Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Tidak Tahu Ketinggian Langit


__ADS_3

Bab 70 Tidak Tahu Ketinggian Langit


Kurang lebih 3 juta tahun di Artefak lantai tiga, tapi di dunia Tongtian hanya 1 jam lebih Long Fai menghilang di ruangan pelelangan.


Di sebuah sudut, Long Fai akhirnya muncul dari udara tipis tanpa orang sadari, setelah itu dia menghampiri tempat di mana dia duduk.


Zhao Wan yang melihat Long Fai tatapanya luar biasa, dia melihat bahwa perilaku Long Fai ada yang sedikit berbeda. Namun, dia tidak mengetahui perbedaan itu.


"Akhirnya aku melihat matahari lagi." Long Fai lega, dia mengingat penyiksaan 3000 tahun lebih di kegelapan tanpa cahaya dia masih merinding.


Setelah itu dia melihat bahwa jumplah orang yang ada di ruangan ini sudah berkurang tinggal berapa saja.


Bahkan Long Fai melihat Ho Tu bersama Ming Qing sedang mengantri dengan cemberut. Melihat dia mau membayar, Long Fai menyringai dan mendekati Zhao Wan dan duduk di sampingnya.


Ho Tu yang melihatnya cemberut tidak senang bahkan dia menatap ke arah dirinya sambil senyum lembut seseolah mengharapkan sesuatu kepada dirinya.


"Sangat menjijikan kamu merusak pemandangan mata aku." Ho Tu tak tahan setelah sudah tiba di depan untuk menyerahkan kepingan emas dia menghina Long Fai.


Namun Long Fai tidak membalas, tiba-tiba Feng Zhi mendekati sambil cemberut menyerahkan dua batang bambu emas yang tidak di jual. "hanya sisa dua orang tidak sanggup untuk membayar ini akan di kembalikan."


"Baiklah terimakasih itu tidak masalah." Long Fai menerima dan dia memasukan satu batang bambu emas, lalu dia menyisakan satu dan Long Fai membelahnya menggunakan belati dia jadikan dua bagian dan di serahkan kepada Zhao Wan dan Feng Zhi.


"Ini buat kamu." Long Fai menyerahkan dengan ringan.


"Ini untuk kami?" Zhao Wan kagum, dia menerima barang ini dengan geratis.


"Tidak mungkin... tidak mungkin... Ini pasti palsu." Ho Tu tidak mempercayai apa yang di lihat dari matanya. Dia tidak percaya bahwa bambu yang sangat legenda pemiliknya adalah pemuda yang terus dia hina.


"Apa yang tidak mungkin bambu ini adalah milik aku, kamu nah.. harus membayarnya." Long Fai menjawab dan menganggukan kepalanya.


Ho Tu merasa tertipu, dia menawar harga paling tinggi karena Long Fai yang menghasut. 20jt M kurang lebih dia di keluarkan hanya dua item. "Ini gara-gara kamu, kamu mencoba merangsang aku agar aku menawar lebih tinggi kan."


Melihat wajah di balik cadar Ho Tu yang sedang murung, Long Fai merentangkan tanganya dan berkata sangat bebas. "Di pelelangan, harga tertinggi adalah pemenangnya, kamu sebagai wanita yang menawar harga yang sangat fantastis, maka kamu berhak memiliki. Tentu saja harga seperti itu menurut kamu sangat murah, karena barang ini seperti yang kamu tahu dari jaman kuno sangatlah lanka."


Ho Tu tidak bisa membantah, namun ketika dia melihat Long Fai menyerahkan bambu emas kepada kedua wanita itu, dia hampir pingsan. Dia sendiri mengeluarkan uang yang sangat fantastis hanya untuk mendapatkan dua item ini. Namun di samping itu, dia melihat wanita bertopeng hanya duduk manis dia mendapatkan imbalan harta tertinggi.

__ADS_1


Ho Tu sangat iri.


"Ayo cepat bayar aku ingin pergi beristirahat." Long Fai cemberut dia sangat ingin tidur. Selama jutaan tahun dia memikirkan jika dia selesai ujian lantai tiga maka dia akan menjadi ikan asin yang hanya tidur makan dan meminum.


"Kamu!" Ming Qing sama sekali tidak menyukainya dia memandang ke arah Long Fai yang basis kultivasinya masih fana. Ming Qing mengejek. :"Kamu hanyalah manusia biasa, kamu sangat sombong karena memiliki bambu emas tingkat peri, aku yakin kamu sangat menyia-nyiakan bakat."


"Aku tidak peduli, kamu berkata seperti itu, kamu yang menawar harga tertinggi dan semua orang bersaksi. Aku tidak menyalahkan kamu, kenapa kamu marah? Aku hanya ingin menagih apa yang seharusnya milik aku." Kata Long Fai dia menatap Ming Qing tanpa rasa takut.


Dengan cemberut, Ho Tu mengertakan giginya, walau harga ini sepadan, tapi entah kenapa dia tidak suka perilaku ketenangan Long Fai, anda adalah permaisuri yang sudah memerintah ribuan tahun. Namun di hadapan bocah itu dia mati kutu.


"Ok aku membayar." Ho Tu menyerahkan cincin itu kepada Zhao Wan untuk di cek. Setelah di konfirmasi bahwa keping emas ini tidak kurang dia mengangguk. "Kepingan emas ini pas tidak kurang."


Zhao Wan memerintahkan Feng Zhi untuk menyerahkan dua item kepada Ho Tu. :"Silahkan!" Feng Zhi menyerahkan dan berkata hormat.


"Huh!" Ho Tu mendengus dan menerima sambil cemberut. Di sisi Ming Qing dia menatap ke arah Long Fai sangat ganas, semut ini beraninya tidak sopan kepada permaisuri.


"Jangan menatap aku seperti itu, aku sudah mempunyai wanita maaf aku menolak jika kamu menyukai aku." Long Fai menatap ke arah Ming Qing sangat serius.


"Hmmp kamu sangat mimpi, kamu adalah manusia biasa, dan aku adalah angsa yang sangat indah sangat tidak kontras jika aku menyukai kamu, dasar babi kamu." Ming Qing menghina.


"Menjadi kultivator apakah sebangga itu, bukankah menjalani hidup yang sederhana rendah diri dan mencari ketenangan adalah hidup yang semua di ingin kan. Kamu menjadi kultivator dan menganggap manusia biasa adalah semut, kamu harus ingat kamu adalah manusia sama seperti pada umumnya. Bahkan sebelum kamu menjadi kultivator kamu adalah manusia pada awalnya." Kata Long Fai.


"Aku tidak marah hanya saja aku aku tidak suka tatapan kamu, oh iya soal apakah kamu menyukai aku apa tidak lupakan aku hanya bercanda." Long Fai bangun dari duduknya terus dia pergi tanpa melihat kedua wanita itu.


Namun Ming Qing merasa tidak senang karena dia berani mengabaikan permaisuri Ho Tu. "Hei kamu tunggu, kamu berani tidak sopan dan mengabaikan yang mulia ini apakah kamu bosan hidup.?"


"Long Fai berhenti dan menoleh kearah Ming Qing dan berkata. "Aku tidak sopan? Maaf aku hanya peduli uang dan bisnis. Sopan itu hanya formalitas tidak lebih. Bahkan identitas yang mulia jika istimewa, aku tidak peduli. Bahkan kamu seharusnya bersyukur kepada aku bahwa aku memberikan harga item dewa dengan harga murah."


"Kamu sangat lancang, kamu menyuruh kami berterimakasih karena harga murah kamu! Bahkan aku bisa membunuh kamu dan merebut harta itu dan menjadi milik kami." Ming Qing menghina lagi.


"Kamu sangat sombong, jadilah rendah hati, maka kamu akan menjadi peri yang sesungguhnya. Apakah kamu mengira bahwa kamu adalah seekor peri yang turun dari surga, yakinlah di mata aku kamu hanyalah ikan yang yang tidak berdaya di talenan menunggu di sembelih." Setelah berkata, Long Fai berjalan lagi.


Namun Ming Qing menghilang, dia menggunakan perpindahan ruang untuk mencapai di depan Long Fai. Semakin dia berdebat dengan bocah itu, semakin dia tak sabar untuk memberi pelajaran kepada Long Fai yang entah kenapa memandang dirinya seseolah tanpa takut.


Sosok Ming Qing sudah tiba di depan Long Fai dia hendak meninju menggunkan kekuatan sedimikan rupa paling rendah, dia takut menghancurkan tubuh Long Fai.

__ADS_1


Namun dalam pandangan Long Fai, tinju itu sangat lemah seperti wanita pemalu bahkan menurut Long Fai tangan ini jika mengangkat 5 liter air tidak kuat.


Long Fai melambaikan tangannya langsung menangkap kepalan Ming Qing.


Bahkan Ming Qing yang awalnya menyringai jahat, tiba-tiba raut wajahnya berubah, karena dia merasakan bahwa kekutan tinju ini, secara misterius kekuatanya hilang setelah di tangkap tangan Long Fai.


Karena marah, tangan kiri yang kosong mencoba menampar Long Fai menggunakan kekuatan penuh, dia sudah tidak peduli lagi jika dia membunuhnya.


Tapi, sekali lagi entah kenapa kekuatan yang dahsyat secara misterius hilang dan tamparan itu menjadi tamparan biasa.


Long Fai juga menangkap tamparan Ming Qing menggunkan salah satu tanganya lagi.


"Kamu sangat tidak sopan berani menyerang menyelinap." Long Fai cemberut dia mendorong Ming Qing, sampai tersungkur jatuh.


"Kamu bajingan..!" Ming Qing tak tahan dia mengeluarkan pedangnya dari cincin penyimpanan langsung menebas Long Fai.


Long Fai melihat Ming Qing menggunakan pedang dan seperti amartiran dia mengeluarkan serulingnya, dan dia menghindar dari serangan Ming Qing langsung memukul kepala Ming Qing hingga berdarah.


Bahkan Ming Qing sendiri seharusnya dengan kultivasi yang tinggi dia bisa menghindari pukulan begitu mudah. Namun entah kenapa seseolah kekuatan sendiri hilang dan menjadi orang biasa dia tidak ada kesempatan untuk menghindar. Alhasil kepala itu terkena pukulan seruling.


Karena seruling terbuat dari kualitas peri maka pukulan Long Fai akan membuat luka serius bagi Ming Qing yang kekuatannya hilang.


"Ahhhh! Darah kamu berani memukul aku..!" Ming Qing meraung marah. Namun dia di tampaar lagi.


"Plakk!"


"Kamu siall!"


"Plak!"


"Kamu berani menampar aku!"


"Plak!"


Akhirnya Long Fai menampar lusinan kali di wajah Ming Qing, sehingga dia menangis.

__ADS_1


Long Fai tidak peduli dan menoleh ke arah Ho Tu dan berkata. "Ini kah yang di sebut kultivator, kenapa sangat lemah? Bahkan melawan manusia fana seperti aku masih tidak berkutik, aku curiga terhadap kamu, jangan-jangan kamu adalah kultivator palsu."


Setelah berkata, Long Fai pergi bahkan banyak pembudidaya yang tercengang melihat pertarungan ini.


__ADS_2