
Bab 50. Kekuatan Memarahi
Long Fai sudah tiba di depan Bai An yang sedang mengumpulkan kayu, dia juga mengangguk kepada Bai An bahwa dia adalah budak yang rajin.
Tapi Long Fai juga heran. Karena, dia melihat bahwa Bai An menebang pohon ini, sungguh sangat luas.
"Apakah kamu begitu bersemangat? Aku melihat bahwa kamu menebang hutan ini sangat luas." Kata Long Fai dia berkata kepada Bai An. Namun dia sadar bahwa di sebelah Bai An, ada wanita cantik, yang sedang memandang dirinya dengan aneh. Dengan itu dia berkata lagi kepada Bai An. "Siapa wanita itu..?"
"Aku tidak tahu, aku hanya menyelamatkan wanita ini, karena sebuah kesepakatan." Kata Bai An dia mengangkat bahu, dia juga menjelaskan semua kepada Long Fai, ketika dia bertemu Dayan Sumei.
"Apakah mereka berdua tidak tahu?" Dayan Sume, diam-diam mengerutkan keningnya. Dengan setatus putri kerajaan, kenapa mereka tidak mengetahui identitas yang ada di miliki dirinya?
Memikirkan itu, Dayan Sumei bertanya-tanya kepada sendiri. Apakah dia hanya berpura-pura atau memang benar.
Namun Wang Roulan yang sedang terkejut karena, apa yang di lihat di ladang ini tanpa sadar dia melihat Dayan Sumei, dengan itu, Wang Roulan berkata dengan hormat. "Oh Wang Roulan telah melihat Nona Dayan."
Dayan Sumei mengangguk kepada Wang Roulan, dia ahirnya ada yang tahu tentang identitas ini.
Long Fai dan Bai An juga mengepal tanganya dengan hormat kepada Dayan Sumei.
"Long Fai melihat nona Dayan."
"Bai An melihat nona Dayan."
Dayan Sumei yang melihatnya tentunya, mengangguk, namun dia melihat banwa tatapan Long Fai dan Bai An kepadanya, seperti biasa hanya sebatas formalitas tanpa ada rasa kagum.
Dengan itu, dia cemberut, anda hanyalah ranah kultivasi fana, namun anda melihat dia dengan tatapan remeh, siungguh sangat sombong.
Apa yang di katakan dalam hati Dayan Sumei, tentu saja Long Fai tidak mengetahuinya.
Bahkan Long Fai tidak peduli dan berkata. "Kamu apakah sudah mengumpulkan kayu, jika sudah ayo kita memanggang ikan heheh!" Saat ini Long Fai tidak sabar, hingga air liur jatuh.
"Baik Boss..!" Dengan itu, Bai An mengeluarkan ikan yang sudah di ambil dan dia di letakan di sebuah talenan.
Ketika ikan yang gemuk di lihat oleh Wang Roulan da Dayan sumei, dia hampir melototkan matanya karena terkejut, Dayan sumei sebenarnya sudah tahu bahwa ikan ini adalah monster. Namun dia tidak mengira bahwa ikan ini adalah ikan monster yang sangat jahat, bahkan satu ikan monster ini bisa menghancurkan satu kerajaan.
Tapi apa yang membuat aneh adalah ikan yang ganas ini ketika di cengkram oleh tangan Bai An seseolah kekuatan itu hilang dan menjadi layaknya ikan biasa.
__ADS_1
Bahkan Wang Roulan yang melihat perilaku Bai An hampir terjatuh saking takutnya.
Tiba-tiba Long Fai berkata. "Oh ahirnya kamu bisa menangkap ikan itu, walau masih amartiran."
"Hmm dengan intruksi kamu boss, aku hanya memahami sedikit." Kata Bai An di bandingkan ketrampilan menangkap yang di miliki Long Fai, dia hanyalah kentut.
"Ayo kita potong ikan ini.." Kata Long Fai dia tak tahan untuk menyantap.
Kemudian dia pergi mengampiri Wang Roulan. Setelah itu, dia berkata. "Kenapa kamu seperti ini? Apakah kamu tidak nyaman? Oh iya aku melupakan sesuatu, aku belum mempersiapkan tempat tidur kamu yang akan kamu singgahi."
"Itu bisa di bicarakan nanti, aku hanya ingin berkata sesuatu dari kamu." Kata Wang Roulan. Dia harus mengetahui dari mana asal semua benda dan tanaman surgawi ini.
Karena Wang Roulan sungguh tidak menyangka, Long Fai yang di cap sampah, sebenarnya memiliki tanaman surgawi, peternakan monster, bahkan gubuk ini terbuat dari kualitas yang tak kalah kuatnya. Dan ada satu hal lagi. Yaitu, Long Fai dengan ringan, memberikan manual tingkat surga kepada dirinya. Bahkan jika manual buku ini di lelangkan maka akan ada kekuatan besar yang mengincar manual buku ini. Namun, yang lebih aneh adalah, untuk mepelajari manual ini adalah, anda hanya meneteskan darah, otomatis, anda sudah memahaminya.
Bukan hanya itu saja, dia bahkan dia melihat teratai merah api, yang mekar dengan nyaman di tempat kolam ini. Karena alasan itulah dia harus mengatakan sesuatu kepada Long Fai.
"Apa yang ingin kamu tanyakan?" Kata Long Fai. Dia menyuruh untuk Wang Roulan melanjutkan perkataanya.
"Aku ingin tahu dari mana kamu mendapatkan semua yang ada di sini, apakah kamu tahu hanya satu benda yang kamu punya itu, akan membuat dunia bergetar." Kata Wang Roulan.
Namun Bai An yang mendengarkan apa kata Wang Roulan dia tidak mempermasalahkan, karena Long Fai baginya adalah renkarnasi dari jalan surga sendiri. Bahka Long Fai hanya berkata terus terang, maka jalan surga akan mengikuti.
Maka dari itu, dia harus mengatakan berita ini kepada ayahnya? yaitu raja Dayan sendiri. Karena seharusnya pemilik dari semua barang dan tanaman ini, itu harus menjadi milik keluarga kerajaan.
Dengan itu, diam-diam ada niat jahat dalam hati Dayan Sumei.
Namun Long Fai menjawab pertanyaan yang di keluarkan oleh Wang Roulan sedikit ragu-ragu, dia harus mencari alsan yang masuk akal.
Setelah menemukan alasan yang masuk akal, dia ahirnya berkata seperti ini. "Semua benda ini adalah warisan dari kakek tua, yang aku temui ketika aku sedang di hutan. Bahkan aku tidak sempat untuk berterima kasih, karena dia menghilang secara tiba-tiba."
"Oh kamu sangat beruntung, tapi sungguh sayang, bahwa kamu tidak menanyakan siapa nama kakek yang menolong kamu." kata Wang Roulan dia sedikit percaya dengan alasan Long Fai. Dia tahu bahwa dia menyimpan rahasia besar dan Long Fai tidak ingin menceritakan untuk sekarang.
"Oh iya, aku ingat, sebelum kakek menghilang dia menyempatkan bahwa dia berasal dari negri yang sangat jauh yang tempat itu bernama Konoha." Kata Long Fai dia berkata omong-kosong.
Namun Wang Roulan dia mengerutkan keningnya negri konoha, dia belum pernah mendengarkannya, apakah negri itu berasal dari dunia peri?
"Kamu tidak perlu berpikir keras, ayo kita di sini untuk makan ikan gemuk ini." Kata Long Fai dia harus mengalihkan topik, karena wanita yang sedang di landa jatuh cinta, maka itu akan sedikit merepotkan jika Wang Roulan akan mencari tahu ke akar-akarnya.
__ADS_1
Long Fai dengan sigap, langsung bangun dari duduknya, dia pergi ke ladang untuk mengambil buah-buahan..
Buah-buahan ini, karena efek air yang di dapat dari dunia Artefak, maka kandungan buah ini terasa menyegarkan.
Long Fai memetik buah Apel yang merah dan sangat matang dan dia taruh ke keranjang kecil. Setelah keranjang itu terisis penuh, Long Fai langsung kembali ke tempat duduk.
Setelah sudah tiba di tempat Wang Roulan berada, dia menyerahkan buah apel itu kepada Dayan Sumei dan Wang Roulan.
"Apakah kamu ingin apel?" Kata Long Fai dia menyerahkan apel itu kepada Wang Roulan.
Wang Roulan, tanpa pikir panjang langsung menerima apel itu. Karena, dia merasa bahwa apel itu sangat menyegarkan dan besar.
Tanpa pikir panjang, Wang Roulan memakan apel itu, dengan gigitan kecil.
Namun, ketika dia menggigit apel itu, dia melebarkan matanya, dia meraskan ada jejak energi yang sangat dahsyat yang terkandung dalam buah itu.
"Buah ini ada jejak energi tao...!" Wang Roulan diam-diam terkejut.
Long Fai kebetulan dia makan buah apel itu dengan rakus, bahkan Dayan Sumei yang melihatnya sangat jijik dengan Long Fai. Namun Long Fai, melihat bahwa Wang Roulan sedang terkejut, dengan itu dia berkata seperti ini. "Oh apakah apel ini tidak manis menurut kamu? Jika kamu tidak suka, maka aku mengganti yang baru."
"Ini tidak perlu, buah ini sangat enak dan manis." Wang Roulan harus makan sedikit demi sedikit, karena jika terlalu lahap, maka kandungan tao yang ada di buah apel maka akan meningkatkan ranah kultivasi dirinya.
Sekarang dia adalah di ranah tahap initi di lapisan satu, jika dia memakan lagi dia khawatir jika ranah meningkat dan akan ada petir kesengsaraan di sini.
Kemudian, dia mengambil air minum yang di siapkan oleh Long Fai di meja.
Namun ketika dia meminumnya dia langsung terkejut dan panik karena setelah dia meminum air ini dia langsung meningkat ranahnya dan akan ada petir kesusahan.
Dan benar saja, di antara langit tiba-tiba awan mendung, dan tiba-tiba ada kilat biru yang mengelegar. Wang Roulan merasa bersalah jika petir ini mengenai dirinya, karena akan mengakibatkan kerusakan yang ada di sekitarnya. Dan dia otomatis akan mengacaukaan acara makan yang di sedikan Long Fai.
Di sisi lain Bai An dan Dayan Sumei dia terkejut bahwa ada petir kesusahan yang akan menimpa di area ini, dan setelah mencari tahu, dia melihat bahwa Wang Roulan ranah kultivasi meningkat dan ada jejak kekuatan yang bocor.
"Sial kita akan kena masalah." Mereka berdua berteriak dalam hati. Dia takut jika terkena guntur.
Namun Long Fai mengerutkan keningnya dia menatap ke arah langit dan berkata. "Dasar petir sialan.. apakah kamu akan merusak acara kami..!"
Long Fai memarahi guntur dengan menghadap ke atas. Tapi selang beberapa waktu, tiba-tiba, ada pemandangan ajaib. Yaitu, yang tadinya awan menghitam dengan penuh guntur, setelah di marahi Long Fai, seketika menjadi cerah.
__ADS_1
"ini...!" Bai An dan lainnya tercengang.