Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Dalang Dari Pesan Tempo Hari


__ADS_3

Selagi mereka larut dalam obrolannya. Mereka kemudian kedatangan adik dari Ayunda, yaitu Anggi Larasati ia adalah adik Ayunda satu - satunya yang kini masih duduk di bangku kelas dua SMA.


Kemudian Anggi pun mulai menyapa kedua kakak - kakak nya ini. "Hay kak, Hay kakak ipar. Selamat ya atas pernikahannya. Semoga jadi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah. Dan semoga juga cepet berikan aku ponakan yang lucu - lucu biar aku bisa di panggil aunty sama mereka nanti."


Mereka berdua pun menjawab secara bersamaan. " Aamiin. Makasih dek buat doa dan ucapan selamatnya"


"Hem. iya ka sama - sama" tak lupa juga dengan diiringi senyuman di wajah cantiknya Anggi saat menjawab ucapan dari kedua kakaknya tersebut.


"Oh iya kak, tadi adek denger kalau kakak lagi bahas soal undangan waktu itu ya"


Ayunda pun kemudian menjawabnya. "Iya, tapi kenapa bisa tau kamu dek, jangan bilang tadi kamu nguping pembicaraan kakak sama kakak ipar kamu tadi."


"Ngga ko kak, cuman kedengaran aja. Ngga niat nguping ko. bener deh serius ngga bohong"


"Oh ya, terus kakak harus percaya gitu"


"Iyalah kak harus percaya. Karena sebagai kakak yang baik itu harus percaya sama adeknya dalam berbagai hal. Bukankah begitu kakak ipar"

__ADS_1


"Hem. iya adek iparku yang cantik. itu memang sudah seharusnya seperti itu"


"Tuh kan kak, apa aku bilang"


"Ih, ko kamu belain adek sih"


"Iyalah sayang. Masa aku harus bilang salah sih. Nanti gimana coba kalau misalnya adek kamu ngga suka sama aku karena aku ngga membenarkan ucapannya. Terus nanti aku di cap sebagai kakak ipar yang jahat kan ngga bagus sayang."


"Cie..., udah panggil sayang sekarang mah"


"Ya dong dek, biar romantis gitu"


"Ya itu udah pasti dong dek, biar kakak mu ngga berpaling sama laki - laki lain"


"Bener tuh kak, harus dijaga soalnya kakak itu..." belum sempat Anggi melanjutkan ucapannya Ayunda pun langsung memotong ucapannya itu.


"Aku itu apa? hah"

__ADS_1


"Ngga kak, aku tadi mau bilang kakak itukan cantik, baik dan ngga sombong. jadi pasti banyak banget yang ingin deket sama kakak termasuk banyak juga laki - laki yang ingin lebih mengenal kakak lebih jauh gitu. Tapi bo'ong kakak itu kebalikannya dari apa yang ku sebutkan kakak ipar."


"Oh ya dek, kaya gitu ya tapi buat kakak walaupun kakakmu itu kebalikan dari sifat yang adek bilang tadi kakak tetap cinta dan sayang sama kakak mu itu."


"Hem. kakak ipar kayanya udah terserang virus bucin deh. sampai ngga menghiraukan gitu kelakuan kakak. Padahal aku itu udah baik loh sama kakak. Udah ngasih tau gitu kelakuan kakakku yang nyebelin ini."


"Apa tadi kamu bilang dek, nyebelin? ya terus kamu juga lebih nyebelin lagi tau ngga"


"Apalah kakak ini kalau dah deket sama aku selalu aja naik darah ngga bisa apa bersikap baik gitu sama aku yang udah kirim pesan tempo hari terus sukses buat acara ini berjalan dengan lancar. oopps...(Anggi pun sambil menutup mulutnya dengan tangan kanannya) kebongkar deh rahasianya. Ya ampun gimana sih ini mulut ngga bisa di ajak kompromi gini sih"


"Tunggu tunggu dek, apa tadi kamu bilang pesan. Jadi kamu yang kirim pesan atas nama Dion, iya gitu hah"


"Gimana ya kak, sebenernya aku itu ngga bermaksud kaya gitu sih kak. Tapi memang itu aku yang kirim ka. Maaf ya ka"


"Ih dek, ko kamu jahat banget sih sama kakak"


"Maaf ya ka, plis maafin aku ya"

__ADS_1


Bersambung...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2