Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Merasa Malu


__ADS_3

Beberapa menit kemudian, Ayunda yang sedang mandi kini telah selesai. Namun ia malah di buat bingung sendiri karena merasa malu untuk keluar kamar mandi. Setelah tadi ia masuk ke sini tak mengenakan pakaian.


Selain itu ia juga takut akan reaksi Dion yang di berikan untuknya saat keluar kamar mandi.


"Akhirnya selesai juga, huh... segernya kalau udah mandi kaya gini."


"Aku pakai handuk dulu deh"


Lalu Ayunda mengambil handuk dan langsung mengenakan handuk nya.


Setelah ia mengenakan handuk ia kembali berbicara lagi pada dirinya sendiri.


"Em... sekarang atau nanti ya keluarnya. Aku takut kalau ntar kakak malah..., argh... bodoh nya aku nggak sadar sama sekali."


"Apa karena efek bangun tidur kali ya, makannya sampai lupa atau karena aku kaget pas tau udah jam berapa aku bangun."


"Gimana nih, keluar jangan, keluar jangan"


"Argh... aku bingung"


"Atau aku liat dikit dulu kali ya, siapa tau kakak nggak ada."


"Hem... aku liat dulu deh"


Ceklek...


Pintu kamar mandi perlahan terbuka sedikit, di lihatlah oleh Ayunda dari pintu terbuka tersebut.

__ADS_1


Setelah melihat ke sekeliling ia tak menemukan ada Dion di kamar. Akhirnya ia pun keluar dari kamar mandi dengan perlahan.


Terbukalah kamar mandi tersebut. Setelah itu Ayunda keluar dari sana dan saat ia telah keluar ia di buat kaget dengan tiga orang yang berada di kamarnya saat ini.


"Em... kalian siapa? kenapa kalian ada di sini?" kata Ayunda pada mereka semua.


"Ibu udah selesai mandinya, mari bu sini." bukannya menjawab ucapan Ayunda mereka malah bertanya balik pada Ayunda.


"Saya kan tadi tanya kalian ini siapa dan kenapa ada di sini?"


"Kami hanya di suruh pak Dion buat bantu ibu bersiap"


"Bersiap untuk apa?"


"Nanti ibu juga tau, ya sudah bu sini biar kami bantu. Mari bu duduk di sini."


"Bentar - bentar ini saya belum pakai baju, saya mau pakai baju dulu. Emangnya mau ada acara apa ya, kenapa saya harus di bantu sama kalian."


"Nanti juga nggak papa bu pakai bajunya, tapi kalau misalnya ibu mau sekarang ya udah mari bu kami bantu kenakan pakaiannya."


"Kalau mengenai acaranya kami tidak boleh kasih tau ibu karena ini rahasia."


"Huh... kalian ini kenapa pake rahasia - rahasiaan, kan jadi buat saya penasaran."


"Hehehe... ibu bisa aja"


"Oh iya bu, ini sekarang ibu mau pakai baju dulu atau mau di rias dulu."

__ADS_1


"Pakai baju dulu aja deh. Saya nggak biasa soalnya kalau harus pakai handuk di riasnya.


"Ya udah bu mari kami bantu"


Dua menit kemudian Ayunda pun telah mengenakan bajunya. Di dudukkan lah Ayunda di depan meja rias.


Mereka yang membantu Ayunda mengenakan pakaian kini sedang sibuk merias wajah Ayunda.


Beberapa menit telah berlalu akhirnya acara rias merias pun telah selesai. Kini Ayunda terlihat sangat berbeda karena ia kini terlihat sangat cantik dan anggun.


Apalagi pakaian yang saat ini ia kenakan sangat cocok dan pas di kenakan pada tubuh Ayunda.


Hingga membuat semuanya sangat sempurna.


Mereka semua pun sangat takjub melihat orang yang mereka rias sangat cantik seperti ini.


"Waw... bu ibu cantik banget"


"Sempurna"


"Luar biasa cantik"


"Makasih"


"Hem" kata mereka secara bersama tak lupa juga memberikan senyumannya untuk Ayunda.


Bersambung...

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2