Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Minta Maaf Duluan


__ADS_3

Tujuh hari kemudian. Perdebatan antara Ayunda dan si bungsu tak berjalan dengan baik sampai saat ini.


"Sayang, kamu sama adek nggak mau baikan gitu" kata Dion kepada Ayunda.


"Hem, nggak kak. nanti aja kalau adek yang minta maaf duluan" sahut Ayunda.


"Lah ko nunggu sampe adek minta maaf sih yank, harusnya kamu minta maaf duluan" ucap Dion kembali.


"Ya nggak bisa gitulah kak, yang harus minta maaf duluan ya adek bukan aku" kata Ayunda.


"Ya udah deh, terserah kamu aja. Oh iya tamu bulanan kamu udah selesaikan"


"Eh... ko nanyain itu sih kak. Kita kan lagi bahas adek ko jadi bahas tentang itu."


"Ya gapapa lah. Suka - suka aku mau tanya apa. Kenapa nggak dijawab aja sih yank udah belum."


Bukannya menjawab Ayunda malah menanyakan pendapat Dion. "Kalau menurut kakak, aku udah selesai apa belum tamu bulanannya."


"Mana ku tau yank, makanya aku tanya biar aku tau sama kamu" kata Dion.


"Ya udah jangan di pikirin dulu aja. Jawabannya apa. Yang sekarang harus kakak lakuin adalah bantuin aku buat cari ide kejutan ulang tahun buat adek." kata Ayunda yang meminta bantuan kepada Dion.

__ADS_1


"Hem, maksud kamu ulang tahun adek memangnya kapan?"


"Ya sekarang kak ulang tahunnya adek. Dan ini juga yang aku sengaja lakuin ke adek waktu acara kumpul bareng, biar adek itu marah sama aku. Dan dengan begitu aku bisa nyiapin kejutan buat adek."


"Oh gitu ya" sambil Dion pun mengangguk - anggukan saja kepalanya.


"iya" Ayunda pun hanya menjawabnya singkat.


"Jadi rencana kejutan yang udah kamu siapin kaya gimana yank" ucap Dion bertanya kepada Ayunda.


Ayunda pun memberitahukan rencananya itu kepada Dion. Dengan sedetail mungkin.


lalu Dion hanya menganggukkan kepalanya sebagai tanda bahwa ia sudah mengerti rencana dari Ayunda itu. Dan Dion juga menambahkan ide nya dalam rencana yang sudah di siapkan Ayunda itu.


"Assalamualaikum adek pulang" kata si bungsu.


"Wa'alaikumussalam" Dion pun menjawab salam si bungsu karena ia yang akan membawa si bungsu untuk jalan - jalan dulu.


Sementara Ayunda, ayah, dan ibu yang akan menyiapkan kejutan di rumah.


"Yang lainnya kemana kak?" kata si bungsu.

__ADS_1


"Oh itu, pada keluar dek ada urusan mendadak" kata Dion.


"Oh ya udah kak aku ke kamar dulu ya"


"Eh dek bentar deh kamu mau keluar rumah dulu nggak, misalnya main atau jalan - jalan cari angin" kata Dion.


"Nggak dek kak, aku males keluar rumah, soalnya capek juga tadi banyak banget tugas dari sekolah jadi mau tidur aja." kata si bungsu.


"Gimana kalau tidur nya adek di cancel dulu. Kita pergi keluar belanja kakak teraktir deh" kata Dion.


Seketika si bungsu langsung terlihat segar lagi. Saat ia mendengar kata teraktir dari kakak iparnya itu. Bukannya ini kesempatan untuk menghabiskan uang kakak iparnya itu. Dan jarang - jarang juga ia di tawarin kaya gini. maka dari itu si bungsu pun menyetujui ajakan Dion itu.


"Boleh deh kak, tapi aku mau mandi dulu setelah itu aku pergi sama kakak"


"Oh iya kamu juga bisa ajak temen kamu"


"Oke kak. Aku mau ajak Sinta deh biar bantu menghabiskan uang kakak. Oh iya kakak ikut nggak kak, kalau misalnya ikut aku nggak jadi ikut." Kata si bungsu.


"Nggak, kakak mu kan lagi pergi sama ibu" kata Dion.


Bersambung...

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2