Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Cocok dan Pas


__ADS_3

Mereka berdua menjadi terdiam dalam berdebat nya karena mendengar suara dari si bungsu.


Lalu setelah itu mereka berdua saling tatap terlebih dahulu sebelum tatapan itu tertuju pada si bungsu.


Ketika tatapan mereka tertuju pada si bungsu. Si bungsu sempat bingung mau bicara apa lagi pada mereka.


Karena diantara mereka belum ada yang menjawab panggilannya. Membuat si bungsu merasa ragu jika ia meneruskan apa yang akan ia kata kan pada mereka berdua.


Ayunda yang melihat si bungsu malah terdiam akhirnya mengeluarkan suaranya untuk menjawab ucapan si bungsu.


"Kenapa dek?" kata Ayunda pada si bungsu.


"Iya dek ada apa?" kata Dion juga pada si bungsu.

__ADS_1


"Em... itu kak dan kakak ipar, adek udah nemuin tempat duduk. Jadi mau bilang itu aja. Maaf kalau buat kalian harus menghentikan pembicaraan diantara kalian." kata si bungsu memberitahukan pada Ayunda dan Dion sambil tak lupa ia pun meminta maaf pada mereka berdua.


"Oh gitu ya, terus tempat duduk nya ada di mana. Dan nggak usah minta maaf juga dek kamu nggak salah ko." kata Ayunda menjawab ucapan si bungsu sambil bertanya juga di mana tempat yang di maksud si bungsu.


"Iya dek tempat duduk nya ada di mana dan yang di bilang kakak mu juga kakak setuju kamu nggak perlu minta maaf." kata Dion menjawab ucapan si bungsu sambil bertanya hal sama seperti Ayunda.


"Iya kak, iya kakak ipar tadi adek takut salah aja. Em... itu kak di sana. Gimana menurut kakak dan kakak ipar tempat nya cocok dan pas nggak di sana." kata si bungsu menjawab ucapan Dion dan Ayunda sambil menunjuk tempat duduk yang ada di ujung kanan mereka.


Ayunda dan Dion yang di beritahu si bungsu tempat nya. Langsung melihat arah telunjuk si bungsu mengarah kemana.


Hingga Ayunda dan Dion hanya menganggukkan kepalanya untuk tanda bahwa mereka menyetujui tempat yang di tunjuk si bungsu akan menjadi tempat duduk mereka di tempat ini.


Si bungsu yang mendapat anggukan dari kedua kakak nya. Langsung mengajak kakak dan kakak ipar nya ini menuju tempat tersebut.

__ADS_1


"Oke karena kakak dan kakak ipar udah setuju. Sekarang kita langsung ke sana aja yuk. Gimana mau pergi sekarang atau mau nanti?" kata si bungsu pada mereka berdua.


"Sekarang dong masa nanti. Iya nggak kak" kata Ayunda menjawab ucapan si bungsu dan bertanya juga pada Dion.


"Iya yank, yuk langsung ke sana aja."kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


Dion lalu memegang tangan Ayunda dan langsung pergi melangkahkan kaki menuju tempat yang di tunjuk si bungsu.


Tanpa menghiraukan si bungsu yang mereka tinggalkan di tempat mereka tadi.


"Lah ko kakak sama kakak ipar malah tinggalin aku sih. Itu juga kakak ipar langsung pegang tangan kakak, tadi aja berdebat sekarang udah pegangan tangan aja. Apa ini kali ya hubungan aneh itu. Bentar - bentar berantem terus tiba - tiba baikan lagi. Sungguh hubungan yang aneh." kata si bungsu pada dirinya sendiri.


"Ya udah deh langsung susul aja. Dari pada di sini ntar yang ada di kira jomblo lagi. Walau sebenernya memang jomblo juga sih. Hehehe... Anggi, Anggi." kata si bungsu lagi pada dirinya sendiri sambil tersenyum di akhir kalimat yang ia ucapkan.

__ADS_1


Bersambung...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2