Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Jadi Cengeng


__ADS_3

"Beneran kan kak, kakak mau tepati janji nya." kata Ayunda yang mulai curiga dengan jawaban yang Dion keluarkan untuk dirinya itu.


"Iya beneran, kakak nggak akan tepati janjinya ko." kata Dion menjawab ucapan Ayunda, yang awalnya membuat Ayunda sudah merasa lega.


Tapi ketika Ayunda mendengar ucapan Dion yang terakhir, ia pun mulai membelalakkan matanya karena tak percaya dengan jawaban Dion tersebut.


"Apa? maksud kakak, kakak..." kata Ayunda yang tak meneruskan ucapannya. Karena tiba - tiba bibir Dion sudah berada tepat di bibir nya.


Membuat ucapan itu akhirnya nya tak Ayunda teruskan.


Kini pandangan Ayunda dan Dion pun saling berpandangan dengan jarak yang sangat dekat. Perlahan demi perlahan pintu kamar mandi pun telah tertutup.


Mereka berdua pun kini telah berada di kamar mandi. Dan entah apa lagi yang mereka lakukan di kamar mandi tersebut.


Karena sekitar satu setengah jam mereka baru keluar lagi dari kamar mandi dan yang tau hanya mereka berdua lah, hal yang mereka habiskan di dalam kamar mandi.

__ADS_1


"Ih... nyebelin deh, kakak tuh bohong terus. Ah... nanti aku nggak kan ketipu lagi sama ucapan kakak. Karena kakak itu nyebelin, ngeselin dan..." kata Ayunda yang di potong oleh Dion.


"Dan... ngangenin ya yank." kata Dion yang memotong ucapan Ayunda sambil menaik turun kan alis nya.


"Hem... siapa bilang kakak ngangenin yang ada bikin emosi." kata Ayunda menjawab jutek ucapan Dion.


"Kakak yang bilang siapa lagi coba. Kan kakak barusan yang bilangnya juga. Kamu nih ya, pengen kakak gigit lagi apa." kata Dion menjawab ucapan Ayunda dan memberikan Ayunda sebuah ancaman.


"Lah ko jadi gini sih kak, nggak bisa lah kak. Nggak bisa kaya gini. Apalagi aku nya mau di gigit. Emangnya aku apaan bisa di gigit sama kakak. Aneh deh..." kata Ayunda menjawab ucapan Dion dengan terheran - heran.


"Kamu tuh kan makanan nya kakak, makannya kakak selalu ingin gigit kamu." kata Dion menjawab asal ucapan Ayunda.


"Ya nggak aneh dong yank, memang itu pakta nya ko." kata Dion yang tak terima dengan ucapan yang Ayunda keluarkan untuk menjawab ucapannya itu.


"Aneh lah kak, itu tuh nggak baik tau nggak. Masa iya aku malah di bilang makanan. Hem... sedih nya." kata Ayunda yang pura - pura hampir menangis saat menjawab ucapan Dion.

__ADS_1


"Ko jadi cengeng sih yank, biasanya juga nggak baperan. Ini malah udah baper." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Ini tuh nggak cengeng kak, tapi aku nya nggak terima kakak bilang aku ini makanan. Hem... jadi pengen nangis deh." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.


"Jangan nangis yank, ntar jelek loh. Terus cantiknya ilang deh." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Biarin ilang juga, lagi pula nggak ada yang peduli ko aku jelek atau pun nggak." kata Ayunda menjawab ucapan Dion dengan jutek.


"Lah ko gitu sih bicaranya. Ada dong yank, ntar kakak jadi..." kata Dion yang saat ini di potong ucapan nya oleh Ayunda.


"Udah kak, nggak perlu di lanjutin ucapannya. Aku mau pake baju dulu." kata Ayunda menjawab ucapan Dion sambil mengalihkan pembicaraan.


"Ih... jahat kamu yank. Ko gitu sih, jawab ucapan kakaknya." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Memangnya aku harus jawab apa kak?" kata Ayunda menjawab ucapan Dion dengan sebuah pertanyaan.

__ADS_1


Bersambung...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2