Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Mulai Bimbang


__ADS_3

"Kak tunggu jangan keluar dulu" kata yang keluar dari Ayunda untuk Dion.


"Kenapa nggak boleh keluar yank?" kata Dion. pada Ayunda.


"Em... kita pulang yuk kak. Ya kak pulang, aku mohon." kata Ayunda tak menjawab pertanyaan Dion karena ia malah meminta Dion untuk pulang.


"Kakak kira apa yank, kalau kamu pengen pulang, pulang sendiri aja. Kakak mah nggak tega liat pak supir yang anterin kita kesini. Eh malah nggak jadi kan nggak baik yank kesannya." kata Dion pada Ayunda.


"Tapi kak..." kata Ayunda yang dipotong oleh Dion.


"Ya udah yank itu terserah kamu, kakak mah mau langsung pergi ke tempat liburannya." kata Dion yang langsung keluar meninggalkan Ayunda sendiri di dalam mobil.


Dalam kesendirian kini Ayunda mulai bimbang antara ia harus ikut dengan Dion atau memilih tetap di sini sendiri.


Hingga akhirnya ia pun mulai memutuskan untuk ikut bersama Dion karena ia takut kalau nanti hari sudah gelap dan ia tinggal di mobil sendiri.


Itu bukannya lebih menyeramkan dari pada tetap bersama Dion bukan. Maka dari itu pilihan untuk ikut dengan Dion pun Ayunda pilih saat ini.

__ADS_1


Ketika ia mulai membuka pintu, ia pun sempat ragu untuk membuka pintu mobilnya.


"Buka jangan, buka jangan. Buka kali ya takut tertinggal jauh juga dari kakak bisa berabe, ntar aku bisa tersesat lagi." kata Ayunda yang merasa ragu.


Langkah demi langkah kini kaki Ayunda pun mau mendekati Dion yang sudah berjalan cukup jauh dari langkahnya saat ini.


"Kak tunggu aku kak" suara teriakan Ayunda yang tak ingin di tinggalkan oleh Dion.


Samar - samar Dion pun mulai mendengar suara seseorang yang memanggilnya. Hingga ia pun yang awalnya fokus ke depan. Kini telah menoleh ke belakang untuk mengetahui suara tersebut berasal dari siapa.


Setelah Dion menolehkan kepalanya ia pun mulai melihat Ayunda berada hampir dekat dengan dirinya.


"Kakak bisa liat sendiri kan, saat ini aku berada di hadapan kakak. Maka itu artinya aku nggak sedang berada di dalam mobil bukan." kata Ayunda dengan nada yang terdengar tak suka dengan pertanyaan yang keluar dari Dion barusan untuknya.


"Iya deh yank kakak nggak liat maka nya tanya kaya gitu." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Ya udah lupain, sekarang kita ke kiri apa ke kanan." kata Ayunda menjawab ucapan Dion sambil bertanya arah yang harus Ayunda tuju sekarang di arah yang mana.

__ADS_1


"Kanan yank ntar juga nyampe" kata Dion yang langsung memberitahukan Ayunda.


"Oke" kata Ayunda singkat.


Sekitar beberapa menit kemudian. Rasa lelah pun Ayunda rasakan saat ini.


"Kak kata kakak ntar nyampe, ini masih jauh atau udah deket sih. Aku capek nih kak, boleh istirahat sebentar nggak kak." kata Ayunda kepada Dion.


"Udah deket sih yank kalau nggak salah itu juga. Ya udah deh yank kalau kamu capek kita istirahat dulu aja." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Sekitar berapa menit lagi kalau kita terusin jalan tanpa istirahat?" kata Ayunda berucap lagi pada Dion.


"Em... kalau nggak salah sekitar lima belas menit lagi yank, kita pasti nyampe ke sana." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Apa lima belas menit lagi? itu berarti masih lumayan jauh dong kak tempatnya" kata Ayunda yang terkejut setelah mendengar ucapan Dion barusan.


Bersambung...

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2