
Bab 145 Penyerbuan Raja Tanguan
Ke esokan harinya Long Fai dan Xiao Yun terbangun tanpa busana. Dia Long Fai menatap kearah Xiao Yun sambil berkata dengan nada tidak berdaya: “Sial Yuner bukankah plot itu terbalik? Seharusnya akulah yang meminta seperti itu, tapi aku akui kamu sangat berani dan sangat ganas. Tintin aku rela di mainkan oleh kamu tanpa perlawanan.”
“Sebaiknya, kamu tidak perlu membicarakan tentang itu lagi aku sungguh malu ok..’’ Xiao Yun tersipu.
“Hahah bukankah itu benar kamu sangat ganas.’’ Long Fai meraih tubuh Xiao Yun dan membisikkan kata-katanya. Setelah meraih tubuh Xiao Yun. Long Fai menyeka cairan putih yang ada di bagian bibir Xiao Yun.
Long Fai sendiri sungguh kagum dengan permainan mulut Xiao Yun ketika sedang memasukkan Tintin kedalam mulut dia.
“Kamu... bisakah dia..!” Xiao Yun menggertakkan giginya kemudian dia mencoba melepaskan tubuhnya dari pelukan Long Fai. Setelah lepas dia mencubit pinggang sangat keras.
“Ahhhh! Sial kamu Yuner sangat galak ini sungguh sakit!” Long Fai berteriak sambil meringis pura-pura kesakitan.
“Lebih baik kamu tutup mulut.’’ Mata Xiao Yun menyipit.
“Hahahaha!” Long Fai tertawa mengejek. Kemudian dia bangun dari tidurnya dan meraih jubah sarjana hitamny dan memakaikannya lagi. Setelah itu, dia berkata kepada Xiao Yun seperti ini: “Kamu lebih baik membersihkan badan kamu.. Lihat di wajahnya kamu, banyak cairan milik aku yang sudah kering.”
Xiao Yun melihat Long Fai menatap kearah dirinya dengan tatapan nakal sambilan menjilat bibir sendiri, akhirnya dia berlari sambil menggerutu: “Suami kamu bajingan!!”
Setelah Xiao Yun pergi, akhirnya dia menghembuskan nafas lega.
“Fiyuhhh!”
Setelah itu, dia kembali duduk dan mengeluarkan minuman teh kualitas peri.
“Ini benar semakin kuat semakin banyak wanita yang mendekati aku. Tapi, jika aku tidak memiliki kekuatan apakah wanita cantik akan mendekat?’’ Long Fai menggelengkan kepalanya sambil tersenyum pahit. Dia sudah menebaknya.
__ADS_1
“Saat ini, mungkin aku harus sebisanya bisa menahan agar tidak terjerat wanita lagi. Ahh semoga saja, aku bisa menahannya.” Long Fai menggaruk kepala sangat keras. Dia juga pria normal yang menyukai keindahan. Namun untuk mencari wanita cantik dan hati yang baik, cukup sulit bahkan dia sendiri apakah bisa menahan agar tidak terjerumus lubang buaya wanita di masa depan apak tidak.
“Tidak-tidak!” Long Fai menggelengkan kepalanya. Dia merasa terlalu khawatir dan terlalu banyak berpikir. Pada saat itu, tiba-tiba hewan santo pelindung keluar dari dalam tubuh Long Fai sambil mengeluarkan suara yang kecil.
"Grrrrhhh!"
“Uh apakah kamu sudah keluar? Wahh kamu sedikit lebih besar.” Long Fai mengangguk terus menerus.
“Kamu adalah hewan aneh dari sekian monster aneh yang dimiliki oleh aku. Namun aku akan memberikan nama kepada kamu. Mulai sekarang nama kamu adalah Da Hai.’’ Lanjutnya Long Fai sambil tersenyum.
“Grrrhhh’’ Da Hai, sepertinya menyukai nama yang diberikan oleh Long Fai.
Sudah berapa menit, akhirnya Xiao Yun sudah memakai baju ketika Long Fai melihat ke arah dirinya, seperti ada semacam terkesima.
“Kamu menatap aku terus menerus apakah aku cantik dan anggun.’’ Kata Xiao Yun sambil tersenyum.
Xiao Yun saat ini, bahagia ketika di puji oleh Long Fai. Namun ketika dia hendak berkata, dia menemukan hewan yang sangat lucu dengan seperti rakun dan berekor dua.
“Hewan apa ini? Sungguh lucu!” Xiao Yun berseru langsung mendekati Long Fai sambil tangan itu mengelus bulunya yang lembut.
“Ini adalah hewan peliharaan aku, namanya Da Hai.” Long Fai menjawab sambil tersenyum.
“Ini sangat lucu, bolehkah aku memeluknya?” Xiao Yun mendekati Da Hai. Namun seketika Da Hai ingin mencakar-cakar tangan sendiri.
“Ini sangat galak..!” Tangan Xiao Yun langsung menarik karena takut di cakar.
“Hahah dia mungkin belum terbiasa dengan kamu, kamu sebaiknya bersabar lah.” Long Fai mengangguk sambil tersenyum.
__ADS_1
“Huh baik..!” Xiao Yun tidak senang dan cemberut langsung meraih gelas milik Long Fai dan meminum teh itu, hingga habis sekali tegukan.
“Aku melihat kamu sangat haus? Jika kamu mau ini lagi!” Kemudian Long Fai menyajikan teh kepada Xiao Yun. Namun, tiba-tiba di pintu ada yang mengatuk sangat keras.
"Tok!"
"Tok!"
"Tok!"
“Siapa?” Long Fai berteriak.
“Ini aku.. Jiang Feng!” Jiang Feng berteriak.
“Oh ada apa?” Balas Long Fai sambil berteriak.
“Aku mendapatkan kabar dari perajurit, bahwa raja Tanguan kembali lagi dan mencoba menyerbu wilayah Jura Xinping dengan lusinan perajurit.’’ Jawabnya Jiang Feng di luar pintu.
“Hahaha aku tidak menyangka akan begitu cepat.” Long Fai tertawa terbahak-bahak setelah itu dia langsung menatap ke arah Xiao Yun dan berkata: “Ayoo.. Yuner kita pergi lagi ke Jura Xinping untuk memusnahkan perajurit Tanguan.’’
‘‘Apakah benar?” Xiao Yun juga terkejut.
“Ini benar Yuner raja Tanguan sudah kembali lagi membawa ribuan perajurit yang siap tempur. Ayo kita harus pergi dari sini dan pergi ke tempat Jura Xinping.” Long Fai mendesak tidak sabar.
“Ok baiklah..” Xiao Yun dengan gugup langsung pergi dari kamar.
Tentu saja, Da Hai menaiki di bahu Long Fai dan ikut pergi juga.
__ADS_1
"Grrrrhhh!” Da Hai menggeram seseolah marah juga karena raja Tanguan berani lancang melawan Long Fai.