu hanya sebagai alat Apakah kamu tidak apa-apa?” tanya Long Fai dengan aneh.
“Tidak apa-apa. Aku bersedia,” jawab Bibi Dong.
__ADS_1
Tang Ning seketika berbisik, ”Yang mulia! Apakah kamu bercanda. Menikah tanpa cinta itu sungguh mustahil! pikirkan baik-baik. Jika yang mulia tidak menyukai atau sebaliknya, lebih baik batalkan!”
Bibi Dong langsung menggelengkan kepalanya, “Tidak aku menerima nya juga karena agar semua musuh atau para pengejar yang sudah membuat Aku muak bisa menjauh. Alih-alih Aku tidak menikah, maka aku akan diganggu pria lain yang sangat menyebalkan. Jika aku sudah dulu kekasih, maka aku akan memiliki tempat bersandar walaupun kemungkinan besar itu mustahil.”
Long Fai akhirnya paham dan mengangguk dan berkata sambil tersenyum, “Kamu benar jika aku tidak dipaksa oleh kekasih ku karena dia sedang mengidam agar aku menjadikan kamu kekasih ku. Mungkin ini takdir lewat wanita ku agar aku dijadikan tempat bersabar Jika kamu merasakan. Tidak apa-apa jika kamu penat, maka dadaku luas seperti alam semesta.”
“Ahh jadi seperti itu, tetapi tidak apa-apa aku akan menerima demi istri mu.” Bibi Dong mengangguk. Dia ingin berkata lagi, tiba-tiba ada pemuda yang tak tahu keluar dari mana langsung berlari mencoba menikam Long Fai.
Wsuhh!
“Ahh bajingan kamu! Kamu ingin mengambil Bibi Dong mustahil akan ku bunuh!” Li Aotian murka dia menggunakan pedang langsung menikam leher Long Fai sangat cepat.
Entah keluar dari mana, tiba-tiba Li Aotian yang sedang berlari untuk mencoba menyerang Long Fai, ketika terjatuh karena terpeleset kulit pisang.
Swuhh!
Ahh!
Alhasil, pedang itu mengenai paruh dirinya sampai keluar darah sangat banyak.
Li Aotian langsung bangun mencabut pedang itu yang sedikit menancap di perut. Dia juga tidak tahu dari mana keluarnya kulit pisang tersebut. Bahkan dia juga sudah mengamati sejak dari lama bahwa di ruangan tersebut tidak ada kulit pisang. Hanya saja setelah dirinya menyerang tiba-tiba terpeleset kulit pisang sehingga membuat aneh.
Long Fai juga bingung sudah dua kali lebih dia mendengar atau melihat sendiri kulit pisang yang entah keluar dari mana tiba-tiba menggagalkan rencana musuh atau sebaliknya kulit pisang itu menjadikan berkah bagi lawannya.
Sebenarnya siapa yang menaruh kulit pisang itu? Bahkan Long Fai dan Yang Chen bingung.
Yang Chen juga pernah mendengar dari orang tuanya ketika Dayan Xiaobei belum menjadi Raja, ada Raja generasi pertama yaitu Dayan Mulin.
Dia terjatuh ke jurang akibat terpleset kulit pisang sehingga di dalam jurang tersebut, menemukan harta yang sangat kuat.
Sekarang dia juga melihat dari mata kepala sendiri bahwa Li Aotian tiba-tiba terpasang kulit pisang yang keluar Entah dari mana.
__ADS_1
Long Fai menghilangkan gagasan bingung masalah kulit pisang dia akhirnya menatap ke arah Li Aotian dan menghina. “Kamu ingin menikamku dari belakang? Tetapi kamu juga tidak melihat situasi sampai menginjak kulit pisang sampai terjatuh. Sungguh memalukan!”