Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Wu Mengchen Vs Tun Ri


__ADS_3

Bab 283 Wu Mengchen Vs Tun Ri


Duan Qiye seperti barang rongsokan yang sudah dibuang karena rusak.


saat ini semua tubuh Duan Qiye tulangnya pada patah-patah karena serangan yang digencarkan oleh Tun Ri begitu sangat menakutkan.


Bahkan sekarang untuk menggerakkan tubuhnya sama sekali tidak bisa jika dia mengarahkan tubuhnya 1 cm saja langsung merasakan rasa sakit.


“Ahhhh Aku tidak akan kalah denganmu walaupun sekarang aku memiliki kerusakan tertentu di dalam tubuhku tapi aku tidak akan kalah..!" Duan Qiye kau gila sangat tidak mau.


“Mungkin Jika saja kamu menggunakan kekuatan terlarang itu tadi dan lawannya Bukan Aku bisa jadi kamu memiliki 98% kemenangan. tapi sayangnya kamu melawanku yang notabennya reinkarnasi dari Raja agung terdahulu.” Kata-kata Tun Ri sangat mendominasi seperti raja sesungguhan Dia berkata itu sangat percaya diri karena dalam pengalaman bertempur di masa lalu dan ditambahkan kekuatan yang sudah disempurnakan akibat campur tangan Long Fai


Akhirnya dia memiliki kekuatan yang sangat menakutkan daripada kehidupan dulu sebelum meninggal.


“Jadi bagaimana apakah kamu ingin melanjutkan lagi dengan penampilanmu yang begitu menyedihkan?” Kata Tun Ri berkata sangat sopan dan halus tapi kata-katanya itu menyakitkan bagi Duan Qiye.


“Ahhh mana mungkin aku kalah denganmu b*jingannnn!!” Duan Qiye meraung gila dia ingin menggerakkan tubuhnya tapi sudah berapa menit akhirnya efek dari kekuatan obat terlarang perlahan-lahan memudar sehingga dia menjadi manusia Biasa.


Untuk memulihkan kekuatannya dia harus berkultivasi dari awal. untuk memulihkan kekuatan puncak dia harus memakan jenis sumber daya yang sangat mahal dan sangat langka tentu saja banyak rintangan karena barang-barang seperti itu sangat langka dan sangatlah sulit didapat.


Tun Ri menggelengkan kepalanya dia langsung menjentikkan jarinya ke arah Duan Qiye.


"Tik!"


"Bam!"


“Lebih baik aku membuatmu agar tidak sadarkan diri karena kamu sudah kalah seharusnya menerima kekalahan ini dan janganlah begitu Naif Karena Kamu sudah menjadi tua-tua Bangka.” Kata Tun Ri setelah itu dia menatap ke arah kerumunan pendukung dari Duan Qiye yang sedang menatap ke arah dirinya penuh teka-teki dan ketakutan.


Setelah itu dia memandang ke arah kerumunan orang itu: “Orang ini sudah kalah sekarang siapa lagi yang ingin menyerang atau melawanku karena tidak puas dengan kata-kataku.”


Para pendukung dari Duan Qiye saling melirik dan saling memandang dia ragu-ragu untuk mengungkapkan kata-katanya sehingga kata-kata itu hanya ditelan oleh diri sendiri.


“Apakah kalian tidak akan menjawab jika kalian tidak menjawab dalam 5 tarikan nafas maka perundingan ini sudah ditutup sekarang kalian menerima bahwa aku adalah reinkarnasi dari iblis terdahulu.” Kata Tun Ri kata-katanya begitu sangat menggelegar sampai ke para telinga-telinga dari pendukung Duan Qiye.


"Tunggu!"

__ADS_1


Tiba-tiba ada suara yang sangat lembut keras dan tidak keras tapi di pertengahan ambang-ambang dia sangat seperti suara peri yang begitu memabukkan. kata-katanya sangat musim semi dan sepertinya suara itu menyihir bagi lawan jenisnya.


Otomatis para pendukung dan para penonton bahkan Tun Ri sedikit tidak bisa percaya dengan suara yang begitu khas sangat memabukkan.


Tun Ri setelah itu melihat ada wanita yang memakai topi jerami berwarna emas dan wajah itu ditutupi seperti tirai yang melingkari topi jeramai.


Mungkin dari penampilannya tubuhnya begitu sangat lembut kenyal berisi tapi tidak terlalu panas dan Tun Ri sudah menilai bahwa wanita yang memakai topi jeramai adalah kecantikan tingkat atas yang begitu menggulingkan negara.


Semua orang dan semua para pendukung bahkan dirinya tiba-tiba tersesat sejenak dengan penampilan wanita itu walaupun memakai penutup dan pelindung wajah.


Tun Ri ingin tahu dia menunggu wanita itu menghampirinya. Bahkan Lu Change diam-diam terkejut sekaligus cemburu besar dia sepertinya memakan cuka sehingga asam di hati.


Hanya membutuhkan berapa nafas, akhirnya wanita yang memakai topi jerami sudah tiba di hadapan Tun Ri.


Tun Ri akhirnya berkata seperti ini: “Nona, Jika kamu memiliki keberatan tertentu dengan apa yang aku katakan dari waktu ke waktu sampai sekarang cobalah katakan Kenapa kamu tidak setuju.”


Wanita yang memakai topi jerami dia menatap ke arah Tun Ri. Jika dia benar membuktikan orang yang berada di depannya adalah reinkarnasi iblis Tun Ri maka dia harus menurut apa yang diperintahkannya.


Wanita itu bernama Wu Mengchen dia dulunya adalah penggemar berat dari raja iblis Tun Ri ketika masa kecil nya. semenjak kepergian dan kematian dari kerajaan iblis, dia sungguh terpukul dan dia sama sekali tidak ada niatan untuk kembali hidup karena penyemangat dan penggemarnya sudah meninggal.


Walaupun meski begitu, dia ingin sekali ada niatan untuk hidup namun sayangnya dia memiliki bakat kultivasi yang sangat bagus. Bisa diartikan Wu Mengchen adalah wanita yang sangat jenius sehingga sampai sekarang dia hidup dengan nyaman dan memiliki kekuatan yang sangat kuat di atas rata-rata daripada praktisi seumurannya.


Karena yang sedang dihadapi adalah wanita yang sangat anggun akhirnya dirinya juga memiliki suasana yang membaik dia berkata sambil tersenyum: “Nona untuk meyakinkanmu bahwa aku adalah raja yang sudah bereinkarnasi harus bagaimana.”


Wu Mengchen berkataan lagi: “Dengan bertarung dan bertukar ketrampilan kepada ku.”


“Hahaha oke baiklah aku akan meladenimu untuk bertarung.” Tun Ri tersenyum sopan kemudian Dia menyuruh para kerumunan untuk menjauh dari 20 meteran.


Setelah itu dia memandang ke arah Wu Mengchen. “Kamu sebaiknya menyerang terlebih dahulu aku akan menahannya.”


"Baik!"


Wu Mengchen kemudian memejamkan matanya untuk bersiap-siap menyerang Tun Ri.


"Sikat!"

__ADS_1


Seketika Wu Mengchen langsung berubah menjadi residu yang menghilang secara tiba-tiba kecepatannya seperti isonik mengikuti gaya aliran air dan angin.


"Wosh!"


"Wosh!"


"Wosh!"


Wu Mengchen melompat seperti bajing dari pohon satu ke lainnya, dengan sangat cepat dan sangat gelap. Bahkan ketika itu tidak bisa dilihat oleh mata telanjang para penonton.


“Ini adalah seni bela diri teknik angin.” Kata Tun Ri sambil tersenyum penuh ketenangan yang sangat mendalam bahkan akibat lompatan Wu Mengchen ada angin sepoi-sepoi yang menerbang ke arah dirinya sehingga bajunya berkibar-kibar.


Sambil berposisi serius Tun Ri memejamkan matanya dia bersiap-siap untuk menangkap serangan dari Wu Mengchen. dia memejamkan matanya sambil merasakan udara angin yang sedang menerpa ke arah dirinya dia harus teliti tentang pergerakan angin yang tiba-tiba mendekat dengan terpaan besar.


Setelah berkonsentrasi sedikit hanya membutuhkan 10 menit kurang lebih Wu Mengchen melancarkan sarangnya.


"Buf!"


Tun Ri yang sedang memejamkan matanya tiba-tiba merasakan pergerakan angin yang tidak biasanya seketika dia membuka mata dan meraih udara menggunakan tangan kanannya.


“Kamu kena..!" Tun Ri berteriak setelah itu kamunya tiba-tiba memegang kaki Wu Mengchen masuk dibandingkan ke arah belakang.


"Buf!"


"Uhgh!"


Wu Mengchen terpanas dikit dia langsung berputar-putar terkendali ke belakang Tun Ri. namun dia bisa menstabilkan tubuhnya sehingga ketika terjatuh dia bisa dengan mudahnya mendarat sangat mulus.


Tun Ri tersenyum mengangguk melihat Wu Mengchen bisa menstabilkan tubuhnya ketika dilempar ke belakang.


“Kamu sungguh sangat jenius download usiamu yang masih belasan tahun itu sebanding dan masih sangat jenius.” Tun Ri menjelaskan.


Tapi sayangnya Wu Mengchen membalas kata-kata dengan sedikit cemberut. “maaf aku sudah hidup sih lama ke ratusan tahun Jangan panggil aku anak kecil.”


“Ohh seperti itu tapi ini masuk akal juga dan kamu masih jenius.” Tun Ri tapi kemudian sudah kembali normal.

__ADS_1


Di dunia motivator penampilan tubuh sangatlah menipu rata-rata wanita cultivator memiliki usia yang sangat jauh tapi bentuk tubuhnya masih terpaut usia belasan tahun.


Tapi berbeda dengan Tun Ri jiwa tua tubuhnya masih muda.


__ADS_2