
"Ya ampun, luar biasa madam. Jadi pengen liat madam konser di tempat lain. Hem... tapi..." kata si bungsu seketika di potong ucapannya oleh madam Lexi.
"Tapi apa?" kata madam Lexi yang memotong ucapan si bungsu.
"Itu... anu madam, em... saya... saya..." kata si bungsu yang kebingungan menjawab ucapan madam Lexi tersebut.
Sehingga madam Lexi pun mulai mengeluarkan suara nya lagi untuk menjawab ucapan si bungsu.
"Madam tebak aja ya. Pasti karena kamu nggak tau kan harus hubungi madam lewat apa kalau kamu pengen tau madam konser di tempat yang mana lagi setelah ini." kata madam Lexi menjawab ucapan si bungsu.
"Iya itu madam, maksud saya kurang lebih kaya yang di ucapin madam itu. Em... pokoknya kaya gitu madam." kata si bungsu menjawab ucapan madam Lexi dengan cepat. Sehingga tanpa sadar ia seperti mengulang - ulang ucapannya itu.
"Hem... ya udah kalau gitu. Setelah madam selesai konser. Kamu madam kasih nomor handphone nya madam atau nggak kamu bisa kasih nomor handphone kamu ke madam. Biar nanti saat madam konser lagi madam bisa kabarin kamu. Gimana kamu setuju nggak?" kata madam Lexi menjawab ucapan si bungsu sambil memberikan sebuah pertanyaan dan pilihan yang harus si bungsu jawab secepatnya.
__ADS_1
"Boleh madam, kalau gitu madam langsung ke sana aja. Nggak enak juga saya sama orang - orang yang udah nunggu madam. Eh... malah saya ajakin madam bicara terus kaya gini." kata si bungsu merasa tak enak pada orang - orang yang akan melihat madam Lexi di dalam konser.
"Hem... kamu nih, nggak enakan ya orang nya. Tenang aja lagi pula masih ada waktu ko. Sekitar sepuluh menit lagi. Jadi kita masih bisa bicara." kata madam Lexi sambil melihat jam di tangannya.
Jam yang di lihat madam Lexi ini pun sangat pas di gunakan saat madam Lexi berpenampilan seperti saat ini.
Perpaduannya begitu sangat indah. Membuat si bungsu pun sempat takjub dengan perpaduan nya itu.
"Ini madam Lexi bener - bener ya elegan gitu penampilannya. Apa lagi liat jam tangan yang di gunainnya. Ya ampun pas banget sama penampilannya saat ini." kata si bungsu di dalam hatinya yang sempat melihat madam Lexi saat madam Lexi melihat jam tangan yang ia gunakan saat ini.
Hingga membuat si bungsu kembali tersadar dari terdiam nya itu.
"Eh... maaf, maaf madam saya malah diem lagi." kata si bungsu yang tersadar dari terdiam nya itu.
__ADS_1
"Iya nggak papa. Tapi kalau boleh tau, kenapa kamu diem?" kata madam Lexi menjawab ucapan si bungsu.
"Lagi mikirin sesuatu aja madam. Maaf ya buat madam nunggu saya jawab ucapannya madam." kata si bungsu menjadi nggak enak karena telah terdiam.
"No problem, kamu kaya sama siapa aja. Udah tiga kali nih, madam dapat kata maaf dari kamu barusan." kata madam Lexi mencoba membuat si bungsu agar tak merasa tak enak karena terus - menerus meminta maaf pada dirinya.
"Oh ya, masa sih madam. Jadi sedari tadi madam hanya fokus pada kata maaf itu aja dong."
"Nggak ko nggak cuman itu aja. Ya udah biar nggak terlalu panjang bahas hal itu nya. Kita lupain aja."
"Cara tercepat untuk menghindari masalah ya madam ya di lupain. Bener nggak."
"Hahaha... bener banget." kata madam Lexi dengan tertawa saat menjawab ucapan si bungsu.
__ADS_1
Bersambung...
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼