Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Kesucian Xia Fei Di Renggut


__ADS_3

Bab 111 Kesucian Xia Fei Di Renggut


Long Fai tidak bisa berbuat apa-apa. Dia hanya berkata seperti ini: "Walau kamu menangis sedemikian rupa, aku tidak tergerak ini adalah petarungan."


Long Fai berjalan menghampiri Ho Tu. Long Fai berkata: "Dimana Tun Ri? Dia masih tidur?"


"Aku tidak tahu, mungkin saja?" Ho Tu menggelengkan kepalanya.


Long Fai berkata lagi: "Aku ingin berpetualang di hutan di sini untuk mencari udara segar. Jika kamu ingin memberikan pengumuan acara akbar pernikahan harus secepatnya."


"Kamu akan tahu nanti, kita akan memberikan kabar akbar seluruh daratan aku besok. Tentu saja aku akan mengirim surat ke kerajaan timur Ye Fan agar si bastard itu tahu hump."


"Baiklah..baiklah.. tapi lebih baik jika kamu ingin memberi kabar ke Ye Fan aku sarankan bawahan aku Tun Ri Ok!" Pinta Long Fai kepada Ho Tu.


Ho Tu mengangguk: "Baik aku tahu kamu karena ada tipu muslihat."


Namun setelah berkata, dia melihat Long Fai yang sedang memandang ke arah dirinya seseolah linglung.


"Kenapa kamu menatap aku seperti itu?" Kata Ho Tu dia cemberut.


"Oh, aku tidak tahu mengapa, hari ini aku melihat kamu sepertinya, bertambah cantik." Long Fai mengangguk sambil tersenyum.


Kata-kata Long Fai membuat wajah Ho Tu tersipu dan memerah. Namun dia tetap mengelak: "Mungkin kemarin hari mata kamu tersumpal sesuatu, sehingga sekarang kamu menyadari bahwa aku cantik huh..!"


"Entah lah, aku juga tidak tahu." Long Fai mengangkat bahu dan berjalan ke kamar. Namun Xia Fei berlari langsung meraih lengan Long Fai.


"Miaww, suami kamu meninggalkan aku..!" Kata Xia Fei dia memeluk lagi tangan Long Fai.


"Ini brengsek..! Kamu.. Lepaskan aku ingin tidur beristirahat.." Kata Long Fai, dia mulutnya berkedut.


Ho Tu yang melihatnya cemburu dia mengepalkan erat-erat tanganya langsung meraih lengan Xia Fei dan mencoba melepaskan.


"Heh jalaang..! Lepaskan Long Fai, dia adalah milik aku.. Lepaskan tangan kotor kamu itu..!" Teriak Ho Tu seperti kucing terinjak ekornya.


"Tidak akan.. Long Fai adalah suami aku, dan dia sudah merusak kesucian aku, ya kan suami..!" Balas Xia Fei dia memegang erat-erat lengan Long Fai.


"Hahahah kamu adalah pembohong, aku tahu Long Fai adalah pria yang lurus, dan kamu hanya omong kosong." Kata Ho Tu tangan kanan menarik dan tangan kiri mencoba menarik rambut Xia Fei.


"Lepskan...!"


"Tidak..!"


''Suami tolong aku..!"


"Suami pantatmu.. dia bukan suami kamu..!"


"Ahhhh!"

__ADS_1


Para pelayan "...."


Lu Change "...."


Mulut Long Fai berkedut dia langsung berteriak. "Sial kamu bersik..!'


"Bom!"


"Plak!"


"Bug!"


Dan pada akhirnya, Ho Tu dan Xia Fei, dia pingasan setelah di tinju Long Fai.


"Tepuk...!


"Tepuk!"


"Tepuk!"


Long Fai menepuk tanganya. Dia sangat lega setelah menghajar kedua wanita ini dan dia pergi ke kamar untuk beristirahat karena dia akan berpetualang sendiri di hutan terdekat.


......................


Di malam hari, Long Fai seperti orang mati. Dia tertidur sangat pulas.


Sehingga Long Fai dia di berikan tempat tidur yang terpisah. Ketika malam hari, Ho Tu berjinjit-jinjit. Dia ingin mengintip kamar Long Fai. Namun, dia melihat Xia Fei yang sedang diam-diam memasuki ke kamar Long Fai sangat pelan.


"Hehehe." Xia Fei menyringai diam-diam tanpa sepengetahuan di bahwa dirinya sedang di intip Ho Tu langsung memasuki kamar Long Fai.


Di dalam kamar Xia Fei tersenyum menawan dia sudah berpakaian tipis langsung membuka selimut Long Fai, terus membenamkan dirinya tidur di samping Long Fai.


"Hehehe suami, Feifei tidak ingin lepas darimu.." Hmm woyowoyowoyo," Xia Fei mengendus-endus bau maskulin Long Fai sambil mengeluarkan suara imutnya.


Setelah berapa jam, Xia Fei tertidur lelap. Dan selanjutnya pintu itu terbuka langsung munculah sosok yang menawan juga dia adalah Ho Tu.


"Sial, Xia Fei sialan," Ho Tu menggertakan giginya. Dia tidak mau kalah langsung tidur di samping Long Fai. Kemudian berkata sambil menggerutu: "Apa boleh buat, aku kan calon suami, tidak masalah..!"


Long Fai yang sedang tertidur pulas dia tidak tahu bahwa di setiap ranjang tidur ada wanita yang kecantikanya bisa menghancurkan negara yang sedang tertidur lelap di sampingnya.


Xia Fei dan Ho Tu, entah kenapa tertidur sangat pulas di samping Long Fai. Dia tanpa sadar memeluk Long Fai layaknya bantal guling yang sangat lembut untuk di peluk.


Setelah pagi hari....


Xia Fei tertidur yang sangat pulas akhirnya membuka mata. Dan di sampingnya Ho Tu juga membuka mata.


"Hoaamms..! Tidur di samping suami sungguh sangat nyaman dan nyenyak, eh? Ada Ho Tu, hehehe kamu sedang apa di sini, kamu mesum." Xia Fei terkekeh.

__ADS_1


"Apa, Long Fai adalah menantu aku, seharunya kamu yang mesum huh.!" Ho Tu sama sekali tidak terima.


Namun ketika sedang berseteru, Long Fai tersenyum lembut. Dia berkata sambil menangis deras: "Kalian berdua bisakah kalian menyingkir dari sini, aku tidak bisa bergerak."


"Miaww, suami selamat pagi...!" Xia Fei ingin mencium pipi Long Fai. Namun seketika tangan kanan Long Fai mencengkram wajah Xia Fei dan dia lemparkan ke seamping. Setelah itu, Long Fai berkata kepada Ho Tu. "Apakah kamu ingin mencoba seperti dia?"


Ho Tu cemberut dia bangun dari tidurnya. Dia melirik ke arah Long Fai. "Aku akan pergi untuk membuat pengumuman ke pada semua warga di sini bahwa kita akan menikah. Jika kamu ingin pergi mencari pengalaman, kamu tidak boleh pergi melebihi satu minggu."


"Baiklah, baiklah yang mulia ratu." Long Fai bercanda namun dia berkata lagi. "Ho Tu, apakah ada tempat yang paling berbahaya di sini? Aku ingin mencari harta karun untuk mahar kamu."


Ho Tu ragu, namun berkata. "Di hutan paling timur ada hutan gelap, di sana tempat para hewan buas. Bahkan banyak bermunculan reruntuhan kuno. Jika kamu ingin pergi, pergilah..!" Kata Ho Tu. Namu setelah mengingat kata mahar, dia tersipu dan berkat: "Kamu berhati hatilah," Kemudian Ho Tu menghilang.


"Baiklah.. terimaksaih," Kata Long Fai ringan. Setelah itu, dia ingin pergi. Tapi tangan Long Fai langsung mencengkram kepala Xia Fai dan berteriak. "Kamu menyingkirlah..!"


"Aaaa suami, kamu jahat aku ingin pergi bersamamu,!" Setelah di lemparkan Xia Fei langsung melompat layaknya koala di depan Long Fai.


"Wanita bastard ini sungguh susah!" Long Fai menangis, namun sesaat kemudian, dia menyadari bahwa Xia Fei memakai pakaian yang sangat tipis dan gunung itu sungguh besar.


Long Fai menelan ludah dia juga pria yang normal.


Xia Fei yang menyadari langsung menggoda. "Hehe Long Fai, apakah aku cantik," Xia Fei memeluk erat seperti koala, dia mendekatkan wajahnya ke depan wajah Long Fai.


Darah Long Fai mendidih, dia tahu bahwa Xia Fei sedang bermain-main dengan dirinya. Long Fai juga tahu bahwa Xia Fei hanya tahu untuk menggoda saja tidak tahu maslah percintaan.


Long Fai karena darah sudah mendidih, dia berkata sambil menatap ke arah wajah Xia Fei sangat rakus.


Long Fai berkata: "Kamu yang memulai, maka kamu harus menanggung konsekoensinya."


"Eh ada apa?" Xia Fei bingung dia merasa bahwa Long Fai saat ini beda dan dia sedikit takut.


Namun tanpa basa-basi, Long Fai menjatuhkan Xia Fei di kasur langsung mensobek semua bajunya.


"Long Fai apa yang kamu lakukan..!" Xia Fei takut dia ingin mengelak, namun kultivasinya di penjara. Walau dia tuan dari rumah bodir tapi Xia Fei hanya ahli menggoda. Untuk adegan ranjang dia sama sekali tidak tahu.


Sampai dia akhirnya paham, Long Fai mebuka semua bajunya dan dia panik..


"Long Fai apa yang kamu lakukan...!"


"Tidakk..!"


"Ahhhh!"


Long Fai seperti buaya darat langsung mencium bibir Xia Fei. Xia Fei menangis karena baru pertama kalinya.


"Ahhh hentikan... Aaa !"


"Tidak ini sakit....!"

__ADS_1


Xia Fei menjerit kesakitan dia memohon ampun. Namun lambatnya waktu dia mulai menikmati. Dan pada akhirnya Long Fai merusak selaput dara Xia Fei. Untuk kelanjutnya, karena mereka berdua sedang adegan musim semi, maka Author mensensornya....


__ADS_2