
Bab 503 Penyihir Magus
”Bajingan gadis bodoh Kalian tidak tahu siapa kami. Kami adalah geng preman pembunuh, jika berani sekali membunuh salah satu dari geng kami maka akan sangat dikhawatirkan Kamu tidak akan bisa melihat matahari besok.” Salah satu geng preman yang memiliki nama Ridz Rosh berkata sangat murung kepada Beitang Yu.
Dia tidak tahu jenis sihir apa yang bisa memunculkan rantai panas dari kekosongan. Intinya, geng pembunuh tersebut sungguh sangat waspada melihat kemampuan sihir yang dilakukan gadis Beitang Yu.
“Ak.. aku... tidak peduli siapa Kalian tetapi karena kalian berniat untuk merusak toko yang kami kelola, aku sebagai pengurus tokoh persenjataan ini tidak mengizinkan kalian berbuat sewenang-wenang,” ucap Beitang Yu yang pada awalnya sedikit tergagap. Lama kelamaan, akhirnya dia sudah bisa menyesuaikan perkataan akibat jurus sihir buku Gerimore seribu bahasa.
Lancang!
Ridz Rosh mengeluarkan celurit yang panjang dan mengkilap. Dia langsung berlari sambil ada angin yang mengikuti setiap pelariannya.
Uhhh!
Lucia sungguh sangat khawatir melihat Ridz Rosh melancarkan serangannya sungguh sangat cepat bahkan tidak bisa diikuti dengan mata telanjang.
Akan tetapi, pada saat itu tiba-tiba Lucia melihat bahwa di kekosongan bercahaya langsung meludahkan tombak emas yang panjang langsung menusuk Ridz Rosh sampai mati.
Beitang Yu sudah paham dia bisa memerintahkan mahluk seisinya di kunci Surgawi untuk mencoba menjadi pasukannya. Hanya menggunakan kehendaknya saja tiba-tiba tombak berkualitas tinggi yang memiliki lapisan emas langsung melesat menusuk penjahat bernama Ridz Rosh.
Beitang Yu berkata: “Siapa lagi yang ingin mendaftar untuk nyawanya menjadi persembahan!”
“Gadis teh hijau! Jangan berbangga dahulu karena kami masih memiliki kelompok yang sangat banyak!" Seluruh sihir Api air Es dan beberapa elemen.
Beitang Yu menggunakan sapu ajaib. Bahkan Lucia tidak mengetahui dari mana sapu ajaib itu muncul yang tiba-tiba sudah di bawah kaki Beitang Yu.
Beitang Yu mengangguk dengan tenang kemudian melafalkan mantra di dalam hatinya.
__ADS_1
‘Sihir pelahap!’
Seketika dari semua sisi ada runner berwarna orange langsung menyerap seluruh serangan dari kelompok preman pembunuh itu.
Mereka semua, bahkan Lucia melihat sihir yang dilakukan oleh Beitang Yu sungguh sangat kuat sudah mengira-ngira bahwa dia memakai sihir peringkat sepuluh yang di mana peringkat itu adalah peringkat yang sangat langka.
‘Ludahan Sihir!'
Beitang Yu berteriak di dalam hatinya seketika ada warna kruna ungu muncul langsung menembakkan semua atribut elemen di dunia dan menghabisi seluruh para kelompok geng yang di dalam ruangan persenjataan ataupun di luar toko persenjataan.
Bom!
Sring!
mereka ada yang menjerit bahkan ada yang tubuhnya hangus menjadi abu akibat terkena api api peringkat sepuluh dari Beitang Yu.
Kelarak jeder!
Mulut Lucia langsung terperangah tidak beraksi beberapa saat sampai seketika setelah mendapatkan kewarasannya akhirnya Lucia bertanya kepada Beitang Yu. “Kamu adalah penyihir Magus!”
Beitang Yu kemudian sedikit pusing tidak tahu apa itu penyihir Magus.
“Nona Lucia, Aku tidak tahu apa yang Nona katakan. Apa itu penyihir Magus?" Beitang Yu sungguh sangat bingung. Di dunia daratan Naga tidak ada julukan penyihir, dan Magus.
Kemudian Lucia menjelaskan, “Magus adalah penyihir paling tinggi yang levelnya di atas peringkat sembilan. Dunia Arcadia sungguh sangat jarang memiliki penyihir peringkat ke atas karena itu sungguh sangat langka. Jika ada juga hanyalah para bangsawan kuno yang masih bersembunyi dan tidak pernah menunjukkan jati dirinya.”
Kemudian Lucia langsung menjatuhkan tubuhnya bersujud kepada Beitang Yu. “Aku Lucia Beelzebub telah melihat penyihir Magus!”
__ADS_1
Apa-apaan? Kalian melihat bukan bahwa Lucia sedang bersujud kepada Beitang Yu. Bahkan dalam posisi itu, Beitang Yu tahu menahu Apa yang sedang Lucia lakukan.
Tetapi, setelah menjelaskan semuanya kepada dirinya akhirnya menjadi paham bahwa dunia Arcadia tiga jenis penyihir. Yang pertama adalah penyihir Warlock. Penyihir Warlock tergolong sangat umum tetapi ada juga para pelarut yang memiliki peringkat kekuatan di atas sembilan. Itupun juga langka dan keberadaannya sungguh jarang terekspos.
Untuk Magus adalah penyihir yang sangat spesial mungkin di dunia Arcadia setiap 100 tahun sekali setidaknya banyak melahirkan 10 penyihir Magus.
Mungkin Warlock dan Magus tidak ada yang mendasari perbedaannya hanya saja Magus ketika mengeluarkan sihir tidak menggunakan mantra. Alasan inilah Lucia menganggap bahwa Beitang Yu adalah seseorang penyihir Magus peringkat sembilan ke atas dengan sihir penyerangannya yang sudah memilih peringkat tinggi.
Kemudian jenis ketiga adalah para penyihir Kemoyin penyihir Kemoyin sudah pasti memiliki peringkat sihir di atas 10 Bahkan dia juga memilih umur rata-rata di atas 200 tahun. Ini berbeda di dunia pembudidayaan kultivasi. Selama manusia mengembangkan budidaya kultivasi, semakin kuat tingkatan kultivasinya, maka orang itu semakin memiliki umur panjang.
Tidak banyak juga para praktisi seniman beladiri yang melakukan pintu tertutup banyak latihan sendiri dan damai dengan diam-diam karena semata-mata hanya ingin mencari keabadian tanpa mengusik musuh tertentu. Tetapi cara seperti itu juga jarang ditemui.
Karena pada sejatinya dunia seni bela diri yang kuat akan berkuasa sehingga mereka akan senang hati untuk memprovokasi kelompok-kelompok tertentu.
Kini Beitang Yu yang telah mendapatkan pengetahuan apa yang dilontarkan oleh Lucia, Dia berjalan kembali untuk menyedot seluruh para penjahat yang sudah meninggal beserta darah-darahnya yang menetes di seluruh tempat menggunakan mantra pembersih secara instan.
Beitang Yu menggunakan pikirannya tiba-tiba banyak rune ajaib yang muncul dari atas langsung menyedot semua jasad dari penjahat pembunuh itu sampai bersih dan tidak ada jejak sekaligus.
Seketika Lucia tercengang kembali.
“Sudah.., sudah..., hentikan penghormatanmu karena ini hanyalah masalah biasa. Jika aku membiarkan jejak ini terlihat maka banyak para fraksi yang ingin menyelidiki toko persenjataan. Tuan kami sudah mewanti-wanti harus menghilangkan bukti sampai tidak ada yang tersisa,” kata Beitang Yu.
Setelah itu, Beitang Yu mengatakan kembali kepada Lucia Apakah mengkreditkan pedang dilanjut atau tidak.
Tetapi, Lucia langsung tanpa berbasa-basi mengeluarkan 40 keping emas diserahkan kepadanya tanpa persyaratan.
“Uhuk.. baiklah Nona Lucia kamu akan mengambil sedang dari peringkat rak nomor 1 terserah Nona yang inginkan. Tetapi ingat jangan melanggar peraturan karena Nona masih ada beberapa angsuran yang belum dibayar.” Beitang Yu tersenyum.
__ADS_1
“Aku tidak berani,” ucap Lucia pakan untuk melawan sedikitpun dia tidak berani. Karena Beitang Yu adalah penyihir Magus. Akan sangat bodoh jika berani melawan penyihir langka seperti Beitang Yu.
“Baiklah, jika seperti itu, harap Nona catat alamat rumah karena jika sewaktu-waktu terlambat untuk membayar pihak kami bisa mencari.” Kemudian Beitang Yu mengeluarkan sebuah benda yang sama persis seperti kartu pengenal. Hanya saja itu terbuat dari tembaga emas.