Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Aku Ingin Melahirkan Anak Dengan Kamu


__ADS_3

Bab 208 Aku Ingin Melahirkan Anak Dengan Kamu


Di alam atas, setelah perjamuan acara tunangan, dan malam hari sudah terlewatkan, akhirnya Long Fai bangun dari tidurnya dengan mata panda.


Saat ini dia melihat Xia Fei dan Ho Tu yang tidur di sampingnya dengan tanpa busana dia hanya cemberut sangat kesal. Selama dia tidur di istana Ho Tu, dia tidak nyenyak tidur, karena kedua wanita ini minta jatah terus menerus bahka ketika dua jam berlalu sudah melakuan hubungan intim, kedua wanita ini meminta lagi.


Sehingga memikirkan keganasan kedua wanita yang umurnya sudah ribuan tahun, dia sangat tidak berdaya. Long Fai takut darahnya habis tersedot karena hubungan intim.


Untung saja hari ini adalah hari terakhir dia di sini sehingga dia sangat cepat-cepat untuk kembali pulang dan bersantai-santai seperti alakadarnya.


Namun dia juga sedikit khawatir ketika Xia Fei akan ikut dengannya, “Ahhh bagai mana ini..!” Long Fai mengusap-usap rambut itu sangat keras karena bingung.


Kemudian dia mencoba melepaskan belenggu kedua wanita ini karena sesak nafas. Tapi ketika dia hendak melepaskan, tiba-tiba Xia Fei memeluk dan kedua gunung yang sangat besar langsung menghimpit kepala Long Fai.


“Mmmmmmmm...!” Long Fai melotot terus-menerus, karena dia merasakan rasa sesak tidak bisa bernafas karena kepala sendiri di himpit oleh gunung yang maha agung milik Xia Fei. Bahkan karena himpitan sangat keras gunung Xia Fei di puutingnya memuncratkan air putih yang membasahi wajah Long Fai.


“Bedebah aku tidak bisa nafas...”


"Ahhhh!"


"Paaaa!"


"Paaa!"


"Paaa!"


Long Fai melepaskan dengan paksa langsung menampar kedua pantat Xia Fei dan Ho Tu sehingga tamparan itu mengakibatkan pantat bergetar sangat menawan dan memabukkan.


“Ahh suami...!”

__ADS_1


“Ini sakit!”


Akhirnya kedua wanita itu terbangun langsung mencoba duduk sambil menatap ke arah Long Fai dengan cemberut.


“Gunung kamu sungguh besar dan kamu menghimpit kepalaku dengan gunung kamu.. dan aku sangat susah untuk bernafas..!” Long Fai terengah-engah mencoba menstabilkan kemarahannya.


“Kenapa kamu seperti itu? Gunung aku besar karena kamu yang membelai terus menerus...” Xia Fei tersenyum sambil menghina Long Fai.


“Kamu...!” Long Fai sangat kesal, apakah semua keturunan garuis darah rubah seperti itu, sungguh hiyper bergairah?


Long Fai mengusap-usap air susu di wajahnya yang di muntahkan oleh gunung Xia Fei sambil berkata: “Setelah makan aku akan pergi ke dunia asal aku..! Dan sekarang aku pergi untuk membersihkan badan.”


Kemudian Long Fai pergi meninggalkan kedua wanita itu sebelum pergi dia mengambil handuk untuk menutupi bagian tubuh sendiri.


kedua wanita itu setelah ditinggal oleh longfai akhirnya saling memandang dan berapa detik kemudian dia saling tertawa.


Ho Tu sangat malu dia tidak menjawab tapi ada rona merah di wajahnya. Ho Tu adalah permaisuri yang penuh kebijaksanaan dan memiliki tempramen yang sangat dingin. Tapi, sekarang dia sungguh tersipu malu seperti wanita yang pada umumnya, bahkan jika ada orang lain yang melihatnya pasti saja tidak akan percaya apa yang dilihatnya.


“Hmm!” Ho Tu mengangguk sangat lucu dan malu. Bahkan dia sendiri ketika memikirkan Tintin itu dimasukkan ke dalam tubuhnya seperti ada kesenangan surgawi ketingkat tujuh sehingga dia tidak bisa terengah-engah bahagia.


“Ahahah...! Aku pada awalnya merasakan sakit, dan aku pikir melakukan hubungan seperti itu sangat menjijikkan. Tapi setelah aku merasakan, dan melakukan dengan pria yang kita cintai sungguh sangat bahagia dan penuh Extasi.” Xia Fei tersenyum sambil menatap ke atas dan ada pandangan yang sangat melakonis.


“Hmm.. tapi lebih baik jangan memikirkan terus menerus, ayo kita mandi.” Ho Tu mencoba mengalihkan pikiran yang sangat mesum itu, agar dia tidak bergairah terus menerus. karena semakin dia mengingat Tintin yang begitu besar Cibay ini mengeluarkan air kental terus-menerus.


Note: Cibay adalah alat kelamin perempuan!!


“Baiklah kamu benar akan tidak nyaman jika seperti itu,” Xia Fei mengangguk dan setuju.


Mereka berdua akhirnya mengelap semua cairan yang di aera sensitif dan semua di badannya. Setelah sudah membersihkan cairan kental itu dia meraih handuk berwarna putih untuk menutupi sebagian tubuhnya setelah itu kedua wanita itu langsung pergi untuk membersihkan tubuhnya.

__ADS_1


Di kamar lain juga demikian Tun Ri dan Lu Change, dia terbangun dengan penuh kebahagiaan tanpa busana.


“Suami, apakah setelah ini kamu akan mengikuti Long Fai?” Li Change berkata sangat menawan.


“Aku tidak tahu mungkin saja jika aku diperintahkan akan pergi ke dunia Long Fai berada, tapi kamu juga tahu bahwa wilayah bekas permaisuri Chi Yao dan Ye Fan sekarang menjadi wilayah Naga Azhure dan kita berdua di perintahkan untuk mengelolanya. Tidak mungkin aku pergi meninggalkan wilayah itu secepatnya.” Kata Tun Ri sambil membelai tubuh Li Change terus menerus penuh kasih sayang.


“Hmmm jika kamu pergi.. cepat-cepat lah kembali, aku menunggu kamu kapan saja.” Lu Change tersenyum dan wajah itu mencoba mendekati wajah Tun Ri lebih dekat sehingga nafas itu sungguh sangat terasa. Bahkan dia meraih tangan Tun Ri untuk meminta membelai gunungnya yang sedikit besar.


Tun RI tidak berdaya akhirnya dia memainkan gunung Lu Change dengan pelan-pelan.


“Apakah kamu meminta ronde kedua?” Tun Ri berkata sambil memandang Lu Change dengan Tatapan yang sangat manis.


“Hmmm ayo sebelum kepergian kamu kita harus memuaskan tubuh kita.” Kata Lu Change sambil merasakan perasaan yang sangat luar biasa ketika gunung itu dibelai oleh Tun Ri.


“Baiklah... ayoo kita berpuasa diri..!” Tun Ri akhirnya melilit tubuh Lu Change dengan sangat luar biasa, dan penuh ra“Li sa gairah yang tinggi. Dia mencicipi tubuh Lu Change dengan inci satu inci sampai semuanya diterkam oleh Tun Ri.


Mereka berdua saling melilit bahkan keringat itu sampai membasahi kasur. Mata Lu Change menatap wajah ke arah turun dengan pandangannya melakonis, begitupun sebaliknya tunrique memandang ke arah lucahe dengan perasaan membara api yang menggebu-gebu.


Tintin untuk mengebor cibay terus-menerus sampai mengeluarkan pelumas yang sangat banyak sehingga meneteskan ke kasur itu.


“Lu Change apakah kamu bersedia menjadi wanita aku dan bersedia mempunyai anak dengan aku....!” Tun Ri menatap ganas ke arah Li Change.


“Aku mau hidup bersama kamu dan aku juga ingin mempunyai anak dengan kamu...ahhh...!” Lu Change membalas sangat kenikmatan.


“Baiklah.. panggil aku suami...” Tun Ri menggebu-gebu.


“Suami...!” Lu Change berkata dengan pandangan yang sangat kabur.


Akhirnya karena mereka sedang melakukan hubungan intim maka Author mensensornya demi kenyamanan mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2