Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Memberikan Pilihan


__ADS_3

"Kakak nggak nakut - nakutin kamu lah yank. Kan kakak cuman ingetin kamu aja. Bisa aja kan mba Kun nya malah pindah di belakang mu sekarang." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Hem... iya sih kak, tapi jangan gitu lah kak bicaranya. Atau jangan - jangan karena kakak juga takut pergi ke sananya sendirian. Iya kan ucapan aku bener." kata Ayunda pada Dion.


"Nggak takut sama sekali lah yank. Kakak cuman khawatir aja ninggalin kamu sendiri di sini" kata Dion memberikan alasannya pada Ayunda karena ucapannya itu.


"Oh khawatir ya. Aku kira karena kakak beneran takut liat mba Kun hingga akhirnya pengen aku ikut liat ke sana" kata Ayunda menjawab ucapan Dion.


"Nggak lah yank nggak takut sama sekali. Ya udah kamu mau ikut atau nggak ke sananya atau mau tetep di sini dan liatin kakak yang pergi ke sana sendirian." kata Dion yang menjawab ucapan Ayunda sambil Dion pun, memberikan pilihan buat Ayunda.


Setelah Dion menyelesaikan ucapannya itu. Ayunda pun kemudian menjawab ucapan dari Dion.


"Em... aku ikut kakak aja deh. Soalnya aku takut kalau nanti beneran mba Kun nya malah ada di belakang aku dan pas kakak udah ada di sana. Nanti kan malah berabe jadinya." kata Ayunda yang memilih salah satu pilihan yang Dion berikan pada nya.

__ADS_1


"Ya udah kalau gitu yuk langsung ke sana aja" kata Dion yang langsung mengajak Ayunda.


"Yuk kak" kata Ayunda singkat.


Mereka berdua pun melangkahkan kaki selangkah demi selangkah menuju pohon beringin. Dan tak lupa juga di setiap langkah mereka pun mereka melihat di sepanjang jalan apakah ada handphone Ayunda yang hilang itu atau nggak.


Sampai akhirnya mereka pun sampai di dekat ayunan yang tadi Ayunda duduki. Namun, sayang handphone Ayunda pun tak ada di sana.


Di lihat di sekitar itu pun tak ada sama sekali jejak dari handphone itu berada. Sampai dimana Ayunda pun duduk di ayunan itu karena rasa capek telah berjalan dari pintu penginapan sampai sini.


Sekitar beberapa menit beristirahat sampai akhirnya Dion pun mulai teringat dengan sebuah cara yang muncul. Lalu ia pun langsung berucap pada Ayunda.


"Eh... yank gimana kalau kakak hubungi aja handphone mu itu" kata Dion memberitahukan cara nya pada Ayunda.

__ADS_1


"Ih... kak kenapa nggak dari tadi sih. Bilang kaya gitu nya. Jadi sia - sia deh pencariannya tapi nggak ada hasil apa - apa" kata Ayunda yang nggak habis pikir kenapa cara itu baru Dion ungkapkan pada nya.


"Ya kan kakak juga lupa yank dan baru keingetan barusan. Mungkin efek dari angin sepoi - sepoi hingga akhirnya cara itu baru kakak inget setelah rasa lelah mencari handphone mu tapi nggak ketemu - ketemu yank." kata Dion menjawab ucapan Ayunda.


"Ada - ada aja sih kak. Sampai angin sepoi - sepoi aja di bawa - bawa nggak sekalian rumput hijau yang bergoyang - goyang pun akhirnya memunculkan cara itu dengan sendirinya." kata Ayunda yang merespon ucapan Dion.


"Em... ucapan yang kamu bilang juga yank bisa jadi kaya gitu. Soalnya tadi juga kakak lagi liat rumput. Kayanya memang muncul setelah liat rumput itu deh." kata Dion membenarkan ucapan Ayunda.


Bersambung...


Jangan lupa kasih author like, Comment, dan favoritin ceritanya author ya.


Tapi author nggak maksa ko, kalian udah mau baca ceritanya author aja author udah seneng.

__ADS_1


sampai ketemu di episode selanjutnya


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2