Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Tak Percaya


__ADS_3

Lalu telpon yang sedang berlangsung itu, di akhiri oleh Ayunda karena saat ini ia sedang melihat pesan yang tadi di lakukan nya dengan si bungsu.


Setelah melihat pesan tersebut betapa terkejutnya ia saat melihat foto terakhir yang ia kirim kan pada si bungsu.


"Ya ampun ko bisa ini foto di kirim ke adek. Argh... gimana ya responnya adek setelah liat fotonya?" kata Ayunda sampai mebelalakan matanya karena tak percaya dengan foto yang saat ini ia lihat.


Dion yang mendengar suara Ayunda terlihat begitu panik, langsung bertanya pada Ayunda.


"Yank foto maksud kamu foto apa sih yank. Ko sampai kaya gini." kata Dion pada Ayunda.


Ayunda yang mendapatkan pertanyaan dari Dion seketika langsung melihat Dion saat ini. Tanpa berniat untuk menjawab pertanyaannya itu.


Karena Ayunda malah kembali melihat hanphone nya dan mengabaikan pertanyaan dari Dion yang akhirnya membuat Dion kembali ingin bertanya pada Ayunda.


Di saat Dion mulai ingin mengucapkan sesuatu pada Ayunda di saat itu lah terdengar suara telpon yang masuk dari hanphone Ayunda.


Tut... Tut...

__ADS_1


"Ini adek kenapa nelpon lagi ya, apa jangan - jangan mau bahas tentang foto itu lagi. Ah... gimana nih terima jangan ya?" kata Ayunda berbicara pada dirinya sendiri.


Sambungan telpon itu akhirnya terputus karena Ayunda tak kunjung menerima telpon tersebut.


"Lah ko nggak di terima sih, Coba lagi kali ya." kata si bungsu berbicara sendiri.


Tut... Tut...


Kini si bungsu mulai menunggu lagi sambungan telpon itu di terima oleh Ayunda. Hingga sambungan itu terputus sendiri Ayunda sama sekali tak menerima telpon dari si bungsu itu.


Dan membuat si bungsu pada akhirnya mengirimkan pesan lagi untuk Ayunda.


Awalnya Ayunda merasa tenang karena sambungan telpon dari si bungsu sudah terputus, tapi baru aja Ayunda merasa tenang ia malah menerima sebuah pesan dari hanphone nya.


Di bacalah pesan tersebut dan isi pesannya adalah yang di kirimkan oleh si bungsu barusan.


"Kenapa gitu dek? emangnya kamu mau apa telpon kakak lagi." kata Ayunda menjawab pesan dari si bungsu.

__ADS_1


"Ada perlu kak sama kakak, di terima ya kak. Atau nggak kakak aja yang telpon aku gimana?" kata si bungsu menjawab pesan Ayunda.


"Emang harus lewat telpon ya keperluannya, nggak bisa gitu lewat pesan aja dek." kata Ayunda menjawab pesan si bungsu.


"Nggak bisa kak, ini harus langsung di bicarain kaya gitu. Kalau lewat pesan takutnya kakak nggak paham sama yang aku maksud." kata si bungsu menjawab pesan dari Ayunda dengan cukup panjang.


"Oh gitu ya, kalau besok gimana?" kata Ayunda menjawab pesan dari si bungsu dan bertanya juga pada si bungsu.


"Kelamaan dong kak kalau besok, sekarang aja ya kak boleh kan." kata si bungsu menjawab pesan Ayunda.


"Em... gimana ya bukannya nggak mau tapi kakak nggak bisa dek." kata Ayunda menjawab pesan dari si bungsu.


"Nggak bisa nya karena apa kak, sebentar ko nggak lama. Ya kak lima menit deh janji." kata si bungsu mengirimkan pesan tersebut untuk Ayunda.


"Mau apa sih dek kamu ini" kata Ayunda menjawab pesan si bungsu.


"Pokonya kakak setuju dulu aja. Nanti aku kasih tau kakak lewat telpon. Oke nggak ada penolakan lagi." kata si bungsu menjawab pesan Ayunda.

__ADS_1


Bersambung...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2