
Bab 322 Laki-laki Tidak Boleh Menangis
Di aula perjamuan, mereka berempat sedang duduk nyaman sembari para pelayan memberikan hidangan kepada dirinya.
Long Fai juga mendengar bahwa dari meja perjamuan jika semua selir dan anak-anaknya berkumpul, meja ini sungguh sangat sesak, untung saja, anak-anak dari Xiao Chen ada yang berpetualang dan juga ada yang sudah memulai kehidupan yang baru.
Hanya tinggal beberapa yang bisa di hitung menggunakan otak yang masih siksa di kediamannya.
3 menit menunggu akhirnya para pelayan yang menghidangkan makanannya langsung menghampiri dirinya beserta membawa makanan-makanan sangat lezat.
Bahkan para selir itu sudah berbondong-bondong untuk duduk sejajar.
Long Fai yang melihat kecantikan begitu melawan dari selir-selir Xiao Chen sungguh sangat terpana dan terkesima.
Bagaimanapun, paraslir itu sungguh sangat cantik dan kualitas sudah terjamin keindahannya.
memikirkan dirinya yang masih memiliki ilmu wanita bagi raja Xiao Chen mungkin masih tergolong sangat sedikit dibanding dengan dia.
Tapi, bagi Long Fai lima orang itu sungguh sangat merepotkan, apa lagi setiap wanita itu memiliki karakter yang berbeda tapi memiliki kehausan yang sangat.
Long Fai sangat tidak percaya jika menghampiri salah satu wanita karena ketika malam hari maka akan senang di kamar. Dan itu, sungguh sangat melelahkan baginya.
Hal ini berbeda daripada Selir Xiao Chen, karena kelima wanita milik dirinya memiliki identitas yang sangat memukau bahkan satu wanita yang dimiliki oleh dirinya satu perwakilan dari dunia itu sendiri.
Long Fai cukup percaya diri dengan kehebatan kelima wanitanya karena di samping memiliki kekuatan yang sangat dahsyat dia juga memiliki efek sama seperti dari perlindungan penduduk negara Naga Azhure.
Sehingga jika dirinya meninggalkan untuk berpetualangan ke 5 wanita itu, maka dirinya tidak akan begitu khawatir jika ada sesuatu yang mendesak seperti peperangan antar negara.
Karena dirinya sudah yakin bahwa kelima wanita milik dirinya sudah yakin menang telak. Tentu saja kasus itu berbeda dengan Xiao Chen, walaupun dia memiliki selir yang sangat banyak, tapi kekuatannya sangat relatif. Bahkan dia sudah menetap bahwa, jika salah satu selir pergi ke dunia untuk berpetualang maka Xiao Chen akan khawatir dengan keselamatannya.
Maka dari itu, dia tidak mengizinkan selir Xiao Chen untuk berpecah melainkan dia harus saling berpelukan erat di satu istana yaitu Istana Xiao Chen sendiri.
Long Fai tentu saja sudah berkenalan kepada lusinan Ratu permaisuri dan selir milik Xiao Chen yang teramat banyak.
Rata-rata anak-anak dari Xiao Chen, masih anak kecil hanya beberapa biji yang sudah di atas 15 tahun.
Di meja perjamuan ada salah satu pemuda yang bernama Xiao Shi, dia menatap ke arah gelang apa itu terus menerus, sehingga Long Fai yang ditatap terus-menerus, akhirnya menatap balik serayah berkata. “Adik, ada sesuatu di wajahku Kenapa kamu menatapku terus menerus.”
__ADS_1
Xiao Shi menggelengkan kepalanya kemudian berkata. “Tidak apa-apa, apakah kamu teman dari ayah?”
“Tidak, kami hanya bertemu ketika di jalan tadi dan baru kenal sekarang. Ada apa adik?” ucap Long Fai sembari ingin meraih ikan yang besar, tapi seketika di hentikan oleh Ming Xiaru.
Ming Xiaru berbisik: “Kamu harus sopan, jika tuan rumah belum mengambil makanan, kamu harus menunggunya dengan sabar.”
“Ketika aku melihat makanan, aku seseolah melihat teman karib yang sudah lama tidak bertemu, dan itu sungguh tidak tahan untuk menggenggam secara langsung.” kata Long Fai sambil menggaruk hidungnya, setelah itu dia mendengar Xiao Shi berkata kepada dirinya.
“Hmm apakah seperti itu? Ayahku bahkan sangat menyempatkan dirinya untuk membawakan manusia biasa untuk berkunjung di rumahnya.” Xiao Shi berkata tanpa ada keraguan sama sekali.
Mendengar celetukan dari Xiao Shi, tentu saja Xiao Yun sebagai ayah langsung menegur: “Nak, bagai mana kamu berkata seperti itu? Kapan aku mengajari kamu berkata seperti itu?”
“Ahh maaf ayah, aku adalah anak yang jujur.” Xiao Shi berkata dan dia juga meminta maaf kepada ayahnya.
Long Fai juga ikut berkata. “Tidak apa-apa, aku tidak akan mengambil perasaan tenang saja.”
“Hmm maafkan aku..” kata Xiao Chen.
“Tidak apa-apa.." jawab Long Fai dia kemudian tanpa peduli langsung meraih sepotong daging monster Meongsaurus untuk di makan sangat lahap.
Bahkan Xu Rongfei memelototi ke arahnya bagai mana pun dia sudah di peringatan oleh Ming Xiaru. Tapi entah kenapa, Long Fai memiliki kulit yang sangat tebal.
Long Fai tidak peduli sama sekali dia berkata langsung. “Makanan yang sungguh enak, aku sungguh sangat menyukainya. Walaupun masih kalah jauh dengan masakan para penduduk ku.”
“Puf!”
Xu Rongfei langsung menyemprotkan air minuman itu. Kebetulan dia berhadapan dengan Long Fai sehingga air itu membasahi wajah Long Fai.
“Brengsek.. wajah tampan ku..” Long Fai melototi balik kepada Xu Rongfei.
“Jangan salahkan ku.. tapi itu salah mu kenapa kamu begitu tidak tahu malu.." Xu Rongfei bersungut kepalanya.
Chu Fang yang di samping Long Fai dia hanya tersenyum kecut.
Xiao Shi langsung berkata karena tidak tahan. “Kamu bilang masakan ini masih kalah dengan masakan penduduk mu, oh.. bukankah itu berarti kamu adalah Raja dari wilayah tertentu?”
“Benar aku adalah Raja.” kata Long Fai dan dia mengelap wajah itu mengunakan tangannya.
__ADS_1
Xiao Shi tidak mempercayainya langsung berkata: “Jadi, kamu sebagai Raja kekuatan sudah di pastikan sangat kuat seperti Ayahku..”
"Yah!"
Long Fai hanya mengangguk sambil memakan daging Meongsaurus kualitas rendah secara lahap.
Xiao Yan juga menggelengkan kepalanya, baginya tidak penting mengejar kekuatan hanya saja setelah melihat perilaku Xiao Shi sungguh ingin menegur.
Seharusnya tidak harus berkata seperti itu, bahkan kepada dirinya selalu mengatakan hal serupa, karena dirinya tidak terlalu suka dengan berlatih kultivasi.
Dan dia melihat Long Fai juga bingung, entah kenapa Long Fai begitu percaya diri untuk mengatakan bahwa dia adalah Raja yang sangat kuat sebanding Ayahnya.
Apalagi dia juga mendengar celetukan Long Fai masakan pihak kerajaan masih kalah jauh.
Tapi, Long Fai tidak mempermasalahkan itu, malah dia berkata kepada Xiao Shi.
“Aku sungguh sangat kuat, bahkan tatapan ku bisa membuat kamu menangis.” kata Long Fai kata-katanya sangat ringan seperti musim semi.
Xiao Shi membalas sangat bangga. “Hahaha aku tidak akan menangis, selama umurku yang sudah 14 tahun tidak ada orang yang membuat aku menangis, karena aku laki-laki tidak boleh cengeng.”
“Apakah seperti itu?” Long Fai diam-diam merasakan lucu setelah melihat perilaku Xiao Shi.
“Ini benar aku tidak mudah untuk menangis huhh..” balas Xiao Shi sambil berpose keren.
“Baiklah..” Long Fai tersenyumlah kemudian dirinya menggunakan pelatihan piskolog untuk membuat Xiao Shi menangis.
Setelah itu dia berkata lagi sambil menatap Xiao Shi. “Adik, benarkah kamu tidak pernah menangis?”
“Hahah benar bagai mana mungkin aku akan menangis..” Xiao Shi sangat bangga, tapi entah kenapa tiba-tiba dirinya teringat adegan pas masih kecil terjatuh dari pohon sehingga langsung menangis.
“Wooo...aaaaa...😭..!”
“Aaaa... Oaa.. Oaaa, kenapa aku menangis tidak.. 😭 ᭄!”
“Apa yang telah kamu lakukan kenapa aku menangis 😭"
Seketika semua orang yang sedang di perjamuan makan, langsung bodoh. Karena dia melihat Xiao Shi yang tidak pernah menangis tiba-tiba sekarang menangis dengan sangat keras.
__ADS_1
Saat ini Long Fai menatap Xiao Shi dengan main-main.