
"Kenapa nggak mau yank? kakak nggak akan macam - macam ko." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.
"Nggak mau aja kak, soalnya agak sedikit nggak percaya gitu kakak cuman sekedar pijit aja." kata Ayunda yang melihat gelagat aneh dari Dion saat menawarkan diri untuk memijit dirinya.
"Jangan curigaan gitu yank, lagi pula kakak beneran mau pijit kamu doang ko. Tapi ya udah kalau kamu nya nggak mau, ya nggak papa." kata Dion menjawab ucapan Dion.
"Tapi tetep curiga kak." kata Ayunda masih tetep tak percaya dengan ucapan Dion.
"Ya udah kalau kamu nggak mau di pijit sama kakak. Gimana kalau kamu aja yang pijit kakak." kata Dion pada akhirnya meminta Ayunda untuk memijit dirinya.
"Em... cuman pijit kan kak nggak akan yang lain lagi." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.
"Yang lain apa yank? kamu ko kayanya makin curiga gitu sama kakak." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.
"Em... kaya lakuin hal itu mungkin kak. Makannya aku tanya dulu sebelumnya, kebenaran ucapan kakak itu." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.
"Lakuin hal itu tuh apa yank? yang jelas dong biar kakak nya paham sama yang kamu maksud itu." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.
"Ya pokok nya lakuin hal itu, masa nggak paham." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.
"Nggak yank, kakak nggak paham. Coba kasih contoh dulu sama kakak atau ciri nya dulu aja deh kaya gimana?" kata Dion yang meminta Ayunda untuk memberikan contoh atas ucapannya itu.
"Nggak mau kak, kita bahas hal lain aja." kata Ayunda ingin mencoba mengalihkan ucapannya.
"Nggak boleh yank, kamu udah terlanjur bahas hal itu. Jadi kita bahas hal itu aja." kata Dion yang tak ingin mengubah pembicaraan.
Dan tanpa di sadari kini Ayunda telah terbaring di atas tempat tidur. Sementara Dion berada tepat di atas tubuh Ayunda.
__ADS_1
"Ko diem yank, nggak mau lanjut jawab ucapan kakak yang barusan." kata Dion menjawab ucapan Dion.
"Bukan kak, tapi aku lagi mikir cara nya agar kakak nggak bahas hal yang barusan lagi. Makannya aku diem." kata Ayunda menjawab ucapan Dion sesuai dengan yang sedang ia lakukan dan pikirkan saat ini.
"Oh gitu, tapi... mending kita bahas yang barusan aja yank." kata Dion yang masih tetap ingin membahas hal tersebut.
"Yank, kita lanjutin kegiatan kita yang tadi di danau yuk. Boleh kan." kata Dion lagi melanjutkan ucapannya.
"Lanjutin kaya gimana kak?" kata Ayunda bertanya pada Dion.
"Ya lanjutin gitu yank, boleh kan." kata Dion yang kini sudah berbeda suaranya seperti yang sedang menahan sesuatu yang harus segera di selesaikan.
"Nggak paham aku kak." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.
"Nggak paham ko bisa, ya udah biar kamu paham. Sekarang biar kakak kasih tau." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.
Dengan mendekatkan wajahnya pada wajah Ayunda. Sehingga pandangan mereka saat ini mulai saling berhadapan.
Dan tanpa di sadari mereka pun mulai saling bersentuhan bibir.
Sampai pada akhirnya hanya mereka berdua lah yang tau. Kelanjutan setelah bersentuhan bibir itu akan seperti apa.
Beberapa jam kemudian kegiatan mereka berdua pun telah selesai di lakukan.
"Yank capek ya." kata Dion bertanya pada Ayunda.
"Hem..." kata Ayunda hanya menjawab ucapan Dion dengan deheman saja.
__ADS_1
"Ya udah kalau kamu capek, tidur aja yank. Nanti kakak bangunin." kata Ayunda menjawab ucapan Dion.
"Iya." kata Ayunda lalu tertidur dengan pulas nya.
Dion yang melihat Ayunda tertidur seperti ini mulai mendekatkan dirinya untuk mencium kening Ayunda.
Di cium lah kening Ayunda sambil tak lupa ia pun mengucapakan terimakasih pada Ayunda.
"Makasih yank dan maaf udah buat buat kamu ke capean." kata Dion yang langsung mencium kening Ayunda setelah ia selesai mengucapkan ucapannya.
Setelah itu ia pun tanpa di sadari tertidur juga di samping Ayunda sambil memeluk Ayunda.
Semetara di lain tempat, tepatnya di tempat si bungsu saat ini.
Si bungsu pun mulai menyadari bahwa hari sudah hampir sore.
"Ya ampun aku ko malah keasyikan sih. Nonton konsernya madam Lexi. Mana tadi kan aku mau cari kak Ayunda. Eh... malah asik liat konser." kata si bungsu yang baru menyadari bahwa saat ini malah asyik menonton konser.
"Anggi... Anggi... ko bisa sampai lupa kaya gini sih." kata Anggi melanjutkan lagi ucapannya.
"Mungkin karena keasyikan kali ya, makannya jadi lupa."
"Ya udah deh sekarang aku langsung pamit pulang aja sama madam Lexi." kata si bungsu yang memutuskan untuk pulang saat ini.
Bersambung...
🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼
__ADS_1