
"Jangan pura - pura nggak tau deh yank, yang udah jelas - jelas kamu tau maksudnya."
Ayunda lalu terdiam setelah mendengar ucapan Dion padanya.
"Yank ko kamu yang diem, kenapa?"
"Takut ya"
"Yank, ko diem - diem aja kaya gini atau jangan - jangan kamu lagi bayangin..."
"Bayangin apa sih kak, eh iya ini udah jam berapa kak?" kata Ayunda seketika memotong ucapan Dion sambil ia pun mengalihkan pembicaraan.
"Entahlah mungkin hal yang tadi. Liat aja yank sendiri tuh udah tunjukkin angka berapa?" kata Dion menjawab ucapan Ayunda sambil ia menunjuk jam yang ada di dinding kamar.
"Ih... ko gitu padahal tinggal jawab aja apa susah nya sih, ini harus liat sendiri. Kakak, kakak gini banget sih."
"Dan ya kakak jangan aneh - aneh deh mikirnya aku bayangin hal yang kaya gitu."
"Nggak ada yang susah, cuman bisa jamin nggak ntar kamu percaya kalau kakak bilang jam segitu. Kamu nggak akan tanya masa sih udah jam segitu."
"Hehehe... kakak bisa aja. Ko tau sih kalau aku bakal bilang kaya gitu. Malunya aku nih."
kata Ayunda sambil tertawa dan menutup wajahnya dengan satu tangan di akhir kalimat yang ia ucapkan pada Dion.
__ADS_1
"Ya itu kan memang kebiasaan kamu, makannya kakak langsung saranin kamu buat liat sendiri biar percaya."
"Sama tadi nggak ada salahnya kan kalau kakak mikirnya kamu bayangin hal seperti itu."
"Iya deh iya aku liat dulu jam nya, dan satu lagi jangan berpikiran seperti itu lagi deh kak ke aku."
"Iya deh, ya udah liat gih"
Setelah itu Ayunda mulai mengarahkan pandangannya untuk melihat jam sudah menunjukkan pukul berapa.
Ketika telah melihat jam, awalnya ia biasa aja. Namun, langsung terkejut saat ia mengingat dan melihat kembali jam yang ada di dinding.
"Oh baru jam segitu, aku kira jam berapa?"
"Emangnya kamu kira jam berapa gitu yank?"
"Kamu nggak merasa kaget atau gimana gitu. Setelah liat jam berapa kamu terbangun."
"Nggak"
"Sama sekali nggak kaget"
"Iya"
__ADS_1
"Beneran nggak kaget, coba deh kamu liat dengan jelas dan ingat - ingat kamu tertidur dari jam berapa sampai jam berapa?"
"Ngapain harus di liat lagi sih kak yang udah jelas - jelas aku nggak akan kaget."
"Liat dulu deh yank"
"Nggak perlu kak"
"Ayo lah yank liat dulu. Ya liat ya. Coba tuh liat yank dengan teliti jarum jamnya mengarah ke angka berapa?" kata Dion membujuk Ayunda untuk melihat jam yang ada di dinding lagi.
Sehingga dengan suka atau tidak suka. Ayunda mulai melihat lagi jam itu. Di amati lah jarum jam yang sekarang tepat berada di angka yang langsung membuat Ayunda kaget.
"Ya ampun kak, itu beneran udah jam segitu. Nggak salah kan atau jangan - jangan itu sengaja kakak puterin biar jadi jam segitu."
"Ckckck... yank bagaimana bisa kakak puterin jam itu. Kamu kan tau sendiri kalau sejak tadi kakak duduk di samping kamu. Terus kapan kakak muterin jam nya."
"Iya juga ya kak, tapi itu beneran udah jam segitu."
"Iya beneran, masa iya bohong."
"Hem... harus cepat - cepat mandi. Ya udah deh kak aku mandi dulu."
Belum sempat menjawab ucapan Ayunda Dion langsung terpaku melihat Ayunda yang langsung berdiri seketika.
__ADS_1
Bersambung...
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼