
Bab 601 Long Fai Ve Cu Liu Fan (2)
Ledakan!
Suara ledakan itu sungguh sangat mengerikan sehingga membuat beberapa planet bergetar karena suara ledakan tersebut, tidak kemungkinan juga planet itu akan runtuh lepas dari edaran karena kekuatan yang dihasilkan Long Fai untuk menembak Cu Liu Fan.
Cu Liu Fan menggunakan hukum merit juga, tapi kekuatan hukum merit yang dimiliki oleh Cu Liu Fan sungguh berbeda dengan milik Long Fai.
Hukum merit yang dikuasai oleh Cu Liu Fan seperti semut dihadapan hukum merit milik Long Fai.
Ketika Cu Liu Fan menggunakan hukum merit, dari hempasannya seketika berhenti langsung.
“Ternyata kamu dewa juga ya, pantas saja aku sedih kewalahan untuk membunuh mu! Tapi menurut penglihatan ku, kamu hanyalah dewa yang statusnya belum melebar seperti para dewa yang lain. Kamu Hanyalah dewa rendahan sungguh sangat mudah diinjak-injak.” Tangan Cu Liu Fan menggegam kekosongan sambil menggerakkan hukum merit.
Seketika ruangan yang disekitar Long Fai bereaksi langsung melemparkan Long Fai ke masa lalu, tapi artefak naga seketika bereaksi mengeluarkan gelombang kekuatan unik yang keluar dari tubuh Long Fai sehingga masa lalu menjadi bengkok dan menuruni sungai waktu dan Long Fai melihat akhir tragis dari Cu Liu Fan.
Long Fai kembali lagi dengan penampilan umur sepuluh tahun, sambil menatap Cu Liu Fan menghina, “Kamu ingin melemparkan aku ke masa lalu, tapi kamu tidak tahu bahwa tindakan itu tidak semudah yang kamu kira."
Seketika Long Fai menggeluarkan artefak yang tidak dipakai berupa pagoda yang diatasnya seperti kuil Budha.
Pagoda penyucian!
Long Fai melemparkan pagoda itu, seketika pagoda nya berubah menjadi besar dan menjerat Cu Liu Fan. Long Fai mengendalikannya pagoda dan memindahkan ke tempat yang lain, karena takut saja Long Fai akan merusak demensi dunia Arcadia.
Dunia Arcadia adalah peradaban rendah sangat tidak manusiawi hanya mengalahkan Cu Liu Fan akan mengorbankan beberapa mahluk tak bersalah.
Setelah memindahkan Cu Liu Fan, ke tempat kelahirannya dunia itu disebut dunia alam tinggi dan hampir mendekati dunia para dewa, hanya saja Long Fai belum memiliki izin agar bisa memasuki dunia para dewa mungkin saja beberapa hari lagi, Long Fai akan bisa memasuki kedunia para dewa.
Setelah mengikat, Long Fai menunjuk kekosongan hingga Cu Liu Fan berteriak sambil hilang melewati sungai waktu dan hanya beberapa menit saja, Cu Liu Fan sudah meluncur dari langit sangat cepat seperti meteor jatuh.
__ADS_1
Alam tertinggi memiliki dunia yang berbeda dia seperti wilayah Yan Agung hanya saja dunia alam tinggi lebih spektakuler dan sangat memanjakan mata.
Pada saat ini, Cu Liu Fan yang terjun ke bebas ke bawah seketika mengatam pulau terapung masih tembus dan menghantam satu pulau lagi.
Bam!
Long Fai dari langit muncul seketika berubah menjadi lebih besar dan mengendalikan pohon dunia dalam pikirannya, seketika ada monster yang terbuat dari tumbuhan menjerat tubuh Cu Liu Fan.
Cu Liu Fan jatuh tepat di kuil yang sedang buat upacara penyembahan sehingga setelah melihat tubuh Cu Liu Fan yang sangat raksasa, seketika para jamaah terkejut bukan main.
“Lihatlah! Dia Dewa Cu Liu Fan! Ya tuhan dia sungguh terliuka, ngomong-ngomong siapa yang bertarung dengan dewa kita!”
Semua jamaah sudah menganggap bahwa Cu Liu Fan maha kuasa jika ada musuh yang bisa mengalahkan Cu Liu Fan sampai membuat canggung, bukankah kekuatan lawan kuat diatas Cu Liu Fan sendiri?
Tentu saja lawan Cu Liu Fan adalah dewa!
Mereka semua ada sejatinya ingin melihat musuh dari dewa yang dia sembah tetapi bagaimanapun Mereka melihat ke sekeliling tidak menemukan sosok dewa itu sendiri hanya saja dia melihat di atas langit ada bayang-bayang raksasa yang secara sama-sama seperti seorang pemuda tampan
Akhirnya dari sosok samar itu, langsung berubah wujud menjadi sangat jelas. Mereka melihat pemuda berumur sepuluh tahun tahun, tetapi memiliki tinggi seperti gunung yang memakai baju hitam dan di tangan kirinya membawa sebuah cambuk berwarna hitam juga.
Apakah dia dewa yang sedang mereka cari.
Wajahnya tampan dan tampan.
Sosok Long Fai langsung memukul Cu Liu Fan dengan pasti di bagian dada.
Bang!
“Engah! Bajingan jangan sombong kamu! Aku tahu kamu bukan Arthur, kamu hanya menggunakan nama palsu! Aku tidak akan kalah dengan dewa rendahan seperti mu!” Cu Liu Fan wajahnya sudah tidak tampan dia menatap ke arah Long Fai sungguh sangat beringas seperti macan kelaparan.
__ADS_1
Setelah terkena pukul di bagian dada dia menggunakan hukum merit langsung sembuh dan berdiri sambil menggunakan hukum merit, untuk membuat Long Fai merubah menjadi sosok yang kecil dan ketika Cu Liu Fan sudah berhasil merubah Long Fai menjadi sosok kecil akhirnya menggunakan tangannya untuk meraih dan meremas hingga hancur.
Akan tetapiz remasan itu tidak berfungsi karena ketika tangannya menggenggam dan mencoba menghancurkan Long Fai, tangan kanannya Long Fai berubah menjadi emas dan bersisik seketika menyakar tangan Cu Liu Fan hingga terputus.
Long Fai keluar dan menatap ganas kepada Cu Liu Fan, langsung mendekati sambil mengungkapkan hukum merit yang lebih dahsyat.
Alhasil Cu Liu Fan ketakutan hingga tubuh yang semulanya raksasa, seketika menyusut seperti balon kempes dan tidak berdaya.
Sepertinya, Cu Liu Fan menggunan kekuatan dewa cahaya sudah tidak berfungsi, dia menggunakan kekuatan tersembunyi sehingga sosoknya meledak mengeluarkan asap yang pekat dan mengerikan.
Seluruh kulit Cu Liu Fan berubah menjadi hitam seperti genderuwo dan matanya juga menjadi merah.
Menatap Long Fai dan menjetikan jari ke Long Fai, seketika dia melihat Long Fai terhempas sangat jauh tak berdaya.
Bom!
“Hahaha dengan kekuatan ini, mungkin aku bisa mengalahkannya dewa Bastard itu,” kata Cu Liu Fan muram ambil mendekati ke arah Long Fai yang terhempas sangat jauh.
Kecepatan menghilang Cu Liu Fan sungguh sangat keren seketika sudah tiba di hadapan Long Fai dan mengeluarkan senjata langsung menghantam kepalanya Long Fai.
Dentang!
Kepala terkena senjata yang sangat kuat, bukanya kepala Long Fai yang terluka, tiba-tiba senjata itu patah dan sudah tidak tajam lagi sehingga mata Cu Liu Fan menyipit.
Cu Liu Fan sungguh tidak percaya, dia mengeluarkan asap hitam dan menyalurkan ke senjata yang tumpul. Seketika senjata yang tumpul berubah sangat tajam langung mencoba menusuk mata Long Fai.
Mati kamu!
Sepertinya Cu Liu Fan sudah melihat akhir tragis Long Fai ketika menusuk senjata itu ke mata. Tapi, Long Fai seketika mengangkat tangan kanannya dan menangkap senjata itu sungguh sangat mudah.
__ADS_1