Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Tidak Mempunyai Izin


__ADS_3

Bab 328 Tidak Mempunyai Izin


Kurang lebih sekitar 3 menit, akhirnya Long Fai sudah memberhentikan bermain Guqin dengan nada Balon Ku Ada Lima.


Long Fai berdiri lalu, menepuk-nepuk pantatnya agar debu itu tidak menempel di bokong, walaupun sebenarnya tidak ada debu sama sekali yang menempel.


Long Fai setelah memainkan Guqin, menatap tajam ke arah Xiao Yan yang sedang berkeringat.


Tentu saja Long Fai juga bingung karena melihat perilaku Xiao Yan yang begitu berkeringat dan pucat seperti sehabis melihat hantu.


Long Fai berkata: “Ada apa? Bagai mana kamu seperti ini, apakah ada sesuatu?”


Kata-kata Long Fai akhirnya membangunkan Xiao Yan yang sedang penglihatan matanya berada di dimensi lain.


Sehingga sekarang dia melihat Long Fai sedang berada di hadapan sendiri tiba-tiba tanpa sadar, mundur beberapa langkah.


Otomatis Long Fai juga bingung dan berkata lagi. “Oi, ada apa dengan mu?”


Saking sangat takut, Xiao Yan yang sedang mundur beberapa langkah, akhirnya terjatuh.


"Bug!"


"Ahh!"


Setelah mengeluarkan teriakan, dia mencoba mengatakan yang sebenarnya.


“Tuan Fai, pemandangan tadi, ini sungguh sangat menakutkan!” Dari kata-kata Xiao Yan sungguh terbata-bata dan tidak jelas.


“Menakutkan?” Long Fai sendiri masih bingung apa yang telah terjadi.


Xiao Yan mencoba menstabilkan tubuhnya dan menggelekan kepalanya lalu, berkata sekali lagi. “Tuan Long Fai, siapa sebenarnya kamu..”

__ADS_1


Kata-kata Xiao Yan membuat bingung Long Fai, bukankah Anda sudah mengetahui nama Long Fai ini, bisa-bisanya Anda berkata lagi?


Long Fai hanya berkata lagi. “Aku Long Fai, apakah paham?”


Xiao Yan menggelengkan kepalanya. Yang dia magsud bukan itu tapi identitas sebenarnya dari Long Fai.


“Bukan Tuan, tapi ketika aku mendengarkan musik yang sedang Tuan mainkan tiba-tiba aku melihat bahwa ka...ka..ka...!” Tiba-tiba entah kenapa Xiao Yan ingin mengatakan yang sebenarnya tidak bisa, seseolah mulutnya di kunci oleh hukum langit.


“Ada apa?” Long Fai memelototi Xiao Yan karena membuat ingin tahu.


“Ak~ak~!” Xiao Yan ingin mengatakan bersungguh-sungguh, sayangnya entah kenapa mulut ini seseolah di penjara untuk mengatakan apa yang terjadi.


Akhirnya Xiao Yan berkata melenceng. “Cara main Guqin Tuan, sungguh sangat luar biasa, aku mendengar musik yang di mainkan Tuan sungguh membuka jendela baru bahwa, sebagai penyuka musik masih ada yang lebih baik contohnya Tuan.”


Benar saja, dia tiba-tiba kata-kata itu tidak di kunci oleh kekuatan misterius. Akhirnya Xiao Yan tidak membicarakan apa yang sebenarnya terjadi ketika memasuki ke dimensi yang berbeda maka tidak terjadi apa-apa.


Long Fai mendapatkan pujian akhirnya tersenyum. “Ini sebagai kehormatan yang bagus, karena aku bisa memberikan contoh bagi mana prakik cara main Guqin yang benar.”


Karena apa, karena diam-diam Long Fai merasa lucu sebab, lagi Balon Ku Ada Lima memiliki efek yang sangat ajaib seperti lagu pada umumnya.


Dan terlepas dari hal semacam ini, di masa depan mungkin jika memiliki kasus yang sama, lebih baik Anda menggunakan nada lagu Cicak-cicak Di dinding, untuk membodohi para praktisi.


Di sisi lain, alasan kenapa Xiao Yan tidak bisa mengatakan yang sebenarnya bahwa detik ini, ketika Long Fai melantunkan lagu Balon Ku Ada Lima, tanpa di sadari Long Fai sudah membuat dunia di dimensi lain.


Mungkin karena Long Fai masih memasuki ke lantai Artefak Naga 3, semua pengetahuan yang di lakukan Artefak Dewa Naga Taiko, belum sepenuhnya di ijinkan Long Fai mengetahui.


Sehingga demi kenyamanan, pihak Manusia manapun dan Monster sekalipun tidak di ijinkan membocorkan masalah apa yang terjadi.


Long Fai karena mendapatkan pujian dari Xiao Yan akhirnya mendekati kearah dia dan menyerahkan Guqin yang sedang di pake kepada Xiao Yan.


“Aku tidak bisa memberikan solusi tapi, kamu harus belajar lebih baik tentang musik. Nah.. ini, alat musik hadiahkan kepada mu.”

__ADS_1


Setelah Kata-kata yang di lontarkan oleh Long Fai di dengar kepada Xiao Yan dan para selir, akhirnya heboh.


Yang terlebih heboh lagi adalah Xiao Yan, dia sampai berkeringat dan gugup. Seseolah tidak mempercayai apa yang telah di dengar sekarang.


Long Fai bilang bahwa alat Guqin ini yang telah membantu membuat alam semesta di dimensi lain, akan di berikan kepadanya? Tentu saja Xiao Yan langsung tanpa berpikir menerima penuh gemetar.


Bahkan jika ini adalah Anda di berika harta ajaib seperti itu, Anda tidak akan menolak dan secara sukarela langsung menerima.


Dan setelah menerima harta tertinggi mungkin Anda akan pamer kepada teman-temannya bahwa Anda di berikan alat dewa dan Anda sungguh sangat bahagia.


Tentu saja, Xiao Yan juga demikian. Dia sangat senang bahkan dia tidak tahan melompat-lompat, penuh semangat dan tubuh itu gemetar.


Xiao Yan menerima alat Guqin seperti sedang memegang harta Karun yang dadakan seperti pemenang lotre.


Setelah menerima, Long Fai berkata. “Teteskan darah mu, kepada Guqin ini. Karena dengan darah kontrak itu akan terjalin erat kamu mati, maka Guqin ini akan hancur.”


“Walaupun kamu melemparkan Guqin ini jauh-jauh dengan kontrak yang sudah di jalankan, maka Guqin akan kembali.”


“Ini bertujuan agar tidak ada adegan pembunuhan dan penghianatan di antar keluarga mu. Ingat tempat teraman adalah tempat yang paling bahaya.”


“Aku memberikan nasehat bahwa sebaik-baiknya keluarga yang tercintai maka ada tipu muslihat.”


Perkataan Long Fai akhirnya menyadarkan Xiao Yan dia tahu magsud perkataan itu, sehingga tanpa basa-basi langsung menggigit jempol dan darah itu di teteskan ke alat musik Guqin, sehingga alat musik itu, bergetar dan berdengung lalu berubah menjadi cahaya memasuki ke dalam tubuh Xiao Yan.


Setelah alat Guqin memasuki ke dalam tubuh, mata Xiao Yan menatap ke arah Long Fai dan berkata. “Terimakasih Tuan.. nasehat ini sungguh berguna bagi ku.”


“Tidak apa-apa, karena kamu tidak terlalu suka berlatih menjadi kultivator, tapi dengan musik yang kamu sukai tentu saja bisa membuat mu menjadi kultivator. Bekerja keras lah..” ucap Long Fai.


“Baik.” Xiao Yan menganggukkan kepalanya, kemudian dia menatap ke arah ayahnya dan para selir.


Walaupun semua keluarganya dan darah lebih kental dari pada Air, tentu saja Xiao Yan masih mengingat kata-kata Long Fai, yaitu tempat teraman adalah tempat yang paling bahaya.

__ADS_1


Kini, Xiao Yan mengingat terus-menerus dan dia selalu waspada, jika di masa depan, karena keserakahan akibat mempunyai barang tingkat Surga maka tanpa belas kasih akan melawan.


__ADS_2