
bab 125 Tanah Yang Di Berkati
Tatapan Xiao Yun semakin bersemangat dia menatap ke arah Long Fai sambil terengah-engah. Anda bilang dia adalah dewa darah, dan ahli nujum? Selain ahli nujum anda juga dewa alam, Xiao Yun melihat tiga gelar kepada Long Fai dia semakin bersemangat.
"Tuan, itu tidak masalah kamu adalah raja aku, sangat hebat memiliki 3 kekuatan dewa aku tak sabar menjadi selirmu..!" Xiao Yun menatap panas ke arah Long Fai.
"Tidak..tidak.. Ternyata wanita ini bodoh!" Long Fai berteriak dalam hati. Setelah itu, dia berkata kepada Xiao Yun. "Xiao Yun berapa jumplah penduduk wilayah yang kamu perintahkan."
Mendengar intruksi Long Fai, Xiao Yun menjadi serius lagi: "Penduduk di sini tidaklah banyak. Namun luas wilayah ini masih hutan-hutan dan luas. Terlebih lagi, setiap harinya ada saja ras monster yang memakan penduduk dari anak-anak orang tua akibat infasi monster."
Mihat Xiao Yun tidak berdaya, Long Fai berkata "Tenang, ada aku mungkin bisa menolong."
"Ahh aku ingat suami adalah titisan dewa jadi masalah ini akan aku serahkan kepada kamu." Xiao Yun menatap ke arah Long Fai sambil mata berbinar.
"Aku bukan suami mu...!" Long Fai berteriak dalam hati. Tapi dia mencoba menenangkan amaranya langsung berkata: "Baik aku akan menjadikan wilayah Peri, karena sudah menjadi pengikut aku."
Long Fai, keluar dari istana kecil ini, dia langsung terbang ke atas. Xiao Yun dan lainya sungguh terperangah. Bagai mana Long Fai terbang tanpa menggunakan kekuatan? Sungguh aneh.
"Ini benar, ternyata suami aku seseorang titisan dewa pff!" Xiao Yun menatap ke atas sambil memandang Long Fai penuh mata Love.
"Aku sangat iri, aku ingin menjadi Long Fai. Setiap yang di lakukan, akan menarik kecantikan atas!" Kata Jiang Feng sambil menangis.
"Sebenarnya kamu sudah tampan. Hanya saja kamu tidaklah kuat dan tidak lah menarik bagi wanita." Hu Mulan terkekeh bercanda.
"Kamu sangat berterus terang!" Jiang Feng menangis. Namun dia teringat buah yang di makan.
"Oh iya. Setidaknya, buah yang di berikan oleh Long Fai, maka akan mengawetkam ketampanan umur 18 tahun sampai 2jt tahun hahaha." Jiang Feng terbahak-bahak. Di bandingkan ketika Jiang Feng sebelum bertemu Long Fai, anda hanyalah anak yang pendiam dan jarang bicara. Tapi sekarang setelah bertemu dengan Long Fai, sifat dan kepribadianya sudah berbalik.
"Hmmp kamu benar, setidanya dengan buah itu, kamu akan memiliki ketampanan hingga 2jt tahun tanpa perubahan menua." Hu Mulan juga senang setelah di berikan buah oleh Long Fai.
Tapi dia bingung dan berkata lagi sambil memegang dagu: "Ngomong-ngomong apa yang sedang di lakukan Long Fai?"
__ADS_1
"Aku juga tidak tahu," Mereka berdua menggelengkan kepalanya.
Di atas langit, Long Fai mencoba sesuatu dia ingin memainkan alat musik seruling, apakah bisa memiliki efek yang menabjubkan?
Long Fai tidak tahu. Dia mencoba memainkan seruling sambil memikirkan wilayah ini menggunkan seruling saja. Bisa jadi, karena Long Fai mencoba akan menemukan hal baru.
"Baiklah, aku akan merubah tempat ini menggunakan seruling siapa tahu akan memiliki efek yang luar biasa." Long Fai memejamkan matanya. Setelah itu, dia mencoba memainkan seruling.
"Telolet...telolet..telelelelolet!"
"Telolet...telolet..telelelelolet!"
Begitu seruling di mainkan, seseolah suara itu beresonasi dengan jalan surga, di atas langt tiba-tiba ada naga yang menarai-nari sangat indah. Naga itu tidak hanya satu, namun ada 6 naga yang berpasangan seseolah sedang menari-nari dengan sangat indah.
tiba-tiba, hutan yang terkena gelombang suara, seketika berevolusi dan semakin besar.
"Apa yang terjadi? Apakah ini yang di lakukan Long Fai?" Hu Mulan kagum dia menatap ke arah Long Fai yang di atas sambil tatapan luar biasa.
"Aku telah melihat dewa alam!"
"Dewa alam lindungi penduduk kami!"
"Dewa alam memberkati rakyat kami!"
"Dewa alam penolong kami!"
Seluruh penduduk Xinping, semuanya berlutut. Bukan hanya itu saja, semua penduduk dan tidak terkecuali para monster yang masih satu wilayah Xinping, semuanya mengaum dari monstetlr kecil dan monster besar.
Dari pohon, air tanamam hewan manusia, dia mengalami masa pencerahan masal dan ada ada teknik misterius yang sudah di tanam oleh penduduk Xinping.
Pohon-pohon, yang sudah mencapai umur jutaan tahu sekarang pohon itu, berubah memliki kesadaran spritual.
__ADS_1
Pohon raksasa itu saling gemirincing seperti menandakan bahwa dia sedang bersujud kepada dewa alam.
Para monster, sekarang kekuatanya menjadi menakutkan. Namun terlepas dari itu, dia menyembah Long Fai. Dan pada akhirnya hukum pahala yang keluar dari setiap penduduk, di panen oleh Long Fai sangat panik.
Ketika pahala sedang di serap oleh Long Fai, tiba-tiba Long Fai merasakan kekuatanya bertambah kuat. Dia bahkan seperti mencapai orgasm.
"Ahhh uhhhhh perasaan ini sungguh enak sial!" Long Fai mengeram seperti sedang musim semi.
Jiang Feng dan Hu Mulan, terjatuh dan dia masih melihat fenomena di atas sambil mulut membuka lebar sangat lama.
Pemandangan ini, mungkin sekali seumur hidup dia melihatnya. Cahaya jalan surga yang berwarna emas sedang membabtis wilayah Xinping, enam naga yang sedang meraung dan menari-nari mengitari wilayah Xinping seseolah naga itu sedang mengucapkan selamat kepada wilayah Xinping.
Bahkan Jiang Feng dan Hu Mulan seperti melihat ilusi bahwa di antara langit, ada sosok Long Fai yang sangat raksasa, bentuk raksasa Long Fai, tidak terbatas, dari langit arah barat dan timur, langit utara ke selatan, semua penuh dengan kebesaran tubuh ilusi Long Fai.
Di belakang raksasa Long Fai, ada seperti sembilan roda kehidupan yang berputar dan beresonasi ke arah wilayah Xinping.
Sosok raksasa Long Fai dia tersenyum ramah, namun mata raksasa itu tidak memandang dunia.
"Uhuk..uhuk...!" Hu Mulan dan Jiang Feng jatuh dan dia berlutut karena kaki lemas.
"Apakah-apakah dia seseorang Bijak Xiandi?" Hu Mulan tidak bisa berpikir mengelak, dia percaya bahwa Long Fai adalah seseorang bijak. Setiap kata yang di ucapkan akan merintuhkan dunia. Setiap kata-kata adalah hukum dunia itu sendiri.
Seorang bijak tidak sengaja menciptakan dunia karena melukis. Setiap perintah, jalan surga akan mengikuti.
Di sisi Xiao Yun, ketika sedang berlutut, tiba-tiba dia seperti mendapatkan pencerahan.
"Bam!"
Otak Xiao Yun meledak karena mendapatkan jurus menantang surga, di dahi itu, bercahaya putih dan berbentuk bunga teratai.
"Berdengung...!"
__ADS_1