
Seketika Dion langsung mencengkram tangan Ayunda dengan sangat kuat. Dan ia menarik tangan Ayunda untuk menuju kamar mereka.
Bruk...
Suara pintu kamar yang di buka sangat kencang membuat Ayunda hampir spot jantung dibuatnya.
Dion masih mencengkram tangan Ayunda dengan lebih kuat lagi. Tak lupa ia mengunci pintu kamarnya.
Lalu Dion menarik Ayunda ke dekat ranjang dan langsung membuat Ayunda berada di bawah tubuhnya. Dan itu membuat Ayunda tak bisa berbuat apa - apa lagi hanya bisa pasrah menerima perlakuan Dion selanjutnya.
Mungkin tadi perkataannya terhadap Dion memang salah. Ia juga merasakan hal itu. Namun memang ia hanya ingin bercanda saja dengan Dion. Tapi sayang Dion menganggap ucapannya itu dengan serius.
Dan disinilah sekarang Ayunda akan segera mendapatkan hukuman dari Dion.
Dion sebenernya tau kalau ucapan Ayunda tadi itu hanya candaan. Tapi ia ingin membuat Ayunda sadar kalau ucapannya itu bisa membuat Dion marah dan tersinggung dan dia juga ingin sedikit menghukum istrinya ini.
"Kau tau apa yang membuat aku harus mencengkram dan menarik tanganmu sangat kuat tadi" Ucapan Dion pun membuat Ayunda merasa ketakutan.
Namun walau ketakutan dibuatnya Ayunda lalu menjawab dengan hanya menggelengkan kepalanya saja.
__ADS_1
"Ayunda aku tanya sekali lagi dan aku mau kamu jawab pake mulutmu bukan hanya menggelengkan kepala saja"
"i...ya" Ayunda pun menjawab terbata - bata.
"Bagus, istri pintar. Kau mau membuktikan kalau aku hanya bisa beberapa menit saat membuka segel bukan. Maka sekarang aku akan membuktikannya. Biar kau tau apa aku memang seperti itu atau ngga"
"Maaf aku ngga serius tadi berbicara seperti itu"
"Maaf katamu. Tak ada kata maaf sebelum aku buktikan kepadamu biar kamu tau dengan sendirinya"
"Tapi..." Belum usai Ayunda melanjutkan ucapannya itu. Bibirnya sudah di bungkam dengan bibir Dion dengan tak membiarkan Ayunda untuk berontak sedikit pun.
Cup...
Ia langsung menyatukan kembali bibirnya. kemudian setelah puas bermain dibibir ia ingin mencium keseluruhan tubuh Ayunda tanpa tertinggal satu pun.
Dimulai dari semua wajah Ayunda di cium oleh Dion. Lalu Dion beralih mencium telinga dan menggigitnya. Sampai suara - suara yang ditahan Ayunda pun akhirnya keluar dengan sendirinya. Dan itu pun membuat Dion semakin menggila.
Sekarang Dion mulai turun ke leher, bagian dada Ayunda dan terakhir adalah puncak pembukaan segel akan terjadi.
__ADS_1
Namun sayang seribu sayang disaat hasrat keduanya sudah di puncak dan menuntut untuk meminta lebih dan berakhir penyatuan.
Tidak terjadi sama sekali. Karena di detik berikutnya Dion bangkit dari tubuh Ayunda tanpa berucap apa pun langsung pergi ke kamar mandi dan wajahnya seperti menahan hasrat yang sangat menggebu.
Ayunda kemudian tersadar saat Dion bangkit dari tubuhnya tiba - tiba. Disaat ia pun sudah siap memberikan hak Dion hari ini.
Ia merasa heran dan penasaran apa penyebab Dion ngga jadi meminta haknya itu. Setelah itu ia melihat bagian intim tubuhnya.
Yang ternyata ada darah disana. Ia pun kemudian tersadar kalau ia memang belum datang bulan dan sepertinya ini memang sudah waktunya ia kedatangan tamu bulanannya itu.
Ia kemudian merutuki kebodohannya waktu itu. ketika Dion ingin meminta hak nya ia tak memberikan itu sama sekali.
Bersambung...
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Makasih untuk kalian yang udah setia menunggu episode dari novel pertamaku ini.
Maaf kalau ceritanya kurang menghibur kalian.
__ADS_1
Jangan lupa juga ya kasih author Like, Comment, dan Vote.