Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Apakah Kamu Wanita


__ADS_3

Bab 30 Apakah Kamu Wanita?


Setelah berkata pedas, Long Fai melompat selayaknya Hulk dengan sangat jauh.


"Bom!"


Setiap loncatannya itu, ada angin yang berderu-deru.


Long Fai dalam sekali loncat akan turun sejauh 5 kilo meter karena lompatan yang sangat jauh itu, untuk kembali pulang di sekte tidaklah lama.


Dan Nalan Rua yang melihatnya, pergi dan teringat ketika kata-kata Long Fai dia menjadi sangat marah.


Ketika memikirkan lagi dia bertanya dalam hati, apakah anda begitu dermawan dan rupawan sehinga berani sekali anda berkata seperti itu seseolah anda tampan.


Su Yan yang melihatnya juga jelek, dia tidak tahu isi otak Long Fai sehingga mengeluarkan kata-kata seperti itu, jika dia laki, mungkin Su Yan akan dengan senang bahwa nama anda di kenang untung putri.


Tapi dia tidak menyangka bahwa Long Fai menolak secara mentah tanpa ampun.


Sangat tidak tahu malu!


"Tuan apakah kita akan mengikuti lagi?" Kata Su Yan sambil meredakan amarahnya.


"Itu tidak perlu, ayo kita kembali ke kaisaran untuk melapor ayah." Kata Nalan Rua dia tidak ingin repot-repot untuk mengikuti Long Fai, dengan dia sudah mengetahui namanya itu tidak sulit untuk mencari informasi.


"Kalau begitu ayo kita pulang, kebetulan kakak kamu Nalan Hu juga akan pulang dalam beberapa hari lagi." Kata Su Yan berkata kepada Nalan Rua.


Setelah itu mereka berdua terbang dengan cepat sehinga mehilang karena sudah jauh.


Di samping itu, Long Fai yang sudah melompat dengan jauh, tanpa dia sadari sudah tepat tiba di depan sekte. Talpi dia melihat bahwa ada pemandangan aneh.

__ADS_1


Ke anehan itu adalah bahwa gubuk yang dia tempati menjadi bersih dan dinding yang jebol akibat pertemuran di hari lalu sudah hilang dan di gantikan dinding kayu yang baru dan bersih.


"Ini...?" Long Fai mengaruk kepalanya merasa bingung entah siapa yang memperbaiki gubuk ini.


"Hai nak...apakah kamu puas dengan apa di lihat gubuk sekarang." Tiba-tiba ada suara dari belakang Long Fai, dan dia sendiri akrab dengan suara itu.


Setelah itu Long Fai menoleh ke arah suara berasal dan dia tersenyum dengan itu, dia berkata. "Paman Li apakah ini kamu yang merenkvasi?"


"Ini benar, apa yang kamu katakan bahwa aku yang merenovasi, bagai mana pendapat kamu apakah bagus?" Kata Paman Li dengan senyum ramah.


"Ini bagus dan enak di pandang." kata Fai dia jujur, bahwa di bandingkan gubuk pada waktu itu itu tidak di sebutkan dan sangat lusuh.


"Sebenarnya aku datang ke sini hanya ada tujuan." Kata Paman Li dia berkata kepada Long Fai.


"Katakan lah paman, jika itu adalah yang terpenting." Long Fai menyuruh Paman Li untuk melanjutkan kata-katanya karena dia juga ingin tahu apa tujuannya.


Long Fai dengan semangat tentunya seperti mahasiswa sedang di tawarkan apakah anda ingin sekeping uang, dia semangat dan begitu ngiler.


"Iya.. aku ingin..!" Tanpa berpikir dia menerima langsung.


Dia berpikir jika kekuatannya menojol dan tentunya sudah di cap jenius dia akan memamerkan siapa sampah sebenarnya kepada bajingan ayah laknat.


Dia juga tahu bahwa mungkin saja ayah sendiri untuk menghadapi kedua patriak Chan akan begitu tertekan dan mungkin saja ayah sendiri akan kalah telak.


Memikirkan ayah sendiri, itu seperti kentut. Bukan hanya itu saja dia juga menatikan kakak biologis sendiri yaitu Long Yu.


Dia sudah menduga bahwa Long Yu juga membenci dirinya.


Mengeratkan tanganya dia bahwa sangat yakin di dunia ini hanya sebuah kepalan yang berbicara.

__ADS_1


Setelah itu, dia juga melihat bahwa gubuk ini menjadi begitu besar, dia juga melihat bahwa di gubuk itu sendiri ada pelakat dengan tulisan Long Fai.


"Ok sekarang kamu resmi menjadi murid dalam." Setelah berkata dia menyerahkan seragam murid dalam dan di bagian dada ada lencana emas yang memwakili bahwa dia sudah menjadi murid kebangaan sekte.


Paman Li walau dia adalah penjaga pavilium alkimia tapi dia juga bagian dari sekte ini. Rata-rata ada murid ahli medis yang berguru kepada Paman Li.


"Ok perkuat latihan kamu, karena mungkin di hari tidak sebentar akan ada misi, kamu sebaiknya berlatih dengan giat." Setelah berkata lagi, kemudian Paman Li pergi meninggalkan Long Fai sendiri.


Setelah mengetahui bahwa Paman Li sudah tidak ada, tiba-tiba Long Fai tertawa.


"Heheheh.. Hahahaha.. Keluarga Long kentut.. Lihat siapa yang sampah..!" Long Fai tertawa gembira sambil melihat ke atas.


Dia juga tidak lupa untuk berterimakasih kepada Artefak Naga, tapi ketika dia berterima kasih ada suara getaran, dan getaran itu seperti dengusan seseorang wanita.


Karena merasa aneh bahwa Artefak Naga itu berkelamin wanita maka Long Fai berkata dalam hati. "Artefak Naga.. apakah kamu sebenarnya Artefak wanita.?"


Setelah kata-kata itu selesai tiba-tiba tubuh Long Fai kejang-kejang seperti tersengat listrik tegangan tingi.


"Ini...!" Long Fai merasa ngeri, ketika tersengat tegangan tingi dia juga sudah yakin bahwa Artefak ini seperti wanita yang sentimental.


"Artefak Nisan maafkan aku..!" Long Fai menangis, dia mengingat ketika dia pertama kali menyatu dengan Artefak Naga, bahwa dia begitu arogan untuk memarahi Artefak ini.


Tapi, Artefak Naga ini tidak memberikan reaksi, dan sangat sunyi.


Setelah itu dia iseng dan berkata. "Coba katakan Artefak apakah kamu wanita?"


Dan benar saja setelah kata-kata selesai dia tersengat listrik tegangan tingi sehinga dia terjatuh dengan kejang-kejang.


"Sial ini memang benar!" Long Fai menangis.

__ADS_1


__ADS_2