Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Kesalahpahaman Yun Che


__ADS_3

Bab 210 Kesalahpahaman Yun Che


“Hmmm bagus.. Jika seperti itu biar tahu rasa..” Kata Wang Roulan setelah mendapatkan dan mendengarkan Yun Che di depannya dia sangat puas.


Untuk mengasih hukuman ke kerajaan timur, seharusnya seperti ini di berikan sanksi yang berat dan itu pantas juga karena kerajaan timur sangat serakah dan ambisius.


“Baiklah... aku sangat puas dengan rencana ini, jika dia tidak bisa membayar, maka wilayah yang di sebelah gunung Zuu akan menjadi pihak kita. Bahkan walaupun jika saja raja itu enggan membayar denda atas kekalahan pada akhirnya wilayah itu menjadi milik kita juga.” Wang Roulan berkata lagi.


“Baik... Ratu... setidaknya tiga opsi yang dikeluarkan oleh kita raja timur tidak bisa menolak dan tidak bisa menyerah. Karen semua persyaratan itu, sangat merugikan pihak mereka.” Kata Yun Che.


“Benar sekali, semakin raja Ye Qing bersikeras maka semakin besar kita mencaplok wilayah baru..” Wang Roulan tersenyum lebar. Bahkan setelah menjadi ratu, penampilan sedikit demi sedikit menjadi berubah dan menjadi sangat bijaksana. Bukan hanya itu saja semua penampilan sudah sangat cantik seperti peri. Jika ada Xia Fei dan Ho Tu tentu saja kedua wanita itu akan kalah.


“Baik Ratu.. laporan aku sudah aku sampaikan, sekarang aku meminta izin untuk keluar..” Kata Yun Che.


“Baiklah... kamu bisa keluar dan beristirahatlah karena sudah menjalankan tugas..” Wang Roulan mengangguk kepalanya dan tersenyum lembut.


“Baik..!” Yun Che akhirnya keluar dari istana itu, untuk saat ini Kerajaan Naga Azhure bagian Tongtian belum memiliki Perdana menteri. Dia sudah memutuskan bahwa jika Long Fai sudah kembali dia memohon untuk Melantik Lin Fan untuk menjadi perdana menteri sehingga jika ada pertemuan kerajaan dia tidak perlu repot-repot untuk memikirkan pergi. Karena dia ingin bersantai dengan suaminya yaitu Long Fai.


Setelah sekiranya sudah tidak ada orang dia kembali ke ruangan yang terbuka di belakang Istana kerajaan Naga Azhure.


Wang Roulan duduk di atas batu besar dan langsung memainkan Kukin yang sangat merdu. Setiap senar di petik akan ada burung yang berkicau di atas rerimbunan pohon-pohon yang tertiup angin sepoi-sepoi.


Bahkan semakin jari Wang Roulan sedang memainkan senar Kukin, suara itu seperti baptisan surga yang setiap hewan dan monster-monster akan berdatangan dan saling mendekat seseolah sedang mendengarkan lantunan musik surga.


Di atas langit tepatnya di mana langit yang sedang di naungi oleh Wang Raolan, kehendak Tao itu seperti berputar-putar layaknya roda kehidupan yang sedang mengitari dan menjunjung umur panjang bagi Wang Roulan.


Dari kejauhan, Lin Fan yang sedang membuat gubuk agar terlihat sangat menarik, dia terpana Karen melihat ada naga emas yang sedang mengitari langit di bagian hutan belakang istana Naga Azhure.

__ADS_1


Karena dia penasaran, akhirnya langsung berlari sangat cepat dan terengah-engah.


Dua menit telah berlalu, akhirnya dia sudah sampai di kanan naga emas itu sedang berputar-putar. Seketika dia melihat di depannya, Lin Fan sangat terkejut.


Karena dia melihat Ratu Wang Roulan sedang memainkan Kukin sambil memejamkan matanya. Dan dia juga melihat bahwa setiap senar di petik, maka akan mengeluarkan aura Tao yang sangat menakutkan dan sangat sangat mematikan.


Naga itu seperti ilusi yang seseolah sedang melindungi Wang Raolan yang sedang memainkan Kukin sehingga tidak ada pengganggu yang mengusik.


“Seperti dengan namanya Raja Xiandi adakah maha kuasa. Dan sudah sepatutnya memilik permaisuri Xiandi juga hmmm, aku tidak salah mengikuti Naga Azhure untuk memanjat paha.” Lin Fan menatap ke arah Wang Roulan yang sedang memainkan Kukin itu.


Dia juga melihat monster-monster yang sangat beraneka ragam sedang tertidur di tanah sambil mata terpejam seseolah sedang mendengarkan baptisan suara Kukin.


Setelah itu, dia mencoba pergi untuk meninggalkan dan melanjutkan membuat gubuk. Tapi, tiba-tiba ada suara pemuda yang menghentikannya.


“Hey kamu siapa..?” Yun Che mengerutkan keningnya, karena dia melihat bahwa pemuda itu memiliki baju bukan identitas Naga sehingga dia mengira bahwa Lin Fan bukan bagian darinya.


“Aku tidak percaya mesti kamu ingin mencelakai ratu ini..!” Yun Che langsung meraih bahu Lin Fan dan mengangkat kayaknya sampah.


“Hei aku bisa menjelaskan ini kepada kamu, aku adalah Lin Fan teman Tun Ri aku menunggu Tun Ri untuk menemui aku, tapi...!” Belum selesai menjelaskan, langsung di intruksi oleh Yun Che: “Apakah aku percaya hah.. apakah kamu tahu, wanita itu adalah Wang Raolan dia permaisuri dan istri Long Fai.. dan pandangan kamu sangat kotor untuk melihat ratu yang agung itu.”


“Tidak... tidak...tidak..!” Lin Fan cemberut apakah pemuda ini memiliki otak yang rendah kenapa anda seperti wanita yang tsundere..


Namun Yun Che masih tidak percaya, sehingga tangan kanan memegang bahu Lin Fan, tangan kiri memegang pinggang Lin Fan. Sontak akibat jari jemari Yun Che menekan pinggang Lin Fan akhirnya Lin Fan tidak tahan karena merasa geli.


Seketika Lin Fan membebaskan dari cengkraman Yun Che.


"Sikat!"

__ADS_1


Hanya menarik tangan kanan Yun Che, tiba-tiba dirinya melemparkan Yun Che sangat jauh lusinan kilo.


"Bam!"


"Bug!"


"Bug!"


“Ahh sial.. aku terlalu bersemangat untuk melemparkan dia..” Lin Fan tak berdaya karena refleks akibat geli, sehingga dirinya melemparkan Yun Che sangat jauh.


Bahkan lemparan itu, seperti lampung ke Medan. Sementara itu, Yun Che bangun dari tidurnya akibat di lempar oleh pemuda Lin Fan sehingga dia sudah menduga: “Brengsek... aku tahu kamu orang jahat dan berniat untuk mengintip Ratu Wang Roulan..”


"Swoshh!"


Akhirnya Yun Che melompat terbang sangat cepat untuk bergegas menghampiri Lin Fan. Terbang itu sangat cepat dua kali lipat dari pesawat jet sehingga hanya membutuhkan berapa menit dia akhirnya sudah sampai di tempat Lin Fan berada.


Dari pandangan dirinya pemuda Lin Fan itu, hanya manusia biasa tapi apakah ada yang percaya manusia biasa bisa melemparkan sampai sangat jauh bahkan dirinya tidak bereaksi? Sudah pasti bahwa jawabannya tidak ada sama sekali. Pemuda itu sebenarnya kultivator yang sengaja menyembunyikan basisnya, dia ke sini hanya untuk mengintip Ratu Wang Roulan.


Setelah dekat di hadapan Lin Fan dirinya berteriak lagi: “Sialan aku percaya bahwa kamu penyusup...!”


“Aku bukan penyusup tapi aku teman dari Tun Ri aku ke sini hanya ingin melihat dia tidak ada lagi..!” Lin Fan masih menjelaskan sangat sabar.


Tapi, penjelasan itu tidak berguna bahagia sudah didoktrin Naga Azhure. akhirnya dia meninju sangat keras kepada Lin Fan. Namun, anehnya pemuda Lin Fan itu juga meninju balik sehingga dirinya terpental lagi sangat jauh, dan mengakibatkan tulangnya patah.


"Crack!"


“Ini.. siapa pemuda itu sungguh sangat kuat..” Yun Che berkeringat deras sambil terbang tak terkendali.

__ADS_1


__ADS_2