
Setelah mendengar ucapan dari si bungsu itu. Bibi lalu melihat foto Ayunda sesuai dengan apa yang di kata kan oleh si bungsu.
Di amati lah foto tersebut dengan seksama dari mulai pemandangan sampai terakhir yang di amati bibi adalah foto konyol Ayunda.
Seketika tanpa di minta bibi mulai ingin tertawa. Namun sepertinya ia tahan agar tak terdengar seperti menertawakan Ayunda begitu keras.
"Hehehe... ini non fo..to.. nya lucu bener ya non." kata bibi sambil mencoba menahan tawanya agar tak tertawa dengan terbahak - bahak.
"Tuh kan fotonya bikin tertawa kan, tapi ko bibi nggak tertawa terbahak - bahak sih. Padahal kalau tertawa kaya aku juga nggak papa ko bi nggak usah di tahan - tahan gitu. Kan kakak nya juga nggak tau bi kalau bibi ketawain kakak." kata si bungsu menjawab ucapan bibi.
"Eh... bibi nggak ketawa ko non, bener deh bibi nggak ketawa." kata bibi mencoba mengelak ucapan si bungsu.
__ADS_1
"Nggak ketawa apa nya bi, jelas - jelas tadi aku denger ko kalau bibi ketawa canggung gitu pas udah liat foto nya. Jadi santai aja bi aku nggak akan bilang ko sama kakak." kata si bungsu menjawab ucapan bibi.
"Em... iya deh non bibi ngaku kalau sebenernya bibi juga pingin ketawa kaya non sih tadi, tapi karena bibi takut dan merasa nggak enak gitu ngetawain non Ayunda. Jadi bibi nggak ketawa kaya non deh." kata bibi menjawab ucapan si bungsu dengan jujur apa adanya.
"Hem... ya udah bi berhubung bibi udah bilang jujur sama aku. Sekarang gimana kalau kita ketawa aja bi?" kata si bungsu menyarankan sesuatu pada bibi.
"Gimana non bibi masih belum paham kenapa bibi harus tertawa?" kata bibi menjawab ucapan si bungsu.
"Jadi gini bi tadi kan bibi bilang kalau bibi pingin ketawa kaya aku. Sekarang mari bi kita ketawa bersama buat ngetawain fotonya kakak. Kalau bibi merasa canggung ketawa sendiri. Jadi aku temenin deh buat ketawa bersama. Bagus kan bi ide nya aku ini." kata si bungsu menjawab ucapan bibi dengan begitu jelas.
"Tenang bi rahasia bibi ketawa cuman aku yang tau. Jadi nggak perlu khawatir bi. Lebih baik kita langsung tertawa aja. Oke bi." kata si bungsu mencoba meyakinkan bibi sambil memberikan tanda oke pada salah satu tangannya agar bibi langsung menyetujui ucapannya itu.
__ADS_1
"Em... iya non oke" kata bibi refleks langsung berkata seperti itu sebagai jawaban untuk ucapan dari si bungsu tersebut.
"Nah ini baru yang aku tunggu jawabannya. Ya udah bi aku hitung sampai tiga ya kita nanti langsung tertawa aja pas aku udah bilang tiga. Oke bi." kata si bungsu menjawab ucapan bibi.
"Siap non" kata bibi menjawab ucapan si bungsu.
Setelah mendengar perkataan dari bibi si bungsu mulai menghitung dari angka satu sampai angka tiga.
Ketika telah sampai di angka tiga seseorang yang pertama kali terdengar tawanya begitu keras dan nyaring adalah bibi lah orangnya.
Hingga membuat si bungsu terheran - heran di buat nya. Bukannya tadi bibi yang bilang takut dan nggak enak kalau Ayunda tau. Tapi ko malah ia yang tertawa terbahak - bahak melebihi ketawa si bungsu saat ini.
__ADS_1
Bersambung...
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼