Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Ikut Menanam Bunga


__ADS_3

"Hem... iya dek yuk pergi ke sana" kata Ayunda pada si bungsu.


"Oke kak" kata si bungsu menjawab ucapan Ayunda dan memberikan tanda oke dengan tangannya.


Tak lama setelah itu Ayunda, Dion dan si bungsu pergi ketempat yang di tunjuk oleh si bungsu.


Beberapa menit kemudian mereka bertiga pun telah sampai dan tanpa menunggu lama.


Dion pun meminta izin untuk ikut menanam bunga. Lalu setelah di izinkan. Mereka bertiga kini sudah memegang bibit bunga yang akan di tanam.


"Kak tukerin dong bunga nya, ya bolehkan." kata si bungsu pada Ayunda.


"Kenapa harus di tuker dek? itukan bunga nya yang kamu pilih tadi."


"Em... adek pengen bunga yang di pegang kakak itu boleh kan kak tukerin."


"Ya kenapa dulu dek kamu pengen di tukerin."


"Ih... kak aku kan barusan udah jawab. Aku tuh pengen bunga yang punya kakak itu." kata si bungsu menjawab ucapan Ayunda sambil menunjuk bunga yang Ayunda pegang saat ini.

__ADS_1


"Kamu ya dek punya juga bunga nya malah minta di tukerin. Nih kalau kamu mau yang ini." kata Ayunda menjawab ucapan si bungsu sambil memberikan bunga yang di pegangnya pada si bungsu.


Si bungsu yang melihat Ayunda memberikan bunga milik nya itu pada dirinya merasa bahagia karena keinginannya di penuhi oleh Ayunda.


"Ah... beneran nih kak, em... kakak ku ini paling baik deh. Nih kak punya aku." kata si bungsu yang terlihat bahagia sambil tak lupa ia pun memberikan bunga milik nya itu pada Ayunda.


"Hem" kata Ayunda menjawab ucapan si bungsu sambil memutarkan bola matanya.


"Eh... tapi, tapi ko kakak jawab nya cuman gitu aja terus ko matanya malah di kaya gitu in kak."


"Kakak nggak ikhlas nih kasih bunganya ke aku. Ya udah deh kalau kakak nggak ikhlas nggak jadi aja tukerannya." kata si bungsu pada Ayunda.


"Oh gitu ya ka, hehehe... maaf kak. Ya udah yuk kak langsung kita tanam aja."


"Iya dek" kata Ayunda menjawab ucapan si bungsu dengan singkat.


Kini Ayunda, si bungsu dan Dion mulai sibuk dengan tanam menanam nya. Sampai tak terasa bunga yang mereka tanam pun telah selesai di tanam.


"Huh... capek nya kak. Adek sampai keringetan kaya gini." kata si bungsu pada Ayunda.

__ADS_1


"Hem... iya dek banyak banget kamu keringet nya. Tapi kakak juga keringetan sih." kata Ayunda menjawab ucapan si bungsu.


"Masa sih kak banyak, banyakan mana sama keringet kakak." kata si bungsu bertanya pada Ayunda.


"Kamu dek" kata Ayunda menjawab ucapan si bungsu.


"Ya ampun banjir dong ya kak muka ku ini."


"Ko banjir dek" kata Dion yang ikut dalam pembicaraan.


"Iya dek ko bisa banjir." kata Ayunda menjawab ucapan si bungsu.


"Bisa dong kak, kakak ipar liat coba wajah adek banyak keringet kan." kata si bungsu menjawab ucapan Dion dan Ayunda sambil meminta Dion dan Ayunda untuk melihat wajah nya.


Dion dan Ayunda mereka berdua akhirnya memenuhi permintaan si bungsu yaitu melihat wajah si bungsu.


Saat telah melihat wajah si bungsu mereka berdua pun mulai mengeluarkan suara nya lagi.


Bersambung...

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2