Undangan Dari Mantan

Undangan Dari Mantan
Semakin Ketakutan


__ADS_3

Dengan gugup si bungsu mulai mengeluarkan suara nya terhadap seseorang yang ia kira Dion tersebut.


"Ma...af sa...sa...ya sa...lah o...o...rang." kata si bungsu pada seseorang tersebut.


Seseorang itu, kini masih tetap menunjukan wajah marah nya pada si bungsu. Hal ini pun membuat si bungsu menjadi semakin ketakutan.


"Aduh gimana nih? orang nya malah nggak jawab ucapan maaf aku. Dan itu juga wajah nya, ko malah makin marah sih." kata si bungsu di dalam hatinya.


Dengan penuh wibawa akan karakter yang mencerminkan seseorang yang terlihat garang dan menyeramkan.


Seseorang itu mulai ingin menjawab ucapan si bungsu.


"Eh... iya nggak papa ko, tapi ngomong - ngomong kamu mau gabung sama ekek nggak di sini. Yuk gabung, ih... gemes banget deh liat wajah kamu ini." kata seseorang itu yang si bungsu panggil Dion tersebut.


Sungguh sangat di luar dugaan. si bungsu yang sudah berkeringat dingin. Hampir melongo saat ia mendengar suara orang yang ada di hadapannya ini.

__ADS_1


Bahkan reaksi si bungsu, kini mulut nya si bungsu terbuka sedikit. Dan matanya tak berkedip beberapa detik karena ia mendengar suara seseorang itu.


"Ini beneran suara orang ini bukan sih. Masa iya wajah marah dan serem kaya gini, bicaranya lemah lembut gemulai. Aku nggak lagi mengkhayal kan mendengar suara seseorang yang ada di hadapan ku ini." kata si bungsu di dalam hatinya masih tak percaya dengan apa yang ia dengar dari seseorang yang ada di hadapannya ini.


"Bahkan ngalahin cewe suaranya ini loh. Aduh aku jadi campur aduk nih. Pengen ketawa tapi takut di marahin. Pengen tanya takut di marahin juga. Terus aku jawab apa dong ya ucapan orang ini barusan." kata si bungsu lagi masih di dalam hatinya.


"Hey cantik kenapa diem? yo... gabung aja sama ekek... bentar lagi juga ekek sama temen ekek... bakalan... em... konser gitu deh. Yo gabung aja." kata seseorang itu sambil mengedipkan salah satu matanya pada si bungsu di ujung kalimat yang ia ucapkan.


"Ko jadi geli ya, dapet kedipan dari orang kaya gini. Em... tapi kan biasanya ke cowo lagi ya responnya kaya gini. Ini ko ke cewe juga sama respon nya. Jadi pengen tau respon ke cowo kaya gimana? apa ikut aja ya ajakan ini orang." kata si bungsu kemudian mulai berpikir mengenai ajakan seseorang tersebut.


"Em... gimana ya om..." belum sempat si bungsu meneruskan ucapannya itu. Seseorang itu pun memotong ucapan si bungsu.


"Eh... tunggu... tunggu... ko panggilnya om sih. Jangan om dong." kata seseorang itu yang memotong ucapan si bungsu.


"Kalau bukan om, saya harus panggil apa?" kata si bungsu menjawab ucapan seseorang itu.

__ADS_1


"Ma.. ma..." kata seseorang itu malah di potong oleh si bungsu.


"Mama maksudnya?"


"Ih... bukan, aku kan belum nikah dan belum punya anak. Jadi jangan panggil mama dong." kata seseorang itu sambil menggerak - gerakkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri dengan lemah lembut.


"Lalu saya harus panggil apa?"


"Madam Lexi" kata seseorang itu dengan gaya khas nya yang lemah lembut itu.


"Oh madam Lexi ya, tapi kalau boleh saya tebak nama asli om..., eh... maksudnya Madam Lexi itu Alex ya?" kata si bungsu menjawab ucapan seseorang itu dan bertanya juga pada seseorang itu.


Bersambung...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼

__ADS_1


__ADS_2