Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Mengunci Diri


__ADS_3

Sekitar beberapa menit Ayunda berada dalam pelukan Dion. Hingga akhirnya Ayunda pun mulai mengeluarkan suaranya pada Dion.


"Kak, aku haus pengen minum" suara Ayunda yang terdengar oleh Dion.


Kemudian Dion pun mulai menjawab ucapan Ayunda tersebut.


"Oh kalau gitu kakak ambilin minum nya dulu. Bisa kamu lepas dulu yank pelukannya" kata Dion meminta Ayunda melepaskan pelukannya itu.


Ayunda terdiam setelah mendengar ucapan Dion. Lalu ia melihat ke wajah Dion yang dengan posisi masih memeluk Dion. Rasa tak ingin melepaskan pelukan itu Ayunda berikan saat ini.


Karena Dion merasakan pelukan Ayunda yang bukannya melonggarkan malah makin mempereratnya.


"Yank, di lepasin dulu aja. Kakak cuman mau ngambil di sana ko nggak akan keluar kamar." kata Dion menunjuk posisi minum yang diinginkan Ayunda saat ini berada.


Karena tak ada respon jawaban yang akan di berikan Ayunda kepadanya. Dion pun mengeluarkan suaranya kembali.


"Ya udah kalau kamu nggak mau melepas pelukannya. Gimana kalau kamu juga ikut ke sana ambil minumnya" kata Dion memberikan saran pada Ayunda.

__ADS_1


Dan akhirnya saran itu pun Ayunda setujui dengan menganggukkan kepalanya, pertanda bahwa ia setuju saran dari Dion itu.


Walau sudah melangkah dengan keadaan berpelukan Dion dan Ayunda akhirnya telah sampai ke tempat yang ada minum di sana.


Di ambilnya minum itu oleh Dion. Lalu di berikan pada Ayunda dan Ayunda pun langsung meminumnya dengan cepat. Seperti ia baru pertama kali meminum lagi setelah sekian lamanya tak mendapatkan minum.


Satu gelas telah Ayunda habiskan. Kemudian Dion pun menawari Ayunda minum lagi.


"Mau tambah nggak yank minumnya" kata Dion pada Ayunda.


Dan dengan cepat Dion pun mulai mengambilkan Ayunda minum lagi. Tetapi kali ini berbeda, Ayunda meminumnya dengan pelan dan perlahan hingga air itu habis tak tersisa dari gelasnya.


"Gimana yank, sekarang kamu udah merasa lebih baik belum" kata Dion bertanya kondisi yang di rasakan Ayunda saat ini.


"Iya kak sedikit" kata Ayunda menjawab ucapan Dion.


"Tak apa walau pun sedikit setidaknya kamu udah merasa baik dan tenang" kata Dion menjawab ucapan Ayunda.

__ADS_1


"Hem" kata Ayunda menjawab ucapan Dion hanya dengan deheman saja.


Percakapan mereka pun berakhir dengan sendirinya. Detik demi detik, dan menit demi menit, serta jam demi jam telah berlalu.


Tak terasa kini hari pun sudah malam. Dan waktu makan malam pun telah tiba. Ayunda dan Dion kini telah berada di meja makan yang telah tersaji berbagai macam makanan.


Tanpa menunggu lama pun mereka mulai memakan makanan yang tersaji itu sampai mereka merasa kenyang.


Sementara di tempat lain tepatnya di rumah Ayunda. Keadaan si bungsu memprihatinkan. Bagaimana tidak, setelah ia melihat mba Kun di layar handphone nya tadi siang.


Ia tak keluar lagi dari kamarnya dan malah mengunci diri di kamar. Hingga untuk makan pun bibi harus memberitahukannya.


Dan ketika bibi tak mendapatkan respon dari si bungsu. Setelah sekian kali ia memanggilnya dari balik pintu kamar si bungsu, tapi tak ada respon sama sekali yang keluar dari bibir si bungsu. Yang akhirnya membuat bibi kian khawatir tentang keadaan si bungsu di dalam kamarnya.


Bersambung...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼

__ADS_1


__ADS_2