Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Dia Wanita Aku


__ADS_3

Bab 544 Dia Adalah Wanita Aku


“Tidak mungkin ... Bagaimana aku kalah dengan manusia biasa ... ini tidak percaya,” gumam Melisa sambil melihat atas langit sambil menggelengkan kepalanya.


Dia melirik ke arah Shopana yang sedang berjalan dengan kawan-kawannya yang kebetulan sedang memuji karena sangat hebat. Bahkan, seluruh murid yang menonton menatap Shopana dengan sangat lebar dan penuh kagum.


Tsk!


Menggerakkan giginya, Melisa langsung berdiri langsung menggunakan sihir api lagi dan mencoba menyerang temannya dengan kekuatan api yang panas dan sangat bergejolak.


Bom!


Awas!


Seketika Shopana langsung melirik sehingga melihat ada bola api yang tiga kali lipat besar dari bola itu sendiri yang sedang menyerang kearah temannya.


Alhasil, Shopana langsung sigap dan menghadap bola api tersebut menggunakan tangan kanannya.


Bom!


Ahhhh!


Para wanita khusus bukan bangsawan, menjerit. Bahkan tidak ingin melihat akhir tragis dari tangan Shopana yang mencoba menghalau api itu hanya tangan kosong.


Akan tetapi, api itu setelah mengenai tanah Kanan Shopana, seketika langsung lenyap seolah sudah ditelan oleh tangan Shopana sendiri.


Bom!


Hanya dalam sekejap, Shopana sudah melahap api tersebut dan dijadikan bakat miliknya sehingga sihir api yang dia kuasai sedikit meningkat.


“Pertempuran selalu ada yang menang dan kalah. Jika kamu kalah, kamu kalah! Jangan mengelak dengan mentah-mentah.” Shopana langsung mendengung tidak suka dengan cara para bangsawan seperti itu.


“Aku tahu dan aku mengetahui akan hal itu. Tetapi, aku sungguh sangat tidak terima jika aku kalah dengan manusia yang bukan dari bangsawan! Ini membuat aku menjadi malu!" Melisa menggerakkan giginya.

__ADS_1


“Jika kamu kalah itu membuktikan bahwa bakat sihir kamu masih perlu diasah lagi sehingga menjadi kuat. Jika kamu kalah, seharusnya kamu berlatih jangan seperti itu ini akan membahayakan," kata Shopana menggelengkan kepalanya.


Melisa menginjakkan kakinya ke tanah langsung pergi dengan cemberut. Pada saat itu, Grey langsung bertepuk tangan sambil mendekati ke arah Shopana.


Pok! Pok! Pok!


“Kamu sungguh sangat hebat, aku sungguh kagum dengan cara kamu bermain. Karena kamu telah memenangkan pertempuran ini, pakai hadiah aku akan membayar semuanya yang kamu makan di kantin sepuasnya,” kata Grey dengan senyum yang cemerlang.


“Maaf aku tidak tertarik dengan kamu. Aku hanya pergi ke kantin dengan temanku," ucap Shopana tanpa ekspresi.


Seketika ada kabut asap seperti iblis keluar dari tubuh Grey. Dia sudah tidak bisa menahan amarah karena ajakannya selalu ditolak oleh Shopana.


Dia langsung berjalan dan mencoba meraih tangan kanan Shopana.


Tiba-tiba, Shopana langsung dipegang tangan kanannya dan menoleh ingin menampar pipi Grey.


Plak!


“Kamu pemuda sungguh tidak tahu malu. Sudah aku bilang beberapa kali aku tidak dekat denganmu, aku sudah memiliki kasih yang lebih baik daripada kamu!" Pada saat itu, Shopana marah. Tetapi dia juga merasakan ada energi mana kegelapan yang memasuki kedalam tubuhnya karena cincin Artefak itu, menyerap kekuatan yang dilepaskan oleh Grey.


Seketika Shopana merasakan rasa ekstasi. Dia walaupun belum sepenuhnya mengendapkan sihir kegelapan, Shopana sudah yakin jika berlatih terus menerus, akan bisa menguasainya sehingga dia bisa menghilang dan bersembunyi ketika malam hari.


Setelah menghilang rasa kesenangan akibat memiliki sihir kegelapan, akhirnya dia mencoba melepaskan genggaman tangan yang dilakukan oleh Grey tersebut.


Wuk!


“Ini terakhir kali aku memperingati kamu agar tidak selalu membuntuti aku terus-menerus. Apakah kamu paham?” Shopana langsung berjalan dengan cepat akan tetapi tiba-tiba tanpa disadari mereka semua pada manusia berbadan tegak memiliki wajah yang sangat pucat langsung bertanya kepada Shopana.


“Tuan kami sudah datang untuk membawakan sebuah makanan kepada kamu." Zombie putih langsung mengabarkan kepada Shopana sehingga raut wajah Shopana yang awalnya sangat marah dan tidak sedap dipandang tiba-tiba langsung ceria dan bertengkar sangat lucu sehingga Grey yang mengetahuinya langsung marah.


“Brengsek aku ingin tahu siapa sebenarnya dia yang sudah mendapatkan Shopana! Sial aku tidak membiarkan dia hidup secepatnya aku harus memusnahkannya!" Seketika langsung mengikuti secara diam-diam ke tempat dimana Shopana sedang berjalan.


Tiba-tiba setelah mengikuti cukup lama melihat ada gerbong yang sangat bagus.

__ADS_1


Shopana tiba-tiba tersenyum lembut dan langsung berkata kepada Long Fai. “Apakah kamu merindukan aku?"


Long Fai menggelengkan kepalanya, “Aku hanya heran kepada kamu ketika kamu belum di sini sepertinya kamu memiliki sifat tidak seperti ini. sekarang setelah kamu memasuki ke akademi, kamu sangat antusias dengan kedatangan aku?"


“Aku sudah menyadari bahwa tempat di mana aku tinggal sekarang tidak senyaman di rumah kamu. Di sini banyak para bangsawan yang sangat arogan. Oh iya Ada apa kamu datang ke sini?" tanya Shopana.


“Aku datang ke sini hanya ingin memberikan kamu sebuah kotak makanan." Long Fai langsung mengeluarkan satu kotak makanan yang sangat bagus dan diserahkan Shopana, “Dengan ini kamu tidak perlu repot-repot untuk pergi ke kantin, yakinlah makanan ini lebih bergizi daripada kantin tersebut.”


Pada saat itu, Grey yang sudah kebetulan mengikuti sampai jauh langsung datang tanpa malu-malu untuk menegur Long Fai.


“Oh jadi ini yang kamu maksud cantik, walaupun pemuda itu sangat tampan dan aku menjadi begitu iri, tetapi yakinlah dia tetap memiliki energi mana. Lebih baik kamu bersama aku karena aku adalah bangsawan Jika kamu menikah dengan aku otomatis statusnya menjadi naik. Dibandingkan dengan pemuda seperti itu hanya mengandalkan tampan, apa gunanya hidup hahaha!”


“Setidaknya aku memiliki wajah tampan daripada kamu, dan aku juga memiliki wanita yang sangat cantik." Long Fai langsung meraih pinggang Shopana dan memeluknya. Sehingga Shopana langsung tersipu tetapi tidak menolak pelukan yang dilakukan oleh Long Fai.


“Bajingan kamu! Hentikan ... Kamu tidak diizinkan untuk memeluk wanitaku!" Grey kepalanya bersungut-sungut.


“Wanita mu? Kapan Shopana mengakui bahwa kamu adalah wanita? Apakah kamu sedang bermimpi?” Long Fai langsung menekan lebih terarah sehingga pelukannya sedikit erat.


“Bajingan kamu!” Grey langsung mengamuk sehingga tangannya mengeluarkan asap hitam langsung menyerang Long Fai.


Long Fai hanya mengangkat tangan satunya langsung menangkap tangan Grey begitu sangat mudah.


Hap!


Seketika Long Fai langsung meremass tangan Grey seperti jeruk sehingga darahnya langsung bercucuran sangat banyak jatuh ke tanah.


Ahhh!


“Tangan aku!" Grey gila seketika langung menggunakan tangan sisanya untuk menyerang. Akan tetapi tiba-tiba dia ditampar sangat keras sehingga terpelanting jauh sekitar 20 meter.


Plak!


Alhasil, Grey seketika langsung tidak sadarkan diri akibat tanpa adanya dilakukan oleh Long Fai.

__ADS_1


“Baik. Aku sudah memberikan makan ini kepadamu saatnya aku pergi. Ingat kamu tidak boleh memakan selain apa yang aku buat.” Kemudian Long Fai memasuk ke dalam gerobak itu dan pergi meninggalkan Shopana. Bahkan Shopana langsung mengabaikan keberadaan Grey yang telah pingsan dengan menyedihkan.


__ADS_2