
Setelah Ayunda selesai berbicara. Tiba - tiba Dion telah menyentuh bibir Ayunda kembali.
Membuat Ayunda kini mengerjakan matanya sebanyak dua kali. Lalu ia pun mulai mengeluarkan suara nya kembali. Ketika ia telah mengerjakan matanya itu.
"Ih... kak, kenapa lakuin ini lagi sih? lepas nggak. Kalau kakak nggak lepas, ntar aku..." kata Ayunda yang malah di potong ucapannya oleh Dion.
"Lepas apa nya yank? kakak perasaan nggak gunain apa - apa ko. Kenapa harus di lepas?" kata Dion menjawab ucapan Ayunda.
"Ya ampun kak, maksud aku tuh ini nya di lepas. Ini kak lepas." kata Ayunda sambil menunjuk sesuatu yang harus di lepas oleh Dion.
"Ini tuh kan ada namanya yank. Kenapa harus di tunjuk sih. Kakak nggak akan mau lepas kalau kamu nggak bilang yang kamu maksud lepas itu namanya apa." kata Dion sambil menaik turunkan alis nya di ujung kalimat yang ia ucapakan.
"Walaupun sampe malem gitu. Kakak nggak akan lepas ini. Iya kaya gitu." kaya Ayunda menjawab ucapan Dion.
"Hem... iya bisa di bilang kaya gitu." kata Dion menjawab ucapan Ayunda dengan santainya.
"Kakak nggak takut apa?" kata Ayunda bertanya pada Dion.
__ADS_1
"Nggak, takut kenapa emangnya?" kata Dion menjawab ucapan Ayunda sambil bertanya juga pada Ayunda.
"Coba deh, kakak liat di sekeliling kita itu ada apa aja." kata Ayunda menjawab ucapan Dion sambil meminta Dion untuk melihat ke sekeliling tempat mereka berada saat ini.
Dion yang mendengar ucapan Ayunda ini. Seketika langsung melihat sekeliling tempat mereka berdua saat ini.
Sehingga secara otomatis hal yang di lakukan Dion pada Ayunda pun terlepas dengan sendirinya tanpa Dion sadari sama sekali.
"Akhirnya terlepas juga. Ternyata gampang banget buat kakak bisa lepas hal ini. Kenapa nggak dari tadi sih, kamu Ayunda bicara kaya gini sama kakaknya. Jadi kan nggak perlu buang - buang waktu." kata Ayunda di dalam hatinya.
Sementara Dion yang masih melihat ke sekeliling tempat mereka berdua saat ini.
Belum mengeluarkan suara nya lagi untuk Ayunda.
Membuat Ayunda kini menjadi terbebas untuk bicara di dalam hatinya.
Namun, di saat Ayunda telah menikmati ke bebasan nya. Di saat itu, Dion kembali mengeluarkan suaranya.
__ADS_1
"Nggak ada yang aneh ko yank. Di sini cuman ada kita berdua, rumput - rumput, sama terakhir pohon besar yang ada di belakang kamu itu. Jadi apa nya yang harus di takuti coba." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.
Apa yang Dion ucapakan mengenai tempat mereka saat ini adalah benar adanya.
Bahwa di belakang tubuh Ayunda memang ada sebuah pohon. Sehingga tempat mereka berdua saat ini.
Tak bisa terlihat oleh orang - orang yang ada di sekitar karena berada di balik pohon besar tersebut.
Yang membuat Dion melakukan hal yang seberani itu pada Ayunda tadi. Karena tempat nya yang tak bisa terlihat oleh siapa pun, ini lah yang membuat Dion bisa melakukan hal itu pada Ayunda.
"Kakak nggak tau yang membuat takut nya itu apa?" kata Ayunda yang tak percaya dengan ucapan Dion untuk nya itu.
"Nggak" kata Dion menjawab ucapan Ayunda dengan satu kata ini saja sambil menggelengkan kepalanya.
Bersambung...
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼
__ADS_1