Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Qingua Tidak Terima


__ADS_3

Bab 439 Qingua Tidak Terima


Qingua seketika langsung marah, dia tidak terima jika provinsi yang sedang dikelola oleh dirinya, akan melihat warga sendiri dibantai di hadapannya.


Karena sangat marah, akhirnya langsung menyerang jendral Meng.


“Kamu jenderal Kenapa membunuh bukankah apa yang mereka katakan sudah benar? Kenapa kalian begitu kejam?" Qingua tidak habis pikir.


“Kamu jangan seperti malaikat. aku ingat kamu juga ikut dalam andil memberantas suku Orc. Jika kamu mendukung menghapus dan membantai suku orc itu, bukankah jika kamu melihat aku membantai warga Qingua tidak masalah bukan?”


"Tak!"


Senjata makan tuan, sekarang Qingua tidak bisa memprotes lagi apa yang dikatakan oleh jenderal Meng. Akan tetapi, Qingua masih berdalih seperti ini, “Ini benar, aku telah membantu sang raja untuk membantai suku Orc sehingga tidak ada yang tersisa. Tetapi, entah kenapa aku masih marah dan tidak rela jika kalian semua membantai rakyat Qingua.”


“Mungkin ini adalah pembalasan dari sang Dewa kepadaku, dan sekarang aku mengetahui betapa kehilangannya jika warga Qingua pada mati akibat di bantai, karena aku juga lahir di sini.”


“Hahaha apakah kamu akan bertobat karena masalah ini? seharusnya kamu tahu di dunia ini tidak ada orang yang benar-benar memiliki hati yang bersih semua makhluk di dunia ini walaupun ada niat kebaikan tersimpan niat jahat yang sangat besar hanya saja belum saatnya diungkapkan.” Jendral Meng mencibir kemudian Karena wilayah ini sudah ditinggalkan seperti padang pasir, akhirnya memerintahkan beberapa prajurit untuk kembali lagi ke wilayah pusat.


”Oi tunggu bajingan!” Qingua meraung langsung menyerang Jendral Meng. Sayangnya karena dalam jumlah pertempuran Qingua tidak diuntungkan karena hanya sendiri saja. Sehingga ketika sedang menyerang Jendral Meng seketika prajurit lainnya langsung mengeroyoki Qingua.


"Bom!"


"Engah!"


Qingua terboyong-huyung akibat diserang secara koreokan oleh beberapa prajurit.


Akhirnya Qingua ditolong beberapa warga.


“Yang mulia Qingua, apakah kamu tidak apa-apa?” Satu warga langsung menolong akhirnya beberapa lainnya mengikuti untuk membantu Qingua.

__ADS_1


“Aku tidak apa-apa,” jawab Qingua sambil mengeluarkan nafas berat tatapannya sangat tajam ke arah jendral Meng yang sedang menatap ke arah dirinya dengan senyuman tipis.


“Kita tunggu saja, ketika aku meminta bantuan Long Fai, kalian akan tahu akibatnya!” Kemudian, Qingua berkata sambil menunjuk tangannya ke arah Jendral Meng.


Jendral Meng bahkan tidak tahu siapa Long Fai sehingga hanya mengangkat bagus saja. ”Nama itu aku tidak mengetahui, tetapi jika nama yang kamu sebutkan itu melawan kami sepetnya akan disayangkan tidak memiliki kepercayaan.”


“Cih.. kita lihat nanti,” ucap Qingua. Kemudian Dia berkata lagi. ”Aku akan melaporkan masalah ini kepada raja, karena kamu bersikap semena-mena kepada aku.”


“Hahaha! Jika kamu ingin mengadu kepada Raja Shin, aku dengan senang hati menunggunya bagaimana tanggapan dari Raja Shin.” Jendral Meng tertawa terbahak-bahak kemudian mereka semua langsung terbang dengan kecepatan sangat tinggi, sehingga Qingua yang melihatnya tentu saja muntah.


Kenapa ketika mereka semua datang ke sini untuk menolong tidak terbang? Malahan dia hanya berjalan seperti sedang pawai. Akan tetapi, ketik tadi ya meninggalkan wilayah ini dan kembali pulang, mereka semua langsung terbang sangat cepat dan hanya membutuhkan beberapa saat, sudah menghilang dari pandangannya.


Qingua hanya bisa menggelengkan kepalanya. Dia harus melaporkan masalah ini Raja Shin. Jika tidak, jendral Meng akan berbuat semena-mena.


~


~


Long Fai saat ini sudah tiba di provinsi Benimaru, dan dia juga sudah mengatakan bagaimana kondisi wilayah Shin perbatasan dengan wilayah dirinya.


Long Fai sudah memerintahkan para warga yang dengan senang hati pergi ke hutan untuk berburu daging. Untuk masalah vegetarian kebetulan wilayah Naga Azhure sekarang belum memasuki masa panen.


Long Fai mengumpulkan beberapa warga wanita untuk di ajarkan cara-cara menjahit dan Long Fai juga akan memerintahkan mayat hidup untuk membantu ke wilayah provinsi Qingua agar bisa membangun untuk membuat rumah.


Di Qingua sekarang semuanya gersang tidak ada pohon hanya tanah yang gersang akibat gelombang panas yang dihasilkan pertempuran.


Jika wilayah itu ditolong oleh dirinya tentu siapa lagi? Berharap kepada sang Raja Shin, mungkin kemungkinan kecil membantu hanya beberapa persen saja. Karena Long Fai mengetahui bahwa mereka semua adalah serakah dan tamak. Jika wilayah itu sudah tidak memiliki rupa yang diinginkan oleh Raja, maka wilayah itu sudah menjadi anak tiri.


Apa lagi wilayah Qingua sekarang gersang akibat pertempuran dirinya dan suku Fang. Tentu saja, bukan wilayah Qingua saja, akan tetapi diantara planet lainnya juga ada yang gersang akibat pertempuran dirinya dan suku Fang.

__ADS_1


Karena untuk memberikan kompensasi kepada Qingua, maka membantu sebisa mungkin. Apa lagi, dengan situasi seperti ini maka pertolongan dirinya akan menarik perhatian para warga yang masih tersisa agar bisa menguasai wilayah Qingua seutuhnya.


Memikirkan ini, Long Fai tiba-tiba tertawa sangat lepas, “Hahahah!”


Tawa yang sangat keras akhirnya membuat Benimaru dan Fang Molin menatap dengan bodoh.


Fang Molin seketika cemberut langsung mencubit pinggang Long Fai.


“Apa yang kamu lakukan! Apakah kamu membuat aku kehilangan muka!" Fang Molin berbisik sambil melototkan matanya.


”Maaf aku terlalu bersemangat karena memikirkan sesuatu.” Long Fai menggaruk hidungnya sambil canggung.


Kemudian, Long Fai memerintahkan Benimaru dan Zhang Takimachi untuk memerintahkan para penduduk untuk berburu mosnter semampunya dan memberikan teknik menjahit kepada para penduduk.


Setelah itu, Fang Molin dan Long Fai langsung menghilang di udara tipis sudah tiba di tempat Toko Kelontong.


Long Fai setelah melihat toko yang didirikan Belum lama ini akhirnya matanya terbuka lebar.


Ternyata, Long Fai pergi meninggalkan toko Itu sudah berlalu hampir dua bulan sehingga ketika melihat hutan yang dulunya gundul sekarang menjadi indah dan mengagumkan.


Penginapan sedikit demi sedikit sudah dibangun sampai ke tingkat yang sempurna. Bahkan toko milik sendiri sepertinya sudah ada beberapa pelanggan yang sering datang ke tempat itu walaupun harganya mahal tidak menghiraukan.


Long Fai membawakan Fang Molin sambil memberikan informasi bahwa di dalam toko itu, ada salah satu wanitanya yang bernama Wang Roulan.


Ketika Long Fai sedang berjalan dan memasuki tokonya tiba-tiba melihat ada Murong Ruyue yang perutnya sudah besar dan Long Fai melihat Wang Roulan sedang mengelus-ngelus perutnya.


Seketika, Murong Ruyue menyadari bahwa ada Long Fai yang sedang menatap ke arah dirinya. Tanpa berlama-lama, akhirnya berlari sambil meluncur dan memeluk.


“Ahh kenapa kamu lama sekali sekarang sudah tiga bulan aku tidak melihatmu!” Murong Ruyue memeluk tubuh maskulin Long Fai sambil menghiraukan keberadaan Fang Molin disamping.

__ADS_1


“Apa tiga bulan?” Long Fai kaget. Ternyata dia sudah meninggalkan tempat ini selama tiga bulan!


__ADS_2