Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Penuh Keyakinan


__ADS_3

"Nggak ko yank, memang ini tempatnya" kata Dion pada Ayunda.


"Ah masa sih kak, apa aku yang salah liat kali ya" kata Ayunda masih tak percaya dengan tempat liburannya saat ini.


"Bisa jadi kaya gitu yank" kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Iya kali kak" kata Ayunda menjawabnya singkat.


Pembicaraan mereka pun terhenti karena saat ini Ayunda sedang menikmati pemandangan yang begitu indah tersaji di depan matanya saat ini.


Bagaimana tidak tempat liburannya kali ini sangat berbeda jauh dari tempat liburan sebelumnya.


Karena tempat liburan yang saat ini mereka kunjungi adalah tempat liburan yang memiliki pemandangan yang sangat indah.


Dari ujung depan sampai ujung belakang tak ada yang membuat bosen berada di sini. Semuanya memiliki keindahan dan ciri khas tersendiri.

__ADS_1


"Waw... indahnya, bikin betah aja kak ini mah tempatnya." kata Ayunda setelah ia melihat sekeliling tempat liburannya.


"Yank ko bisa simpulin kata gitu, kan kamu belum liat kedalamnya. Gimana kalau di dalamnya malah berbeda? hayo mau kaya gimana ntar responnya?" kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Ya nggak akan beda lah kak, di luarnya aja udah bagus kaya gini. Apa lagi di dalamnya, aku udah yakin banget pasti bagus deh." kata Ayunda menjawabnya dengan penuh keyakinan.


"Kan bisa aja kali yank, di luarnya aja yang bagus tapi dalamnya malah sebaliknya." kata Dion masih ingin membuat Ayunda percaya dengan ucapannya.


Tapi apa yang terjadi setelah Dion berkata seperti itu. Ayunda bukannya percaya ucapan Dion ia malah langsung mengajak Dion untuk membuktikan bahwa ucapannya itu tidak salah sama sekali.


"Yakin nih yank, mau langsung liat ke dalam ntar nyesel lagi udah buru - buru masuk ke dalam." kata Dion mencoba memastikan ucapan Ayunda tersebut.


"Sangat yakin, yuk sekarang ke dalamnya." kata Ayunda menjawabnya dengan penuh semangat sambil menarik tangan Dion untuk masuk kedalam tempat liburan.


"Eh... yank pelan - pelan dong narik tangannya, ntar kalau putus gimana?" kata Dion protes dengan apa yang Ayunda lakukan kepadanya.

__ADS_1


"Kakak lebay banget sih, mana ada di tarik kaya gini bisa putus. Kalau pun ada ntar aku sambungin lagi biar tangan kakaknya nggak putus." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.


"Ya kata gampang kali yank tangan yang putus di sambunginya." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Udah deh kak jangan kebanyakan bicara ntar nggak kelar - kelar. Kapan ke dalem nya kalau terus - terusan bicara kaya gini?" kata Ayunda pada Dion.


"Besok atau lusa juga nggak masalah" kata Dion menjawab ucapan Ayunda dengan santainya.


"Nggak sekalian satu minggu, satu bulan atau bahkan satu tahun kak. Biar lebih lama masuk ke dalamnya." kata Ayunda yang mulai greget dengan setiap ucapan yang Dion keluarkan barusan.


"Boleh juga tuh yank di coba" kata Dion malah mengiyakan ucapan Ayunda.


"Kalau gitu biar kakak aja sendiri. Aku mah maunya sekarang. Yuk pak kita berdua aja yang liburan di sini sekarang. Biarin kakak katanya mau nyoba saran yang aku berikan untuknya tadi." kata Ayunda menjawab ucapan Dion sambil mengajak pak supir.


Bersambung...

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2