
"Menurutmu dek" kata Ayunda bukannya menjawab malah memberikan pertanyaan pada si bungsu.
"Mana ku tau kak, ya udah deh kak aku mau tanya. Ko kakak ipar nggak keliatan. Dimana kakak ipar kak." kata si bungsu pada Ayunda.
"Ada lagi duduk. Kenapa emangnya" kata Ayunda menjawab apa yang di tanyakan oleh si bungsu.
"Ke sana coba kak. Aku mau liat kakak ipar sama mau tanya juga ke kakak ipar. Aku nggak yakin kalau kakak nanti jawab jujur pertanyaan aku." Ucap si bungsu meminta Ayunda agar bisa melihat dan bertanya pada kakak iparnya.
"Kalau kakak nggak mau, nggak masalah kan" kata Ayunda tak ingin memenuhi keinginan si bungsu.
"Ih kakak ko gitu sih. Ayo lah kak please" ucap si bungsu.
"Ya...ya...ya..." ucap si bungsu lagi karena Ayunda tak menjawab ucapannya itu.
Karena Ayunda tak tahan dengan bujukan - bujukan dari si bungsu. Akhirnya ia pun dengan berat hati melangkahkan kakinya menghampiri Dion yang sedang duduk.
"Em... kak ini adek mau bicara sama kakak" kata Ayunda setelah ia berada di hadapan Dion. Sambil memberikan handphone miliknya pada Dion.
Dion yang sedang menikmati duduknya itu seketika langsung melihat Ayunda.
"Oh" Ucap Dion singkat. Sambil mengambil handphone Ayunda dan langsung melihat wajah adek di handphone itu.
__ADS_1
Si bungsu pun langsung berucap. "Assalamualaikum kakak ipar"
Lalu Dion pun menjawab salam si bungsu. "Wa'alaikumsalam"
"Em... kak boleh adek tanya sesuatu ke kakak" kata si bungsu yang telah mendapatkan jawaban salam dari Dion.
"Boleh mau tanya apa dek" kata Dion pada si bungsu.
"Semalem di tempat liburan kakak sama kakak ipar ketemu hantu nggak kak. Em... maksud adek ada hantu nggak" kata si bungsu mulai menanyakan pertanyaannya itu.
"Nggak ada dek" jawaban dion apa adanya karena memang itulah kenyataannya.
"Ada bahkan kakak di kejar pocong. Tapi sebelumnya kakak juga mau di gigit drakula sama vampir." ucapan Ayunda pada si bungsu sesuai dengan apa yang dia alami.
"Em... mana yang benar. Ucapan kakak atau kakak ipar" kata si bungsu yang merasa bingung dengan jawaban berbeda dari Ayunda dan Dion untuknya.
Namun, sebelum Ayunda dan Dion menjawab ucapan si bungsu. Si bungsu sekilas melihat tanda gigitan atau apalah itu yang jelas tanda itu ada di leher Ayunda dan Dion juga. Seketika itu pun si bungsu langsung menyimpulkannya sendiri.
"Kakak sama kakak ipar nggak perlu jawab deh ucapan adek tadi. Soalnya adek udah tau mana yang benar." ucapan si bungsu pada kakak dan kakak iparnya.
"Siapa?" kata itu pun terucap bersamaan dari bibir Ayunda dan Dion yang penasaran siapa diantara mereka berdua yang ucapannya di percaya oleh si bungsu.
__ADS_1
"Mau tau aja atau mau tau bingit nih" kata si bungsu yang bercanda.
"Terserah mu lah dek. Mau di kasih tau syukur nggak juga nggak masalah" ucap Ayunda seketika.
"Yakin nih nggak mau tau. Tapi sebagai adek yang baik adek jadi berubah pikiran akan adek kasih tau deh sama kakak dan kakak ipar" kata si bungsu.
"Siapa?" kata Ayuda yang nggak sabar.
"Kakak lah siapa lagi. Karena udah jelas banget di leher kakak dan kakak ipar ada gigitan khas gitu. Dan adek yakin kalau gigitan itu gigitan makhluk halus kalau bukan oleh mereka lalu sama siapa. Bener nggak jawaban adek." kata si bungsu menjawab ucapan Ayunda.
Seketika Dion dan Ayunda pun membelalakkan mata mereka. Kemudian mereka berdua pun saling pandang ke arah leher mereka masing - masing.
Bersambung...
Spesial malam tahun baru author kasih dua kali up tadi sama sekarang ya.
Nanti author up lagi udah berganti taun. Yang awalnya tahun 2021 menjadi tahun 2022. Ya ampun lama juga ya author nggak up - up nya.
Sampai jumpa di tahun 2022
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼
__ADS_1